Skip to main content

Sahabat di MHS

Tak terasa sudah hampir 3 bulan aku meninggalkan MHS.

Bekerja di sana meninggalkan banyak cerita, terutama para sahabat yang sangat dekat.
Dimana kita hampir selalu makan siang bersama, berbagi cerita, mulai dari cerita gosip, keluarga, sampai masalah pribadi. Karena semua diceritakan, sehingga seringkali kami telat selesai makan siang. Hahaha.
Baiklah, ini potongan-potongan kesan yang aku miliki untuk setiap sahabat di MHS.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Andri Muliawan
Seumuran, punya banyak kesamaan. Andrai (biasa dipanggil) orangnya lugas, tegas, dan praktis. Tidak mau merepotkan orang lain, justru sering membantu orang lain. Tapi dengan kepribadian seperti ini, memang dia menuntut juga orang lain untuk tidak merepotkan dia atau mengganggu ranah pribadinya. Kalau itu sampai terjadi, dia akan sangat tersinggung dan mudah tersulut emosi.
Orang aceh, tapi bisa ngomong jawa, kalimantan, aksen batak dan sunda. Sunda? Ya memang agak jarang sih yang ini, tapi karena dia kuliah di IPB harusnya (mah) tau lah. Andri juga tipikal orang yang easy going, santai menanggapi sesuatu, tapi detil dan teliti menggarapnya dari banyak sudut pandang.

Kenangan bersama dia yang paling aku ingat adalah saat berlibur ke bangkok. Saat itu kami tidur sekamar berdua, satu tempat tidur. Menjelang tidur, kita nyari-nyari siaran tv yang bagus, akhirnya nemu lah film yang baru mulai, agak horor tapi aneh karena berkaitan dengan zombie, ya bisa sedikit menghibur lah kupikir. Aku bertanya bagaimana kalau film ini, dia bilang oke lah. Akhirnya kita berdua nonton ini. Aku seru komentar ini itu tentang film ini. Di tengah film, dia mengusulkan untuk mematikan lampu. Aku pikir ok lah supaya filmnya tambah seru. Aku masih asik menyimak film sambil terus komentar, tiba-tiba aku mendengar suara dengkuran. Asem! Gw ditinggal tidur. Grrr...

Bersama Andri, aku mendapat banyak usulan tentang hal-hal praktis. Hal simpel seperti memilih beli kaos baju dalam yang bertangan supaya kalau ketiak dioles deodoran tidak menempel di baju luar, semir sepatu yang bagus dan tidak merusak kulit sepatu, sampai belanja di wood dan uniqlo yang relatif lebih murah dengan kualitas yang cukup bagus. Ya, cukup bermanfaat lah bersahabat dengan dia.

Kita punya hobi musik yang mirip, seperti raisa, tulus, dan lagu-lagu yang sering kita sharing. Kesamaan ini membuat kadang kalau kita karaoke bersama, kita jadi sering duet dan orang lain tidak kebagian nyanyi. Wakakakaka....

Aku sudah cukup kenal dengan keluarganya, walau belum pernah ke rumahnya. Istrinya yang usaha sendiri, anaknya yang suka makan ayam goreng, sampai adek kelasnya di angkatan dan jurusan yang sama dengan dia yang ternyata adalah adikku sendiri.

Senang bersahabat dengan Andri!


---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Zany Susanto 
Pak Zany biasa dipanggil mpak njan. Humoris melankolis. Sangat nyambung ngobrol dengan pak zany, apalagi kalau sedang timpal-timpalan kata-kata, dari yang nyambung sampai yang di luar konteks. Pak zany tidak pernah sungkan membicarakan hal yang sering dianggap tabu oleh orang lain, seperti membeli barang yang mahal kalau mampu, membeli mobil baru yang dianggap bagus. Dari dia saya belajar tentang kejujuran hidup, bahwa hidup ya apa adanya, kalau mampu ya bilang mampu, kalau tidak mampu ya jangan dimampu-mampukan. Dari dia juga saya belajar tentang tidak perlu mengukur kekayaan seseorang, mind your own business. Karena ketika kita sudah menjengkalin orang lain, kita tidak lebih dari seseorang yang merasa selalu lebih hebat dari orang lain.

Pak zany sorang yang sangat mudah berelasi. Jadi tidak heran kalau suatu saat bertemu dengan lingkungan yang baru, pak zany menjadi sosok pencetus pemecah kebisingan. Yang lucu kalau meeting sering mengeluarkan suara-suara seperti lebah, sampai semua peserta rapat bingung ini suara dari mana. Atau kalau bersin keras sekali, bersin di lantai 4 kedengeran sampai lantai 1.

Saat merenovasi rumah, pak zany juga orang yang tepat untuk diajak diskusi. Walau dia sempat tersinggung saat dilewatkan untuk berdiskusi beberapa hal, tapi overall beliau punya banyak ide dan saran yang sering jarang ditemukan di buku-buku arsitek sekalipun.

