Skip to main content

Reigoves 8

30 Desember 2018.
Ulang tahun Reigoves yang ke-8 dirayakan kami ber-5.
Karena bertepatan dengan hari minggu, jadi justru kami semua bangun agak siang.
Biasanya bikin surprise pagi-pagi, ini Reigonya justru yang bangun duluan.

Kue ulang tahun sudah dibeli sebelumnya.
Beli breadtalk karena sekalian jalan-jalan di botani.
Kakak sempat protes, karena kue dia michelle.
Seharusnya sama dong, kata dia.

Akhirnya sebelum berangkat gereja, kita tiup lilin ulang tahun.
Angka 8 dinyalakan.
Lucunya, sebelum ditiup, sumbunya sudah habis duluan.
Karena angka 8, jadi sumbunya terhenti di tengah.

Di usia 8, Reigo sudah punya banyak hobi.
Yang paling terlihat hobinya memang games.
Ya, anak mana yang tidak suka games.
Musikalitasnya juga tinggi. Cuma memang sering tertutup kakaknya.
Padahal bisa jadi, dia punya sense of music yang lebih besar dari kakaknya.
Semoga dia bisa cepat menyadarinya dan mulai mengasahnya.
Dia suka bermain gitar dengan melodi.
Untuk rhtym, dia masih agak kurang lancar di ganti kunci.
Drum sedang off sementara, karena jadwal yang tidak pas dengan futsalnya.

Nonton film. Semua jenis film dia suka, mulai dari action sampai drama.
Film pun tidak cukup ditonton satu kali.
Di mobil saja ada film Ant-man, itu ditonton berulang kali setiap perjalanan.

Hobi Reigo yang lain itu membaca. Sering kelihatan dia serius sekali membaca.
Kalau sudah membaca, dia serius sekali sampai lupa segalanya.

Dia juga terlihat sayang dengan kakak dan adiknya.
Walau sering menjadi tokoh antagonis.
Saat kakaknya happy, dia iseng.
Saat kakaknya marah, dia menjadi anak yang penurut.

Semoga Reigo di usia yang ke-8 ini semakin dekat dengan Tuhan Yesus.
Mengerti arti keselamatan, dan menjadi pribadi yang menyenangkan hati Tuhan.

Love you, bro!





Comments

Popular posts from this blog

Mesin Cuci Baru Samsung Bikin Listrik nge-Jepret

Beberapa waktu yang lalu saya beli mesin cuci baru di Hartono Elektronik. Merk Samsung, Front Loading, seri: WW85H5400EW.
Saat barang sampai, saya langsung coba pasang sendiri. Karena begitu lihat instruksinya sederhana, hanya melepas 4 baut yang mengunci saja, dan sudah langsung bisa digunakan. 
Masalahnya adalah: Listrik saya dayanya 1300 watt. Saat saya coba mencuci pakaian, saya nyalakan dan pilih mode mencucinya, berjalan lancar. Saya langsung pencet START. Mesin cuci pun mulai mengisi air dari air pam di rumah saya. Saat selesai mengisi air, listrik rumah langsung "nge-jepret". Saya naikkin lagi mcb-nya, dan mesin cuci start lagi. Jepret lagi. Sampai beberapa kali saya naikkin, baru mesin cuci bisa berjalan lancar. 
Keanehan ini pun saya analisa dan ujicoba: Pompa air: saya akhirnya pakai jalur air yang tidak menggunakan pompa air (langsung dari pam), untuk mengurangi konsumsi listrik. Tapi listrik tetap turun. AC: saya matikan ac dan lampu untuk mengurangi konsumsi list…

Pilih kulkas SHARP!

Minggu kemarin kami membeli kulkas baru. Prosesnya agak sedikit lucu, karena sebelumnya kita pergi ke electronic city di Botani Square untuk melihat-lihat saja. Setelah hampir 1 jam ngobrol2 dengan salesnya kita memutuskan beberapa merk dan tipenya yang menjadi pilihan. Ada 2 merk yang kita pilih, yaitu Samsung dan LG. Tipenya kurang lebih 400-450 liter.
Tapi entah kenapa saat itu kita lupa membawa kartu atm bni untuk melakukan debit pembayaran. Sementara bonus dari kantorpun belum turun, jadi dana di kartu atm mandiri masih kosong. Terpaksalah kita pulang dengan tangan hampa, terlebih barangpun memang indent kalau kita jadi pembelian. Kita sangat tertarik dengan diskon yang hampir 30% diadakan di toko itu, dan terakhir katanya hari itu pula.

Setelah pulang, kita sepakat jalan-jalan ke BellaNova, sekalian cari perbandingan kulkas yang lain disana. Kalau misalnya memang tidak ada yang cocok, kita akan balik lagi ke electronic city untuk menjadikan pembeliannya. Sampai disana benar sa…

Ucapan Syukur Rumah sudah selesai renovasi

Dan 1 hari setelah acara ucapan syukur Mamah jadi Prof di bale binarum, dilanjut dengan ucapan syukur rumah kami yang sudah selesai di renovasi.
Kebetulan keluarga masih banyak yang belum pulang, jadi bisa ikut hadir di acara ini.







Terima kasih kepada Bapak dan Mamah yang sudah luar biasa support untuk terselesaikannya rumah ini. Terutama Bapak yang sudah menjadi kontraktor karena setiap hari harus bolak balik ke cimahpar untuk menengok progres rumah, membeli bahan apa yang kurang, membayar gaji tukang.

Bukan pekerjaan yang mudah untuk melakukan hal itu setiap hari selama 7 bulan. Apalagi menghadapi anak seperti aku yang "banyak maunya" dan sedikit-sedikit komplain, tapi untuk itu semua Bapak tidak pernah marah atau bersitegang denganku. Semua permintaanku diiyakan atau diminta dipikirkan lagi. Bahkan untuk hal-hal yang tidak aku pikirkan tapi ternyata sangat essensial, justru Bapak mendorong untuk direalisasikan. Terima kasih Bapak, semangatmu untuk menyenangkan anak akan sel…