Skip to main content

Mengejar sidang hasil

Sabtu kemarin berhasil ketemu dengan co-promotor 1, Dr. Dyah untuk konsultasi progress disertasi. Diskusi panjang yang akhirnya membutuhkan banyak perubahan di dalam disertasi. Setelah itu menghabiskan waktu di kampus untuk memperbaikinya dan mengirimkannya ke Ibu Dyah langsung.
Tak lupa makan siang di seberang kampus, sency, makan bakso afung untuk menenangkan jiwa. Ibu Dyah meminta agar keliling ke semua tim penguji dan tim promotor untuk meminta approval terhadap perbaikan dari sidang proposal, karena itu syarat untuk maju ke sidang hasil. 

Selasa berhasil juga ketemu dengan Dr. Haryono, penguji-2 di sidang proposal, untuk konfirmasi perubahan yang sudah dilakukan. Ngejar waktu istirahat siang naik gojek ke arah kampus, kemudian setelah selesai langsung balik lagi ke kantor. Meminta ijin ke atasan dan diijinkan. Beliau sangat support, dan memberi banyak masukan. Terlebih lagi memberikan gambaran yang harus disiapkan selanjutnya. Bersyukur sekali karena bapak ini positif sekali terhadap mahasiswa seperti saya yang padahal mengambil studi sambil bekerja. Beliau sudah paraf di buku konsul, sebagai salah satu persyaratan maju ke sidang hasil. Thanks God. 

Selanjutnya aku coba mengatur waktu dengan Prof Edi dan Dr Suroto, tapi belum ketemu waktunya, karena bentrok dengan waktu jam kerja. Ya inilah dilema kalau melakukan research sambil bekerja. Hehehe, tantangan tersendiri, tapi ya beginilah yang harus dilalui. Apalagi aku dalam posisi karyawan di kantor yang tidak bisa suka-suka mengatur waktu ijin ke luar, terlebih lagi dengan kantor yang masih cukup baru haruslah disiplin. Sementara mungkin teman-teman lain punya day off sendiri khusus untuk S3. 

Semoga saja ini bisa dilalui. 

Masih ada sisa 4 lagi yang harus dicari waktu ketemunya, Prof Edi, Dr Suroto, Dr. Ford, Dr. Dyah, dan Prof Har. Semoga saja bisa ketemu waktunya dan siap untuk maju ke sidang hasil. 
Setelah sidang hasil, masih ada sidang tertutup dan sidang terbuka yang menanti untuk menggebuki aku. Huaaaaaaaaaaaaaaaa

Semoga Tuhan berkati rencana ini.

Comments

Popular posts from this blog

Mesin Cuci Baru Samsung Bikin Listrik nge-Jepret

Beberapa waktu yang lalu saya beli mesin cuci baru di Hartono Elektronik. Merk Samsung, Front Loading, seri: WW85H5400EW.
Saat barang sampai, saya langsung coba pasang sendiri. Karena begitu lihat instruksinya sederhana, hanya melepas 4 baut yang mengunci saja, dan sudah langsung bisa digunakan. 
Masalahnya adalah: Listrik saya dayanya 1300 watt. Saat saya coba mencuci pakaian, saya nyalakan dan pilih mode mencucinya, berjalan lancar. Saya langsung pencet START. Mesin cuci pun mulai mengisi air dari air pam di rumah saya. Saat selesai mengisi air, listrik rumah langsung "nge-jepret". Saya naikkin lagi mcb-nya, dan mesin cuci start lagi. Jepret lagi. Sampai beberapa kali saya naikkin, baru mesin cuci bisa berjalan lancar. 
Keanehan ini pun saya analisa dan ujicoba: Pompa air: saya akhirnya pakai jalur air yang tidak menggunakan pompa air (langsung dari pam), untuk mengurangi konsumsi listrik. Tapi listrik tetap turun. AC: saya matikan ac dan lampu untuk mengurangi konsumsi list…

Pilih kulkas SHARP!

Minggu kemarin kami membeli kulkas baru. Prosesnya agak sedikit lucu, karena sebelumnya kita pergi ke electronic city di Botani Square untuk melihat-lihat saja. Setelah hampir 1 jam ngobrol2 dengan salesnya kita memutuskan beberapa merk dan tipenya yang menjadi pilihan. Ada 2 merk yang kita pilih, yaitu Samsung dan LG. Tipenya kurang lebih 400-450 liter.
Tapi entah kenapa saat itu kita lupa membawa kartu atm bni untuk melakukan debit pembayaran. Sementara bonus dari kantorpun belum turun, jadi dana di kartu atm mandiri masih kosong. Terpaksalah kita pulang dengan tangan hampa, terlebih barangpun memang indent kalau kita jadi pembelian. Kita sangat tertarik dengan diskon yang hampir 30% diadakan di toko itu, dan terakhir katanya hari itu pula.

Setelah pulang, kita sepakat jalan-jalan ke BellaNova, sekalian cari perbandingan kulkas yang lain disana. Kalau misalnya memang tidak ada yang cocok, kita akan balik lagi ke electronic city untuk menjadikan pembeliannya. Sampai disana benar sa…

Ucapan Syukur Rumah sudah selesai renovasi

Dan 1 hari setelah acara ucapan syukur Mamah jadi Prof di bale binarum, dilanjut dengan ucapan syukur rumah kami yang sudah selesai di renovasi.
Kebetulan keluarga masih banyak yang belum pulang, jadi bisa ikut hadir di acara ini.







Terima kasih kepada Bapak dan Mamah yang sudah luar biasa support untuk terselesaikannya rumah ini. Terutama Bapak yang sudah menjadi kontraktor karena setiap hari harus bolak balik ke cimahpar untuk menengok progres rumah, membeli bahan apa yang kurang, membayar gaji tukang.

Bukan pekerjaan yang mudah untuk melakukan hal itu setiap hari selama 7 bulan. Apalagi menghadapi anak seperti aku yang "banyak maunya" dan sedikit-sedikit komplain, tapi untuk itu semua Bapak tidak pernah marah atau bersitegang denganku. Semua permintaanku diiyakan atau diminta dipikirkan lagi. Bahkan untuk hal-hal yang tidak aku pikirkan tapi ternyata sangat essensial, justru Bapak mendorong untuk direalisasikan. Terima kasih Bapak, semangatmu untuk menyenangkan anak akan sel…