Skip to main content

ANAK MUDA YANG VISIONER


Image result for visioner


ANAK MUDA YANG VISIONER



Oleh: Dr. Julbintor Kembaren, SKom, MM

(dimuat dalam Majalah Katanta Ras edisi November 2019)

Anak muda saat ini memiliki tantangan besar, era Industry 4.0 mendorong semua proses terotomatisasi secara digital dan terhubung dengan internet. Mobile apps atau aplikasi mobile berkejar-kejaran dibuat dalam memenuhi kebutuhan manusia. Di tahun 2019, ada lebih dari 2 juta apps di Google Play dan Apple Store, hampir semua kegiatan bisa dibuat dalam aplikasi mobile. Contohnya Gojek dan Grab (aplikasi mobile untuk transportasi) atau  Mobile Legend dan PUBG (aplikasi game online) yang sangat populer saat ini.
Respon terhadap dunia digital sangat beragam. Contohnya dalam game dan social media. Banyak anak muda berbakat dalam game online menjadikannya sebagai tempat mengasah keterampilan dengan mengikuti kejuaraan, menjadi Youtuber, sehingga dapat menghasilkan uang. Contoh salah satu yang berhasil adalah Tobias Justin atau biasa disebut JessNoLimit. Menurut Indosport, di bulan Februari 2019, Ia memiliki subscriber 4,9 juta dan memiliki penghasilan total sekitar 3,5 milyar rupiah melalui game Mobile Legend di channel Youtube miliknya.

Di sisi lain ada banyak anak muda yang sekedar menjadi pengguna saja, menghabiskan waktu dengan sering membuka dan posting di Instagram atau sekedar menonton video di Youtube atau Tiktok. Bahkan ada juga yang cenderung tidak menggunakannya, bisa jadi mereka dilarang keras oleh orang tua karena kekhawatiran kecanduan gadget. Ya betul, saat ini begitu banyak anak-anak yang pada akhirnya bisa begitu addicted, sehingga tidak peduli pada sekolah dan cita-cita.  Hal ini tentunya perlu menjadi perhatian khusus agar dapat diatasi dengan baik.

Namun, yang perlu tetap disadari, di era digital ini anak muda dihadapkan kepada keharusan untuk menguasai teknologi dan memanfaatkannya dengan sebaik mungkin untuk memberikan percepatan kemajuan. Itulah tuntutan hampir semua sektor industri tempat anak-anak muda bekerja atau akan bekerja nantinya. Saat ini proses recruitment pekerjaan tidak lagi dilakukan secara konvensional melainkan menggunakan aplikasi LinkedIn, proses bekerja pun tidak perlu hadir secara fisik di kantor tapi dapat bekerja melalui jarak jauh menggunakan bantuan internet. Alat-alat kedokteran pun menggunakan teknologi yang canggih, menjadi dokter bedah di rumah sakit pun wajib menguasai alat yang high-tech. Petani harus menguasai teknologi agar pemasarannya bisa melalui marketplace seperti aplikasi paktanidigital atau tanihub sehingga hasil panen tersalurkan dan terjual dengan cepat dan harga bagus.

Lebih lagi, saat ini “ancaman baru” sudah datang, yaitu kehadiran Artificial Intelligence (AI) yang umumnya dikenal dengan robot yang diberi kecerdasan buatan, mulai menguasai sektor industri karena dinilai lebih dapat diandalkan daripada manusia. AI disebut unggul karena tidak kenal lelah, presisi tinggi, dan lebih mudah diprogram untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan. 
Jadi apa yang harus dilakukan oleh anak muda?

Forbes di tahun 2018 menulis, ada 7 keahlian yang tidak dapat digantikan oleh AI:
1. Empati dan komunikasi. AI bisa jadi lebih akurat dalam mendeteksi sebuah penyakit, namun perasaan dan respon manusia tetap tidak tergantikan.
2. Pemikiran kritis. Seberapa hebatnya analisa sebuah AI nantinya, kita akan tetap membutuhkan penilaian dan analisa kritis dari manusia, bahkan terkadang untuk tetap maju dengan “modal nekat” yang akhirnya berhasil.
3. Kreatifitas. Program komputer tidak terlalu baik dalam menyediakan pilihan-pilihan kreatifitas yang berkualitas. Pekerjaan seperti penulis, penemu, entrepreneur, artis, musisi tetap tidak tergantikan oleh robot.
4. Strategi.  Contohnya dalam dunia marketing sudah bisa otomatis mengirimkan Tweet untuk promosi produk setiap hari tanpa bantuan manusia. Namun tetap, strategi tersebut harus tetap dihasilkan oleh manusia.
5. Manajemen teknologi. Sebuah teknologi tetap membutuhkan manusia untuk instalasi dan pemeliharaannya.
6. Keahlian fisik. Olahraga manusia akan tetap menjadi hal yang menarik ditonton. 
7. Imajinasi dan visi. AI atau komputer hanya dapat bekerja dan membuat keputusan berdasarkan data dan logika yang sudah ada dan diberikan oleh manusia. Imajinasi, mimpi, visi dari seorang pemimpin, penulis, atau pembicara tidak dapat digantikan oleh AI.

