Skip to main content

Keajaiban ngejar 1 tanda tangan, dapat 3

Fiuh ini baru sampai lagi di kantor dari kampus anggrek kemanggisan.

Pulang pergi naik gojek pas waktu makan siang di kantor, untuk bertemu dosen. 


Dan keajaiban pun terjadi lagi hari ini. 
Jadi sebenarnya hari ini janjian dengan Dr. F, untuk bimbingan dan update progress. Walau memang sudah ada arahan dari Prof H untuk segera maju sidang hasil tapi aku belum berani secara langsung minta tanda tangan di lembar pengesahan. 

Hari ini janjiannya jam 16 di kampus anggrek. 
Pagi-pagi saya coba wa di tengah kemacetan pagi hari menuju kantor di kuningan, ternyata Dr F jatuh sakit dan memintaku untuk mendrop saja print out disertasinya. 

Setelah itu, aku langsung wa juga Dr D, untuk menginfo aku sekalian mau ketemu dengan beliau kalau memang beliau ada waktu. Dan ternyata juga Dr F tidak bisa ditemui, bagaimana kalau pagi atau tetap sore saja ketemu beliau. 
Karena Dr D blm reply, akhirnya aku putuskan tetap langsung menuju kantor. 

Sesampai di kantor, menjelang siang Dr D reply bahwa kalau sore beliau ada acara, jadi kalau mau ketemu ya siang ini. 

Langsung sontak aku wa bos meminta ijin keluar sebentar saat break lunch untuk pergi ke kampus menemui dosen. Beliau confirm ok. Akhirnya langsung aku order gojek untuk menuju ke kampus. 

Sesampai di kampus, langsung menuju lt. 8, ruang sekretariat DRM. Eh, pas masuk ruangan, kebetulan sekali disitu ada Dr D dan Prof H. Begitu menyapa Prof H langsung bilang "Ayo mana sidang hasil!" ujar beliau. Aku kaget terpana beberapa detik, dan bilang "Iya Prof ini sudah saya coba print naskahnya". 

Aku langsung menuju Dr D dulu. 
Beliau juga langsung bilang "Ya sudah mana, saya langsung tanda tangan saja". 
Aku pun kaget, berujar "Loh bu, katanya mau di cek dulu kan?". 
"Sudah berulang-ulang dicek di email, sudah mana sini saya tanda tangan", kata Dr D. 

Begitu usai di tanda tangan, beliau mengarahkan supaya langsung menuju Prof H. 
Saya mendekati ke Prof H dan duduk di sampingnya. 
Beliau pun mendadak berujar hal yang sama...
"Mana lembar pengesahannya supaya saya tanda tangan, nanti kita diskusikan di sidang hasil!". 
Saya pun terperangah. Itu naskah disertasi yang sudah saya print 222 lembar halaman bahkan tidak dibuka dulu. Benar-benar keajaiban ini!

Dalam sekejab aku sudah mendapatkan 2 tanda tangan. Aku sudah sangat bersyukur. 
Tiba-tiba Mr T staf sekretariat menuju pintu keluar, aku pun menegur, 
"Prof E ada tidak ya?", kata saya. 
"Loh ayo pak, ini saya juga sedang mau menemui beliau", kata Mr T. 
Wah, saya langsung buru-buru ambil naskah disertasinya lagi dan lembar pengesahan. 

Sesampai di ruangan beliau, ternyata Prof E belum datang. Dengan agak lunglai, aku pikir ya tidak apa-apa lah, masih ada hari lain. 

Saat menuju kembali ke ruang sekretariat lagi, eh terlihat Prof E sedang baru tiba dan menuju ke sini,
Mr T langsung bilang "Wah, bapak ini benar-benar diberkati Tuhan, memang kalau kita berusaha pasti aja selalu ada jalan."
Saya langsung mengikuti Prof E menuju ruangan, 
Prof E bertanya "Ini untuk sidang tertutup?"
"Wah Prof, masih sidang hasil". 
Beliau kemudian tanda tangan sambil memberi komentar sedikit tentang kelebihan titik di penulisan namanya. 

