34 tahun Mama Chicha

by - May 25, 2018

Happy Birthday Chicha Wisina Barus.
Ulang tahun yang ke-34.


Ulang tahun kali ini istimewa. Dirayakan berempat (Papa, Mama, Fhea, Reigo) ditambah adik bayi di dalam kandungan. Sukacitanya pasti lebih besar, senangnya pasti berlipat, dan harapannya pasti lebih banyak.

Persiapan ultah ini mulai dari malam sebelumnya pulang kantor turun dari kereta langsung mikir tidak usah naik gojek ke rumah. Naik angkot saja, supaya di angkot nanti sempet pesen kue ultah via gofood untuk besoknya. Eh ternyata gopay abis. Isi gopay pun di angkot. Untungnya bisa dan kue ultah pun terantar dengan baik, dengan drama Fhea melakukan decoy mengajak ngobrol mamanya di kamar, sementara aku dan reigo menjemput tukang gofood dan memasukkannya ke kulkas yang sebelumnya sudah dikosongkan spacenya oleh Reigo dan Fhea.
Besok paginya kita sudah janjian bahwa akan bangun pagi dan langsung mandi, kemudian kasih surprise kepada Mama. Ya walaupun sepagi-paginya kami bangun, ternyata yang ulang tahun sudah lebih duluan bangun dan bersiap.

Semoga di usia ke-34 ini, semakin bersyukur untuk semua hal yang sudah Tuhan berikan.

Ternyata banyak banget berkat Tuhan.

Anak-anak yang pintar dan cerdas. Ya mereka sedang ulangan minggu ini dan sepertinya sih cukup bisa dijalani walau mereka tetap harus berjuang.

Kesehatan. Di usia ke-34 kam belum pernah ada masuk rumah sakit ataupun sakit yang perlu perhatian khusus, cuma flu batuk saja.

Pekerjaan. Diberi kenikmatan untuk tetap bekerja sambil mengurus anak-anak. Bisa mengantar mereka ke sekolah, menemani mereka di sekolah, sesekali menengok mereka sedang ngapain, sambil tetap juga memantau nilai-nilai mereka ke guru-guru mereka. Well, itu kenikmatan yang tidak semua ibu bisa dapatkan. Jadi ga usah resign lah ya jadi guru. Hehe.

Pelayanan. Masih bisa terus melayani jadi guru di sekolah minggu. Mama selalu mempersiapkan dengan baik entah itu menjadi pemimpin pujian ataupun pembawa firman. Kalau jadi pemimpin pujian pasti semua ditulis dengan rapih setiap kata pengantar dan lagu-lagunya di kertas. Beda memang kalau persiapan MC yang handal.

Suami. Wakakaka, pastinya masih bersama dengan aku di sini, suami yang kadang nyebelin karena sering protes kalau rumah berantakan, yang bikin Mama sibuk beberes tiap kali aku pulang kantor atau libur di rumah. Yang mungkin sering bikin Mama sibuk mijitin kaki kalau lagi ngeluh cape perjalanan pulang kantor, padahal kamu mungkin lebih cape seharian bareng anak-anak, antar jemput mereka sekolah dan les sana sini. Suami yang sering punya impian yang di luar kebiasaan. Ataupun suka bikin panik kalau tiba-tiba ngeluh sesak, padahal mungkin kebanyakan makan.


Atas semua berkat itu, kita mengucap syukur.
Happy birthday Mamikos. We love you so much.


*Berpikir ulang, sebenarnya merayakan ulang tahun itu merayakan bertambahnya usia atau berkurangnya usia. Hehe





You May Also Like

0 comment