Pak zany adalah endorser sejati. Membeli mobil jazz pun sedikit banyak karena endorse dari dia, yang sekarang pun outlander sport karena suatu waktu dia menelpon dan langsung dengan lugas bilang "jadi begini, kalo gw jadi elu, gw akan pilih outlandar sport". Dari beliau, aku juga belajar untuk bisa meyakinkan orang lain akan pendapat kita. Tegas dan lugas di awal, ditambah aksesoris di belakang. Pak zany hampir selalu membeli barang-barang yang terbaru, yang baru release. Karena punya kebiasaan seperti itu, ya banyak barang-barang dia juga yang dijual untuk membeli itu. Kalau mampu, kenapa tidak boleh? Itu selalu ungkapan kejujuran hidup dia.

Pak zany model orang yang pekerja keras dan smart. Dia bisa jadi terlihat seperti orang yang santai, tapi semua urusan bisa selesai. Dengan keluarga pak zany seperti Bubu, kak Ethel, bahkan sampai pembeti-pembetinya seperti Lastri, sudah lekat dengan pendengaran, karena seringnya kita berbagi cerita saat makan siang. Kebetulan juga jika kak Ethel sudah beranjak lebih dewasa, banyak warisan seperti baju dan sepatu ke anakku Fhea, Fhea pun happy banget menerimanya. Walau pak zany selalu mengawali dengan bertanya, tidak apa-apa kan? Untuk menjaga jangan sampai merendahkan orang lain.

Senang bersahabat dengan Pak Zany.


---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Aditya Koko
Brok. Demikian dia biasa dipanggil. Hemat tapi boros. Brondonk adalah sosok yang piawai dalam mencari hal-hal yang extraordinary yang mungkin kita belum temukan sebelumnya. Kemudian dengan cepatnya dia bisa mengusulkan hal-hal tersebut untuk kita beli atau miliki. Seperti vacuum cleaner colok ke aki mobil, kamera 7d, kamera 5d, kamera xe2 dipilih yang black jangan yang silver karena silver ngeletek, sampai urusan beli sepatu, baju, tas, semua-muanya. Jam tangan g-shock pun aku beli bareng dengan dia yang memang "menjerumuskan" aku saat itu di melawai.

Adit adalah tipe orang analis marketing sejati. Ketika dia memilih membeli sesuatu, itu pastinya adalah hasil dari sebuah perjalanan research yang lama. Dia jarang tergoyahkan jika sudah mantap akan sebuah opini.

Tipe pekerja yang cepat menyelesaikan sesuatu, setelah itu bisa menghabiskan waktu untuk bersantai dan browsing. No problem karena pekerjaan dia sudah selesai.

Dia mungkin salah satu orang yang saya kenal yang tidak mau mengerjakan sesuatu yang diluar kapasitas dia, entah itu kapasitas skill ataupun kapasitas bayaran. Hahaha. Ya, karena dia orang finance, jadi dia sangat perhitungan akan semua hal. Ambil contoh makan siang. Aku sangat sering makan siang bersama dengan dia di bakmi GM semenjak jika belanja pakai tcash promo 10%. Dia akan bilang, asik makan di bakmi GM, seharga bakmi pinggiran jalan. Atau jika makan siang dia sering memisahkan diri di kantin bawah PIM, ya walau aku sering juga bareng bersama dia makan ayam goreng sambel gila dan bakwan.

Dia tipe orang yang avonturir. Suka berpetualang ke banyak daerah. Aku punya kenangan saat bersama dia jalan-jalan ke belitong untuk trip photographers bersama mumang. Kita tidur satu kamar, orangnya sangat rapih, merawat barang-barangnya dengan teliti dan konsisten. Walau saat makan ikan dengan es jeruk, es jerukku tak sengaja ditumpahkan oleh dia mengenai ikan, dia langsung bilang "untung bukan es jeruk gw...". Kadang-kadang kelucuan seperti ini menunjukkan dia memang sering egois. Hahahaha....

Dengan keluarga Adit aku cukup kenal dekat. Dengan istrinya, anaknya eona dan anna. Bahkan saat lahiran anna aku ke rumah sakit menjenguk. Dia suami yang menyayangi keluarga, orang tua, dan juga barang-barang mahal. Handphonenya hampir selalu yang baru, walau saat menabung dia bisa rela tidak makan siang. Tapi dia selalu berhasil mendapatkan apa yang dia cita-citakan.

Senang bersahabat dengan Adit.


---------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Mungkin di masa-masa hidup ke depan, tidak akan pernah ada lagi sahabat seperti kalian di kantor. Tapi toh kita masih sahabat, bukan? Terlepas dari satu kantor atau tidak, terlepas kehidupan kita sudah berjauhan dan tak saling bertemu di pagi hari di parkiran.

