Skip to main content

S3 semester ke-2 sudah dimulai

Semester 2 untuk kuliah S3-ku sudah dimulai per 19 September 2015.

Fiuh, tidak terkatakan bagaimana perubahan hidup yang terjadi.

+Dipaksa membaca begitu banyak jurnal, membuat summary dan critical review yang cukup melelahkan.

+Sampai saat ini, aku sadar bahwa punya kelemahan merasa belum bisa membaca jurnal secara keseluruhan, sehingga kecenderungannya kadang gagal mendapatkan point penting dari suatu artikel.

+S3 memang lebih individualistis, kadang ada beberapa dosen bilang bahwa jangan terlalu baik di kuliah tapi keteteran di penyusunan disertasi.

+Memang dalam kuliah S3 ini lebih banyak mengkhayal. Tapi yang harus dilakukan selanjutnya adalah membumikan khayalan tersebut secara teoritis dan empiris. Pantas saja the thinker patungnya modelnya seperti itu.


Btw, nilai semester pertama sudah keluar. Not too bad dan not too good juga. Kadang bingung juga dengan teman kuliah yang sepertinya kok lebih telat dan masabodo ngumpulin tugas tapi mendapat nilai yang lebih baik. Well, above all those things, i give thanks to the Lord...



Semoga semester 2 ini bisa dilewati juga. Ini semester terakhir ada kuliah rutin ke kampus, setelah dari semester 2 harus mengumpulkan research outline, dan memilih Prof yang akan menjadi promotor untuk penelitian. Tuhan, mampukan aku yang tidak ada apa-apanya ini untuk bisa melewati semua badai, topan, gempa, kerikil, gerhana matahari dan bulan, jatuhnya bintang...

Hingga akhirnya nama Tuhan yang dipermuliakan...(2 Tesalonika 1:12)


Comments

Popular posts from this blog

Pilih kulkas SHARP!

Minggu kemarin kami membeli kulkas baru. Prosesnya agak sedikit lucu, karena sebelumnya kita pergi ke electronic city di Botani Square untuk melihat-lihat saja. Setelah hampir 1 jam ngobrol2 dengan salesnya kita memutuskan beberapa merk dan tipenya yang menjadi pilihan. Ada 2 merk yang kita pilih, yaitu Samsung dan LG. Tipenya kurang lebih 400-450 liter.
Tapi entah kenapa saat itu kita lupa membawa kartu atm bni untuk melakukan debit pembayaran. Sementara bonus dari kantorpun belum turun, jadi dana di kartu atm mandiri masih kosong. Terpaksalah kita pulang dengan tangan hampa, terlebih barangpun memang indent kalau kita jadi pembelian. Kita sangat tertarik dengan diskon yang hampir 30% diadakan di toko itu, dan terakhir katanya hari itu pula.

Setelah pulang, kita sepakat jalan-jalan ke BellaNova, sekalian cari perbandingan kulkas yang lain disana. Kalau misalnya memang tidak ada yang cocok, kita akan balik lagi ke electronic city untuk menjadikan pembeliannya. Sampai disana benar sa…

KECEWA dengan BIGTV !

Sekitar sebulan yang lalu saya mencoba pasang bigtv karena katanya lebih murah dan pilihan channel lebih banyak dalam satu paket.
Di rumah sebenarnya sudah langganan indovision dan berjalan dengan baik. Tapi karena ingin membandingkan, ingin mencoba yang baru, dan kalau memang bagus akan mengganti yang lama dengan yang lebih bagus, maka akhirnya saya coba berlangganan bigtv.

AWALNYA SUDAH KURANG BAGUS, TEKNISI AMATIR.
Teknisi yang datang untuk proses instalasi sudah bermasalah dari awalnya. Proses cabling tidak berjalan baik, sehingga siaran tidak dapat ditangkap dalam sekali instalasi. Besoknya teknisinya datang lagi dengan membawa seniornya, dan akhirnya siaran dapat berjalan baik (walaupun sinyal kecil sekali). Kabel coaxial di rumah saya sebenarnya sudah ditanam duluan saat proses renovasi rumah, sehingga tidak perlu penarikan kabel baru ke dalam rumah, hanya tinggal menyambung di atas. Adapun proses instalasi adalah di kamar saya dan sudah ada kabel instalasinya. Teknisi pada awa…

Mesin Cuci Baru Samsung Bikin Listrik nge-Jepret

Beberapa waktu yang lalu saya beli mesin cuci baru di Hartono Elektronik. Merk Samsung, Front Loading, seri: WW85H5400EW.
Saat barang sampai, saya langsung coba pasang sendiri. Karena begitu lihat instruksinya sederhana, hanya melepas 4 baut yang mengunci saja, dan sudah langsung bisa digunakan. 
Masalahnya adalah: Listrik saya dayanya 1300 watt. Saat saya coba mencuci pakaian, saya nyalakan dan pilih mode mencucinya, berjalan lancar. Saya langsung pencet START. Mesin cuci pun mulai mengisi air dari air pam di rumah saya. Saat selesai mengisi air, listrik rumah langsung "nge-jepret". Saya naikkin lagi mcb-nya, dan mesin cuci start lagi. Jepret lagi. Sampai beberapa kali saya naikkin, baru mesin cuci bisa berjalan lancar. 
Keanehan ini pun saya analisa dan ujicoba: Pompa air: saya akhirnya pakai jalur air yang tidak menggunakan pompa air (langsung dari pam), untuk mengurangi konsumsi listrik. Tapi listrik tetap turun. AC: saya matikan ac dan lampu untuk mengurangi konsumsi list…