Anak muda harus bisa fokus pada pengembangan 7 hal di atas agar dapat tetap kompetitif dan berhasil. Dunia ini butuh anak muda yang visioner, fokus pada peningkatan kompetensi diri dan mampu mengembangkan semua talenta di dalam diri, sehingga mampu menghasilkan hal-hal yang kreatif dan extra-ordinary.

Comments

Popular posts from this blog

Mesin Cuci Baru Samsung Bikin Listrik nge-Jepret

Beberapa waktu yang lalu saya beli mesin cuci baru di Hartono Elektronik. Merk Samsung, Front Loading, seri: WW85H5400EW.
Saat barang sampai, saya langsung coba pasang sendiri. Karena begitu lihat instruksinya sederhana, hanya melepas 4 baut yang mengunci saja, dan sudah langsung bisa digunakan. 
Masalahnya adalah: Listrik saya dayanya 1300 watt. Saat saya coba mencuci pakaian, saya nyalakan dan pilih mode mencucinya, berjalan lancar. Saya langsung pencet START. Mesin cuci pun mulai mengisi air dari air pam di rumah saya. Saat selesai mengisi air, listrik rumah langsung "nge-jepret". Saya naikkin lagi mcb-nya, dan mesin cuci start lagi. Jepret lagi. Sampai beberapa kali saya naikkin, baru mesin cuci bisa berjalan lancar. 
Keanehan ini pun saya analisa dan ujicoba: Pompa air: saya akhirnya pakai jalur air yang tidak menggunakan pompa air (langsung dari pam), untuk mengurangi konsumsi listrik. Tapi listrik tetap turun. AC: saya matikan ac dan lampu untuk mengurangi konsumsi list…

Pilih kulkas SHARP!

Minggu kemarin kami membeli kulkas baru. Prosesnya agak sedikit lucu, karena sebelumnya kita pergi ke electronic city di Botani Square untuk melihat-lihat saja. Setelah hampir 1 jam ngobrol2 dengan salesnya kita memutuskan beberapa merk dan tipenya yang menjadi pilihan. Ada 2 merk yang kita pilih, yaitu Samsung dan LG. Tipenya kurang lebih 400-450 liter.
Tapi entah kenapa saat itu kita lupa membawa kartu atm bni untuk melakukan debit pembayaran. Sementara bonus dari kantorpun belum turun, jadi dana di kartu atm mandiri masih kosong. Terpaksalah kita pulang dengan tangan hampa, terlebih barangpun memang indent kalau kita jadi pembelian. Kita sangat tertarik dengan diskon yang hampir 30% diadakan di toko itu, dan terakhir katanya hari itu pula.

Setelah pulang, kita sepakat jalan-jalan ke BellaNova, sekalian cari perbandingan kulkas yang lain disana. Kalau misalnya memang tidak ada yang cocok, kita akan balik lagi ke electronic city untuk menjadikan pembeliannya. Sampai disana benar sa…

KECEWA dengan BIGTV !

Sekitar sebulan yang lalu saya mencoba pasang bigtv karena katanya lebih murah dan pilihan channel lebih banyak dalam satu paket.
Di rumah sebenarnya sudah langganan indovision dan berjalan dengan baik. Tapi karena ingin membandingkan, ingin mencoba yang baru, dan kalau memang bagus akan mengganti yang lama dengan yang lebih bagus, maka akhirnya saya coba berlangganan bigtv.

AWALNYA SUDAH KURANG BAGUS, TEKNISI AMATIR.
Teknisi yang datang untuk proses instalasi sudah bermasalah dari awalnya. Proses cabling tidak berjalan baik, sehingga siaran tidak dapat ditangkap dalam sekali instalasi. Besoknya teknisinya datang lagi dengan membawa seniornya, dan akhirnya siaran dapat berjalan baik (walaupun sinyal kecil sekali). Kabel coaxial di rumah saya sebenarnya sudah ditanam duluan saat proses renovasi rumah, sehingga tidak perlu penarikan kabel baru ke dalam rumah, hanya tinggal menyambung di atas. Adapun proses instalasi adalah di kamar saya dan sudah ada kabel instalasinya. Teknisi pada awa…