Seperti kata Tulus:

Tubuh saling bersandar
Ke arah mata angin berbeda
Kau menunggu datangnya malam
Saat kumenanti fajar

Sudah coba berbagai cara
Agar kita tetap bersama
Yang tersisa dari kisah ini
Hanya kau takut kuhilang

Perdebatan apapun menuju kata pisah
Jangan paksakan genggamanmu

Izinkan aku pergi dulu
Yang berubah hanya
Tak lagi kumilikmu
Kau masih bisa melihatku
Kau harus percaya
Kutetap teman baikmu

Sudah coba berbagai cara
Agar kita tetap bersama
Yang tersisa dari kisah ini
Hanya kau takut kuhilang

Perdebatan apapun menuju kata pisah
Jangan paksakan genggamanmu

Yang berubah hanya
Tak lagi kumilikmu
Kau harus percaya
Kutetap teman baikmu

Izinkan aku pergi dulu
Yang berubah hanya
Tak lagi kumilikmu
Kau masih bisa melihatku
Kau harus percaya
Kutetap teman baikmu






Comments

Popular posts from this blog

Mesin Cuci Baru Samsung Bikin Listrik nge-Jepret

Beberapa waktu yang lalu saya beli mesin cuci baru di Hartono Elektronik. Merk Samsung, Front Loading, seri: WW85H5400EW.
Saat barang sampai, saya langsung coba pasang sendiri. Karena begitu lihat instruksinya sederhana, hanya melepas 4 baut yang mengunci saja, dan sudah langsung bisa digunakan. 
Masalahnya adalah: Listrik saya dayanya 1300 watt. Saat saya coba mencuci pakaian, saya nyalakan dan pilih mode mencucinya, berjalan lancar. Saya langsung pencet START. Mesin cuci pun mulai mengisi air dari air pam di rumah saya. Saat selesai mengisi air, listrik rumah langsung "nge-jepret". Saya naikkin lagi mcb-nya, dan mesin cuci start lagi. Jepret lagi. Sampai beberapa kali saya naikkin, baru mesin cuci bisa berjalan lancar. 
Keanehan ini pun saya analisa dan ujicoba: Pompa air: saya akhirnya pakai jalur air yang tidak menggunakan pompa air (langsung dari pam), untuk mengurangi konsumsi listrik. Tapi listrik tetap turun. AC: saya matikan ac dan lampu untuk mengurangi konsumsi list…

Pilih kulkas SHARP!

Minggu kemarin kami membeli kulkas baru. Prosesnya agak sedikit lucu, karena sebelumnya kita pergi ke electronic city di Botani Square untuk melihat-lihat saja. Setelah hampir 1 jam ngobrol2 dengan salesnya kita memutuskan beberapa merk dan tipenya yang menjadi pilihan. Ada 2 merk yang kita pilih, yaitu Samsung dan LG. Tipenya kurang lebih 400-450 liter.
Tapi entah kenapa saat itu kita lupa membawa kartu atm bni untuk melakukan debit pembayaran. Sementara bonus dari kantorpun belum turun, jadi dana di kartu atm mandiri masih kosong. Terpaksalah kita pulang dengan tangan hampa, terlebih barangpun memang indent kalau kita jadi pembelian. Kita sangat tertarik dengan diskon yang hampir 30% diadakan di toko itu, dan terakhir katanya hari itu pula.

Setelah pulang, kita sepakat jalan-jalan ke BellaNova, sekalian cari perbandingan kulkas yang lain disana. Kalau misalnya memang tidak ada yang cocok, kita akan balik lagi ke electronic city untuk menjadikan pembeliannya. Sampai disana benar sa…

Ucapan Syukur Rumah sudah selesai renovasi

Dan 1 hari setelah acara ucapan syukur Mamah jadi Prof di bale binarum, dilanjut dengan ucapan syukur rumah kami yang sudah selesai di renovasi.
Kebetulan keluarga masih banyak yang belum pulang, jadi bisa ikut hadir di acara ini.







Terima kasih kepada Bapak dan Mamah yang sudah luar biasa support untuk terselesaikannya rumah ini. Terutama Bapak yang sudah menjadi kontraktor karena setiap hari harus bolak balik ke cimahpar untuk menengok progres rumah, membeli bahan apa yang kurang, membayar gaji tukang.

Bukan pekerjaan yang mudah untuk melakukan hal itu setiap hari selama 7 bulan. Apalagi menghadapi anak seperti aku yang "banyak maunya" dan sedikit-sedikit komplain, tapi untuk itu semua Bapak tidak pernah marah atau bersitegang denganku. Semua permintaanku diiyakan atau diminta dipikirkan lagi. Bahkan untuk hal-hal yang tidak aku pikirkan tapi ternyata sangat essensial, justru Bapak mendorong untuk direalisasikan. Terima kasih Bapak, semangatmu untuk menyenangkan anak akan sel…