Skip to main content

Cuti mengajar

Seperti yang pernah kutulis di sini, selama 1 semester ini jadi associate faculty member di Binus University. Mengajar kelas International Human Resources Management untuk mahasiswa S1. Sebuah pengalaman pertama menjadi dosen dan mengajar secara resmi di sebuah institusi pendidikan swasta nomor 1 di Indonesia saat ini. Antara percaya ga percaya hal ini bisa diraih, pastinya aku masih merasa tidak layak dan belum cocok. Namun lagi-lagi Tuhan menginginkan hal ini terjadi sebagai sebuah pijakan baru di dalam hidup, merasakan apa yang belum pernah dirasakan, pahit dan getirnya, tantangannya, persiapan mengajarnya, sistemnya, lingkungannya, lembaganya, dan juga penghasilannya.

70 mahasiswa
Aku diberi tanggung jawab mengajar sebuah kelas dengan 70 orang mahasiswa. Tentunya hal ini memiliki tantangannya tersendiri, persiapan pun tidak bisa main-main, terlebih pada saat mengajar. 70 orang bukan jumlah yang sedikit. Aku selama ini mengajar sebagai guru sekolah minggu, paling banyak anak mungkin 40 orang dalam satu kelas. Namun itu paling besar anak remaja kelas 3 sma. Pernah jadi pembicara permata, mungkin ada juga sekitar 70an, namun topik yang dibawakan biasanya yang sudah dipersiapkan jauh-jauh hari sebelumnya. Sementara ini mengajar setiap hari sabtu, dengan bahan setiap bab harus dibaca terlebih dahulu, dimengerti, dan diajarkan ke mahasiswa.

Koreksi ujian
Pekerjaan yang paling berat selanjutnya untuk mengajar adalah mengoreksi ujian. Untuk ujian mid dan final, aku harus mengoreksi sendiri. Kunci jawaban tidak diberikan oleh kampus, hanya sebagai gambaran saja. Ya, namanya dosen dianggap sudah paling tahu kunci jawabannya.
Yang paling menantang adalah karena mahasiswanya 70 orang dan jawabannya essai, jadi aku harus memeriksa tulisan mereka satu per satu dengan seksama. Awalnya aku kejam, jika jawaban tidak sesuai maka aku kasih point sangat rendah. Namun setelah dirata-rata ternyata nilai mahasiswa menjadi sangat rendah. Akhirnya aku diingatkan oleh ketua jurusan agar "mengajar mahasiswa S1 dengan pola pikir S1, jangan S3". So, i lowering my standard. Tapi ya akhirnya koreksi ujiannya ini menjadi berulang-ulang kali. Aku masih ingat mengoreksi ujian mid di parkiran botani, setelah menonton Avengers Infinity War dengan istri dan anak-anak jam 23.30. Sementara harus submit terakhir hari itu. Hahaha!

Hari libur yang hilang (lagi)
Selesai S3, sebenarnya anak-anakku dan istri ingin agar hari sabtu yang biasa aku habiskan untuk kuliah atau menulis disertasi dapat diluangkan untuk keluarga. Namun dengan kegiatan mengajar ini tentunya hal itu berubah, artinya aku harus bangun dan berangkat pagi-pagi sekali untuk bisa mengajar jam 7.20 di kampus kijang Binus kemanggisan. Mengajar sampai jam 11 kalau 2 shift, tapi kalau 3 shift ya sampai jam 13. Pernah juga bikin kelas pengganti yang diganti di hari sabtu, mengajar dari jam 07.20 sampai jam 17.00. Wakakakaka, mahasiswa sampai pada teriak "Bapak ga bosen sama kita pak?", kata mereka sambil dengan muka ngantuk.


Menyenangkan
Tapi aku bisa bilang bahwa kegiatan mengajar mahasiswa itu menyenangkan. Tiap usai mengajar, tak jarang mahasiswa cium tangan atau "salim" dengan hormatnya. Melirik mereka ada yang mendengarkan aku mengajar sambil bermain mobile legend, atau ada yang pernah ke gap tiduran di lantai karena ngantuk. Menyimak mereka saling memberi jawaban saat aku memberikan quiz yang seharusnya dikerjakan sendiri. Hal-hal seperti itu tak bisa digantikan oleh yang lain. Inilah passionku.