Keajaibannya benar-benar terjadi. Niat hati bertemu dengan Dr F, di cancel. Eh malah ketemu dengan 3 orang selain Dr F dan mendapat tanda tangan. 
Puji Tuhan, bersyukur sekali untuk penyertaanNya yang ajaib dan luar biasa. 











Comments

Popular posts from this blog

Mesin Cuci Baru Samsung Bikin Listrik nge-Jepret

Beberapa waktu yang lalu saya beli mesin cuci baru di Hartono Elektronik. Merk Samsung, Front Loading, seri: WW85H5400EW.
Saat barang sampai, saya langsung coba pasang sendiri. Karena begitu lihat instruksinya sederhana, hanya melepas 4 baut yang mengunci saja, dan sudah langsung bisa digunakan. 
Masalahnya adalah: Listrik saya dayanya 1300 watt. Saat saya coba mencuci pakaian, saya nyalakan dan pilih mode mencucinya, berjalan lancar. Saya langsung pencet START. Mesin cuci pun mulai mengisi air dari air pam di rumah saya. Saat selesai mengisi air, listrik rumah langsung "nge-jepret". Saya naikkin lagi mcb-nya, dan mesin cuci start lagi. Jepret lagi. Sampai beberapa kali saya naikkin, baru mesin cuci bisa berjalan lancar. 
Keanehan ini pun saya analisa dan ujicoba: Pompa air: saya akhirnya pakai jalur air yang tidak menggunakan pompa air (langsung dari pam), untuk mengurangi konsumsi listrik. Tapi listrik tetap turun. AC: saya matikan ac dan lampu untuk mengurangi konsumsi list…

Pilih kulkas SHARP!

Minggu kemarin kami membeli kulkas baru. Prosesnya agak sedikit lucu, karena sebelumnya kita pergi ke electronic city di Botani Square untuk melihat-lihat saja. Setelah hampir 1 jam ngobrol2 dengan salesnya kita memutuskan beberapa merk dan tipenya yang menjadi pilihan. Ada 2 merk yang kita pilih, yaitu Samsung dan LG. Tipenya kurang lebih 400-450 liter.
Tapi entah kenapa saat itu kita lupa membawa kartu atm bni untuk melakukan debit pembayaran. Sementara bonus dari kantorpun belum turun, jadi dana di kartu atm mandiri masih kosong. Terpaksalah kita pulang dengan tangan hampa, terlebih barangpun memang indent kalau kita jadi pembelian. Kita sangat tertarik dengan diskon yang hampir 30% diadakan di toko itu, dan terakhir katanya hari itu pula.

Setelah pulang, kita sepakat jalan-jalan ke BellaNova, sekalian cari perbandingan kulkas yang lain disana. Kalau misalnya memang tidak ada yang cocok, kita akan balik lagi ke electronic city untuk menjadikan pembeliannya. Sampai disana benar sa…

Ucapan Syukur Rumah sudah selesai renovasi

Dan 1 hari setelah acara ucapan syukur Mamah jadi Prof di bale binarum, dilanjut dengan ucapan syukur rumah kami yang sudah selesai di renovasi.
Kebetulan keluarga masih banyak yang belum pulang, jadi bisa ikut hadir di acara ini.







Terima kasih kepada Bapak dan Mamah yang sudah luar biasa support untuk terselesaikannya rumah ini. Terutama Bapak yang sudah menjadi kontraktor karena setiap hari harus bolak balik ke cimahpar untuk menengok progres rumah, membeli bahan apa yang kurang, membayar gaji tukang.

Bukan pekerjaan yang mudah untuk melakukan hal itu setiap hari selama 7 bulan. Apalagi menghadapi anak seperti aku yang "banyak maunya" dan sedikit-sedikit komplain, tapi untuk itu semua Bapak tidak pernah marah atau bersitegang denganku. Semua permintaanku diiyakan atau diminta dipikirkan lagi. Bahkan untuk hal-hal yang tidak aku pikirkan tapi ternyata sangat essensial, justru Bapak mendorong untuk direalisasikan. Terima kasih Bapak, semangatmu untuk menyenangkan anak akan sel…