Skip to main content

Persiapan Sidang Promosi

Tanggal 19 Agustus 2017 dijadwalkan untuk sidang terbuka atau sidang promosi doktor.

Persiapan cukup banyak, mulai dari yang terkait disertasinya seperti ringkasan disertasi, poster, presentasi, narasumber, HAKI, termasuk juga proses persetujuan dari tim penguji dan tim promotor.

Hal yang terkait acaranya pun masuk ke dalam list pengerjaan seperti undangan, nama yang akan diundang, tas goodie bag, souvenir, konsumsi, dll.

Prosesnya sangat menyita pikiran dan jiwa.
Kalau orang banyak yang bilang bahwa sidang promosi hanya formalitas, bahwa semuanya sudah selesai saat sidang tertutup, saya melihatnya bukan demikian.
Saya justru melihat bahwa sidang terbuka atau sidang promosi adalah sebuah pertaruhan terhadap tanggung jawab riset yang sudah saya lakukan terhadap publik. Di saat itu yang diundang adalah rekan-rekan dari industri yang notabene ada kaitannya dengan industri ataupun topik risetnya. Termasuk saya mengundang dari vendor-vendor yang terkait juga dengan topik yang ada, seperti SAP, OWL, dan lainnya. Hal ini tentunya bukan hal yang mudah, mempertanggung jawabkan, dan mempresentasikan bahwa apa yang menjadi temuan di dalam penelitian yang saya lakukan adalah sesuatu yang berharga dan perlu ditindak lanjuti.

Selain itu pun diundang keluarga. Sedekat-dekatnya keluarga, hal ini juga menjadi momok penting, karena mereka adalah orang-orang terdekat yang bisa menilai dan mengharapkan sesuatu yang terbaik muncul pada hari itu.

Yang pasti, beberapa hari ini otakku seakan-akan beku untuk menyelesaikan power point presentasi yang akan dipresentasikan. Dari semua persiapan, puji Tuhan sudah bisa diselesaikan. Tersisa satu, file presentasi, which is yang paling penting dari semua persiapan yang lain.

May God help me...










Comments

Popular posts from this blog

Mesin Cuci Baru Samsung Bikin Listrik nge-Jepret

Beberapa waktu yang lalu saya beli mesin cuci baru di Hartono Elektronik. Merk Samsung, Front Loading, seri: WW85H5400EW.
Saat barang sampai, saya langsung coba pasang sendiri. Karena begitu lihat instruksinya sederhana, hanya melepas 4 baut yang mengunci saja, dan sudah langsung bisa digunakan. 
Masalahnya adalah: Listrik saya dayanya 1300 watt. Saat saya coba mencuci pakaian, saya nyalakan dan pilih mode mencucinya, berjalan lancar. Saya langsung pencet START. Mesin cuci pun mulai mengisi air dari air pam di rumah saya. Saat selesai mengisi air, listrik rumah langsung "nge-jepret". Saya naikkin lagi mcb-nya, dan mesin cuci start lagi. Jepret lagi. Sampai beberapa kali saya naikkin, baru mesin cuci bisa berjalan lancar. 
Keanehan ini pun saya analisa dan ujicoba: Pompa air: saya akhirnya pakai jalur air yang tidak menggunakan pompa air (langsung dari pam), untuk mengurangi konsumsi listrik. Tapi listrik tetap turun. AC: saya matikan ac dan lampu untuk mengurangi konsumsi list…

Pilih kulkas SHARP!

Minggu kemarin kami membeli kulkas baru. Prosesnya agak sedikit lucu, karena sebelumnya kita pergi ke electronic city di Botani Square untuk melihat-lihat saja. Setelah hampir 1 jam ngobrol2 dengan salesnya kita memutuskan beberapa merk dan tipenya yang menjadi pilihan. Ada 2 merk yang kita pilih, yaitu Samsung dan LG. Tipenya kurang lebih 400-450 liter.
Tapi entah kenapa saat itu kita lupa membawa kartu atm bni untuk melakukan debit pembayaran. Sementara bonus dari kantorpun belum turun, jadi dana di kartu atm mandiri masih kosong. Terpaksalah kita pulang dengan tangan hampa, terlebih barangpun memang indent kalau kita jadi pembelian. Kita sangat tertarik dengan diskon yang hampir 30% diadakan di toko itu, dan terakhir katanya hari itu pula.

Setelah pulang, kita sepakat jalan-jalan ke BellaNova, sekalian cari perbandingan kulkas yang lain disana. Kalau misalnya memang tidak ada yang cocok, kita akan balik lagi ke electronic city untuk menjadikan pembeliannya. Sampai disana benar sa…

Ucapan Syukur Rumah sudah selesai renovasi

Dan 1 hari setelah acara ucapan syukur Mamah jadi Prof di bale binarum, dilanjut dengan ucapan syukur rumah kami yang sudah selesai di renovasi.
Kebetulan keluarga masih banyak yang belum pulang, jadi bisa ikut hadir di acara ini.







Terima kasih kepada Bapak dan Mamah yang sudah luar biasa support untuk terselesaikannya rumah ini. Terutama Bapak yang sudah menjadi kontraktor karena setiap hari harus bolak balik ke cimahpar untuk menengok progres rumah, membeli bahan apa yang kurang, membayar gaji tukang.

Bukan pekerjaan yang mudah untuk melakukan hal itu setiap hari selama 7 bulan. Apalagi menghadapi anak seperti aku yang "banyak maunya" dan sedikit-sedikit komplain, tapi untuk itu semua Bapak tidak pernah marah atau bersitegang denganku. Semua permintaanku diiyakan atau diminta dipikirkan lagi. Bahkan untuk hal-hal yang tidak aku pikirkan tapi ternyata sangat essensial, justru Bapak mendorong untuk direalisasikan. Terima kasih Bapak, semangatmu untuk menyenangkan anak akan sel…