Cuti mengajar
Namun, aku akhirnya memutuskan untuk cuti mengajar di semester ini. Kelahiran Arshi membuatku berpikir ulang bahwa aku bisa mengurangi jadwalku agar bisa meluangkan waktu lebih banyak untuk keluarga. Terutama Fhea dan Reigo yang pastinya merasakan sedikit banyaknya perhatian Mama mereka berkurang untuk mereka. Family first.
Sidney Mohede pernah bilang "the key to focus is elimination".

Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya.
Setelah selama 2.5 tahun berjuang dengan kuliah S3, ditambah 1 semester menjadi dosen. Aku ijin dulu tidak mengajar di kampus semester depan. Sudah cukup dulu lah bagiku.

To everything there is a season, and a time to every purpose under heaven.

Untuk saat ini biarlah aku fokus pada keluarga, pertumbuhan anak-anak, penanaman karakter yang kuat di dalam diri mereka. Selesai dulu tentang aku saat ini.

Comments

Popular posts from this blog

Pilih kulkas SHARP!

Minggu kemarin kami membeli kulkas baru. Prosesnya agak sedikit lucu, karena sebelumnya kita pergi ke electronic city di Botani Square untuk melihat-lihat saja. Setelah hampir 1 jam ngobrol2 dengan salesnya kita memutuskan beberapa merk dan tipenya yang menjadi pilihan. Ada 2 merk yang kita pilih, yaitu Samsung dan LG. Tipenya kurang lebih 400-450 liter.
Tapi entah kenapa saat itu kita lupa membawa kartu atm bni untuk melakukan debit pembayaran. Sementara bonus dari kantorpun belum turun, jadi dana di kartu atm mandiri masih kosong. Terpaksalah kita pulang dengan tangan hampa, terlebih barangpun memang indent kalau kita jadi pembelian. Kita sangat tertarik dengan diskon yang hampir 30% diadakan di toko itu, dan terakhir katanya hari itu pula.

Setelah pulang, kita sepakat jalan-jalan ke BellaNova, sekalian cari perbandingan kulkas yang lain disana. Kalau misalnya memang tidak ada yang cocok, kita akan balik lagi ke electronic city untuk menjadikan pembeliannya. Sampai disana benar sa…

KECEWA dengan BIGTV !

Sekitar sebulan yang lalu saya mencoba pasang bigtv karena katanya lebih murah dan pilihan channel lebih banyak dalam satu paket.
Di rumah sebenarnya sudah langganan indovision dan berjalan dengan baik. Tapi karena ingin membandingkan, ingin mencoba yang baru, dan kalau memang bagus akan mengganti yang lama dengan yang lebih bagus, maka akhirnya saya coba berlangganan bigtv.

AWALNYA SUDAH KURANG BAGUS, TEKNISI AMATIR.
Teknisi yang datang untuk proses instalasi sudah bermasalah dari awalnya. Proses cabling tidak berjalan baik, sehingga siaran tidak dapat ditangkap dalam sekali instalasi. Besoknya teknisinya datang lagi dengan membawa seniornya, dan akhirnya siaran dapat berjalan baik (walaupun sinyal kecil sekali). Kabel coaxial di rumah saya sebenarnya sudah ditanam duluan saat proses renovasi rumah, sehingga tidak perlu penarikan kabel baru ke dalam rumah, hanya tinggal menyambung di atas. Adapun proses instalasi adalah di kamar saya dan sudah ada kabel instalasinya. Teknisi pada awa…

Mesin Cuci Baru Samsung Bikin Listrik nge-Jepret

Beberapa waktu yang lalu saya beli mesin cuci baru di Hartono Elektronik. Merk Samsung, Front Loading, seri: WW85H5400EW.
Saat barang sampai, saya langsung coba pasang sendiri. Karena begitu lihat instruksinya sederhana, hanya melepas 4 baut yang mengunci saja, dan sudah langsung bisa digunakan. 
Masalahnya adalah: Listrik saya dayanya 1300 watt. Saat saya coba mencuci pakaian, saya nyalakan dan pilih mode mencucinya, berjalan lancar. Saya langsung pencet START. Mesin cuci pun mulai mengisi air dari air pam di rumah saya. Saat selesai mengisi air, listrik rumah langsung "nge-jepret". Saya naikkin lagi mcb-nya, dan mesin cuci start lagi. Jepret lagi. Sampai beberapa kali saya naikkin, baru mesin cuci bisa berjalan lancar. 
Keanehan ini pun saya analisa dan ujicoba: Pompa air: saya akhirnya pakai jalur air yang tidak menggunakan pompa air (langsung dari pam), untuk mengurangi konsumsi listrik. Tapi listrik tetap turun. AC: saya matikan ac dan lampu untuk mengurangi konsumsi list…