Skip to main content

Sesuatu di atas mobil



Kejadian lucu terjadi pagi ini.
Seperti biasa, pagi yang hectic.
Mama bangun membangunkanku puluhan kali.
Reigo terbangun dan minta pipis.
Aku tidur lagi.

Mama membangunkanku supaya cepat mandi
Sambil bilang bahwa sudah jam 5.30 nanti terlambat.
Aku bangun.
Cek jam masih jam 5.11.
Belakangan aku sadar jam di kamar terlambat.

Aku mandi.
Mama menyiapkan sarapan di dapur.
Reigo bangun dan nonton tv di ruang keluarga.

Selesai aku mandi dan berpakaian.
Kudengar Mama membuka gerbang.
Fhea masuk sekolah pagi.
Mama membangunkan Fhea mandi.
Fhea ngambek karena masih ngantuk.

Mama sibuk memandikan Fhea.
Aku siap berangkat.
Kunci sudah tergantung di garasi.
Aku menuju mobil dan kukunci garasi.
Kunci garasi kumasukkan ke dalam garasi lagi.

Aku memacu kendaraan.
Kudengar suara seperti terjatuh dari atas mobil.
Ah mungkin ranting pohon jatuh.

Sampai di kantor tidak terlambat.
Kutengok ke bangku tengah.
Seperti biasa sudah ada bekal tupperware.
Aku absen kemudian mau sarapan di dalam mobil.
Kubuka tempat bekal.
Loh kok tempat bekalnya masih yang kemarin.
Sisa tulang ikan berbau menyengat.
Aku segera tutup.

Ku whats app Mama.
Bilang lupa naro sarapan ya.
Atau salah naro tempat bekal,
malah yang kemarin dimasukkan lagi.
Belum di balas, mungkin masih di jalan.
Kutitip beli sarapan ke petugas kantor.
Nasi uduk.

Tiba-tiba whats app dijawab oleh Mama.
Katanya tempat bekal ditaro di atas mobil.
Tupperware. Harga 200rb.
Masa Papa tidak melihat, katanya.

Aku beneran tidak melihat.
Mama juga tidak kasih info, kataku.

Mama bilang, itu jelas banget.
Aku bilang, aku tidak melihat.

Mama kesel, tupperware 200rb.
Aku kesel, mencium bekal kemarin sisa tulang ikan.

Akhirnya aku whats app Mama.
Gpp lah, kita tertawakan saja kelucuan pagi ini.
Mama bilang, seneng deh yang dapet
(masih mikir tupperware 200rb).



Comments

Popular posts from this blog

Pilih kulkas SHARP!

Minggu kemarin kami membeli kulkas baru. Prosesnya agak sedikit lucu, karena sebelumnya kita pergi ke electronic city di Botani Square untuk melihat-lihat saja. Setelah hampir 1 jam ngobrol2 dengan salesnya kita memutuskan beberapa merk dan tipenya yang menjadi pilihan. Ada 2 merk yang kita pilih, yaitu Samsung dan LG. Tipenya kurang lebih 400-450 liter.
Tapi entah kenapa saat itu kita lupa membawa kartu atm bni untuk melakukan debit pembayaran. Sementara bonus dari kantorpun belum turun, jadi dana di kartu atm mandiri masih kosong. Terpaksalah kita pulang dengan tangan hampa, terlebih barangpun memang indent kalau kita jadi pembelian. Kita sangat tertarik dengan diskon yang hampir 30% diadakan di toko itu, dan terakhir katanya hari itu pula.

Setelah pulang, kita sepakat jalan-jalan ke BellaNova, sekalian cari perbandingan kulkas yang lain disana. Kalau misalnya memang tidak ada yang cocok, kita akan balik lagi ke electronic city untuk menjadikan pembeliannya. Sampai disana benar sa…

Mesin Cuci Baru Samsung Bikin Listrik nge-Jepret

Beberapa waktu yang lalu saya beli mesin cuci baru di Hartono Elektronik. Merk Samsung, Front Loading, seri: WW85H5400EW.
Saat barang sampai, saya langsung coba pasang sendiri. Karena begitu lihat instruksinya sederhana, hanya melepas 4 baut yang mengunci saja, dan sudah langsung bisa digunakan. 
Masalahnya adalah: Listrik saya dayanya 1300 watt. Saat saya coba mencuci pakaian, saya nyalakan dan pilih mode mencucinya, berjalan lancar. Saya langsung pencet START. Mesin cuci pun mulai mengisi air dari air pam di rumah saya. Saat selesai mengisi air, listrik rumah langsung "nge-jepret". Saya naikkin lagi mcb-nya, dan mesin cuci start lagi. Jepret lagi. Sampai beberapa kali saya naikkin, baru mesin cuci bisa berjalan lancar. 
Keanehan ini pun saya analisa dan ujicoba: Pompa air: saya akhirnya pakai jalur air yang tidak menggunakan pompa air (langsung dari pam), untuk mengurangi konsumsi listrik. Tapi listrik tetap turun. AC: saya matikan ac dan lampu untuk mengurangi konsumsi list…

KECEWA dengan BIGTV !

Sekitar sebulan yang lalu saya mencoba pasang bigtv karena katanya lebih murah dan pilihan channel lebih banyak dalam satu paket.
Di rumah sebenarnya sudah langganan indovision dan berjalan dengan baik. Tapi karena ingin membandingkan, ingin mencoba yang baru, dan kalau memang bagus akan mengganti yang lama dengan yang lebih bagus, maka akhirnya saya coba berlangganan bigtv.

AWALNYA SUDAH KURANG BAGUS, TEKNISI AMATIR.
Teknisi yang datang untuk proses instalasi sudah bermasalah dari awalnya. Proses cabling tidak berjalan baik, sehingga siaran tidak dapat ditangkap dalam sekali instalasi. Besoknya teknisinya datang lagi dengan membawa seniornya, dan akhirnya siaran dapat berjalan baik (walaupun sinyal kecil sekali). Kabel coaxial di rumah saya sebenarnya sudah ditanam duluan saat proses renovasi rumah, sehingga tidak perlu penarikan kabel baru ke dalam rumah, hanya tinggal menyambung di atas. Adapun proses instalasi adalah di kamar saya dan sudah ada kabel instalasinya. Teknisi pada awa…