Skip to main content

Jadwal Sidang Hasil

Kemarin saat menanyakan jadwal sidang hasil dengan mbak Ester di sekretariat DRM, dan sudah dijadwalkan di tanggal 24 februari 2017 jam 09.30 - 12.30.

Puji Tuhan. Semoga jadwal ini bisa Tuhan berkati, dan sidang hasil bisa berjalan dengan baik. "Baik" bukan berarti mulus, tapi pasti banyak tantangan dan rintangan yang harus dilalui, tapi seperti janji Tuhan, Dia pasti tidak akan pernah meninggalkan dan selalu memberikan jalan keluar.

Yang pasti, semua keluarga, Mamah dan Bapak juga senang, terlebih istriku.
Mamah sampai nulis di WA hari ini di group Kembaren bahwa dia membayangkan betapa senangnya jika menghadiri wisuda S3 anak-anaknya bertiga. Kemudian lanjut lagi para menantu. Hehehe, memang orang tuaku ini unik dengan orang tua kebanyakan yang mungkin kesenangannya saat anak-anaknya punya rumah besar, mobil baru, atau tanah di sana sini. Memang senang juga pastinya, tapi mereka lebih excited dan euforia saat anak-anaknya mau melanjutkan sekolah, lulus, wisuda, yang basicly tidak ada kaitannya dengan yg namanya uang. Justru mereka sampai hari ini tidak pernah meminta sepeserpun uang kepada kami anak-anaknya, malahan Mamah dan Bapak yang sampai detik ini masih terus menyumbang kepada kami anak-anaknya, ya, walaupun Bapak sudah pensiun, walaupun Mamah sudah Prof.

Uang pendaftaran dan semester 1 sekolah S3 ku pun disumbang dari Bapak dan Mamak. Adikku yang sedang melanjutkan S2 juga uang semester 1 nya disumbang dari Bapak dan Mamak. Jadi kalau orang tua lain pada umumnya (mungkin) lebih senang memiliki banyak uang dari hasil bekerja, justru orang tuaku ini "menghabis-habiskan" uang untuk sekolah. Hahahaha.

Tapi jika tentang sekolah, Bapak selalu mengulang-ulang cerita bagaimana Bapak punya semangat tinggi untuk sekolah, bahkan sempat kuliah di 2 universitas sekaligus. Berangkat dari bogor ke bandung untuk kuliah, di bus sambil membaca bahan kuliah dengan lampu temaram di bus. Cerita itu layaknya ingin dipatri oleh Bapak untuk kami anak-anaknya punya semangat yang sama dalam sekolah. Jangan berhenti sekolah karena keadaan, jika berusaha pasti ada jalan.

Semoga ini menjadi milestone lagi buat perjalanan studiku.


Comments

Popular posts from this blog

Pilih kulkas SHARP!

Minggu kemarin kami membeli kulkas baru. Prosesnya agak sedikit lucu, karena sebelumnya kita pergi ke electronic city di Botani Square untuk melihat-lihat saja. Setelah hampir 1 jam ngobrol2 dengan salesnya kita memutuskan beberapa merk dan tipenya yang menjadi pilihan. Ada 2 merk yang kita pilih, yaitu Samsung dan LG. Tipenya kurang lebih 400-450 liter.
Tapi entah kenapa saat itu kita lupa membawa kartu atm bni untuk melakukan debit pembayaran. Sementara bonus dari kantorpun belum turun, jadi dana di kartu atm mandiri masih kosong. Terpaksalah kita pulang dengan tangan hampa, terlebih barangpun memang indent kalau kita jadi pembelian. Kita sangat tertarik dengan diskon yang hampir 30% diadakan di toko itu, dan terakhir katanya hari itu pula.

Setelah pulang, kita sepakat jalan-jalan ke BellaNova, sekalian cari perbandingan kulkas yang lain disana. Kalau misalnya memang tidak ada yang cocok, kita akan balik lagi ke electronic city untuk menjadikan pembeliannya. Sampai disana benar sa…

Mesin Cuci Baru Samsung Bikin Listrik nge-Jepret

Beberapa waktu yang lalu saya beli mesin cuci baru di Hartono Elektronik. Merk Samsung, Front Loading, seri: WW85H5400EW.
Saat barang sampai, saya langsung coba pasang sendiri. Karena begitu lihat instruksinya sederhana, hanya melepas 4 baut yang mengunci saja, dan sudah langsung bisa digunakan. 
Masalahnya adalah: Listrik saya dayanya 1300 watt. Saat saya coba mencuci pakaian, saya nyalakan dan pilih mode mencucinya, berjalan lancar. Saya langsung pencet START. Mesin cuci pun mulai mengisi air dari air pam di rumah saya. Saat selesai mengisi air, listrik rumah langsung "nge-jepret". Saya naikkin lagi mcb-nya, dan mesin cuci start lagi. Jepret lagi. Sampai beberapa kali saya naikkin, baru mesin cuci bisa berjalan lancar. 
Keanehan ini pun saya analisa dan ujicoba: Pompa air: saya akhirnya pakai jalur air yang tidak menggunakan pompa air (langsung dari pam), untuk mengurangi konsumsi listrik. Tapi listrik tetap turun. AC: saya matikan ac dan lampu untuk mengurangi konsumsi list…

KECEWA dengan BIGTV !

Sekitar sebulan yang lalu saya mencoba pasang bigtv karena katanya lebih murah dan pilihan channel lebih banyak dalam satu paket.
Di rumah sebenarnya sudah langganan indovision dan berjalan dengan baik. Tapi karena ingin membandingkan, ingin mencoba yang baru, dan kalau memang bagus akan mengganti yang lama dengan yang lebih bagus, maka akhirnya saya coba berlangganan bigtv.

AWALNYA SUDAH KURANG BAGUS, TEKNISI AMATIR.
Teknisi yang datang untuk proses instalasi sudah bermasalah dari awalnya. Proses cabling tidak berjalan baik, sehingga siaran tidak dapat ditangkap dalam sekali instalasi. Besoknya teknisinya datang lagi dengan membawa seniornya, dan akhirnya siaran dapat berjalan baik (walaupun sinyal kecil sekali). Kabel coaxial di rumah saya sebenarnya sudah ditanam duluan saat proses renovasi rumah, sehingga tidak perlu penarikan kabel baru ke dalam rumah, hanya tinggal menyambung di atas. Adapun proses instalasi adalah di kamar saya dan sudah ada kabel instalasinya. Teknisi pada awa…