Skip to main content

Goodbye, Canon...

Dari hasil perenungan yang cukup lama, akhirnya kuputuskan untuk menjual kamera DSLRku berserta lensa-lensanya.

Yang kujual adalah:

  • Canon Camera Body EOS 5D Mk II
  • Canon lens EF 24-70 f/2.8
  • Canon lens EF 50 f/1.2
  • Canon Speedlite 430 EX II


Sebenarnya di kelompok fotografiku (www.mumangers.com) teman-teman yang lain sudah cukup lama menjual kamera DSLRnya. Semua beralih ke mirrorless kamera, karena bentuknya lebih ringkas dan kualitas gambar yang relatif sama dengan DSLR. Kebanyakan mengganti kamera dengan Fujifilm XE-1, XPro-1. 
Belakangan ada yang membeli Sony RX-1, Sony Alpha, serta Fujifilm XT-1. 

Aku sendiri sudah 2 kali membelikan kamera mirrorless Fujifilm XE-2, yang satu buat keponakanku Kirey, yang satu lagi buat abangku Ago. Kurekomendasikan XE-2, karena hasil gambar yang luar biasa tajam dan jernih. Serta jika dibanding dengan generasi sebelumnya di Fujifilm (XE-1 dan XPro-1), XE-2 ini sudah punya processor yang lebih cepat sehingga proses pengambilan moment gambar dapat lebih baik. Saat XE-1 dan XPro-1 aku enggan beralih karena masih merasa proses pengambilan gambar terlalu lambat, belum secepat DSLR milikku. 

Semua perangkat fotografi yang mau kujual aku titip-jual di Focus Nusantara (www.focusnusantara.com). Kutitip di cabangnya yang di panglima polim karena lebih dekat dengan kantor. Beberapa hari kemudian aku dihubungi dengan sms dari divisi penjualan barang 2ndnya dan diinformasikan harga jual dan harga nett dari setiap barang. Toko Focus Nusantara nya sendiri mendapatkan komisi 250rb per barang yang terjual. 



Selang 1 minggu tepatnya kemarin aku mendapatkan info salah satu item yaitu Canon Camera Body sudah berhasil terjual dengan harga yang cukup bagus. Puji Tuhan. Tinggal menunggu item-item yang selanjutnya. 

Mau ganti apa? 
Belum tahu. Masih bingung. 
Ingin kamera yang full frame, tapi bentuknya lebih kecil dan santai. Tidak seserius DSLR. 
Tapi kualitasnya ingin lebih baik dibanding 5D yang dulu. 
Apa ya...


Comments

Popular posts from this blog

Mesin Cuci Baru Samsung Bikin Listrik nge-Jepret

Beberapa waktu yang lalu saya beli mesin cuci baru di Hartono Elektronik. Merk Samsung, Front Loading, seri: WW85H5400EW.
Saat barang sampai, saya langsung coba pasang sendiri. Karena begitu lihat instruksinya sederhana, hanya melepas 4 baut yang mengunci saja, dan sudah langsung bisa digunakan. 
Masalahnya adalah: Listrik saya dayanya 1300 watt. Saat saya coba mencuci pakaian, saya nyalakan dan pilih mode mencucinya, berjalan lancar. Saya langsung pencet START. Mesin cuci pun mulai mengisi air dari air pam di rumah saya. Saat selesai mengisi air, listrik rumah langsung "nge-jepret". Saya naikkin lagi mcb-nya, dan mesin cuci start lagi. Jepret lagi. Sampai beberapa kali saya naikkin, baru mesin cuci bisa berjalan lancar. 
Keanehan ini pun saya analisa dan ujicoba: Pompa air: saya akhirnya pakai jalur air yang tidak menggunakan pompa air (langsung dari pam), untuk mengurangi konsumsi listrik. Tapi listrik tetap turun. AC: saya matikan ac dan lampu untuk mengurangi konsumsi list…

Pilih kulkas SHARP!

Minggu kemarin kami membeli kulkas baru. Prosesnya agak sedikit lucu, karena sebelumnya kita pergi ke electronic city di Botani Square untuk melihat-lihat saja. Setelah hampir 1 jam ngobrol2 dengan salesnya kita memutuskan beberapa merk dan tipenya yang menjadi pilihan. Ada 2 merk yang kita pilih, yaitu Samsung dan LG. Tipenya kurang lebih 400-450 liter.
Tapi entah kenapa saat itu kita lupa membawa kartu atm bni untuk melakukan debit pembayaran. Sementara bonus dari kantorpun belum turun, jadi dana di kartu atm mandiri masih kosong. Terpaksalah kita pulang dengan tangan hampa, terlebih barangpun memang indent kalau kita jadi pembelian. Kita sangat tertarik dengan diskon yang hampir 30% diadakan di toko itu, dan terakhir katanya hari itu pula.

Setelah pulang, kita sepakat jalan-jalan ke BellaNova, sekalian cari perbandingan kulkas yang lain disana. Kalau misalnya memang tidak ada yang cocok, kita akan balik lagi ke electronic city untuk menjadikan pembeliannya. Sampai disana benar sa…

Ucapan Syukur Rumah sudah selesai renovasi

Dan 1 hari setelah acara ucapan syukur Mamah jadi Prof di bale binarum, dilanjut dengan ucapan syukur rumah kami yang sudah selesai di renovasi.
Kebetulan keluarga masih banyak yang belum pulang, jadi bisa ikut hadir di acara ini.







Terima kasih kepada Bapak dan Mamah yang sudah luar biasa support untuk terselesaikannya rumah ini. Terutama Bapak yang sudah menjadi kontraktor karena setiap hari harus bolak balik ke cimahpar untuk menengok progres rumah, membeli bahan apa yang kurang, membayar gaji tukang.

Bukan pekerjaan yang mudah untuk melakukan hal itu setiap hari selama 7 bulan. Apalagi menghadapi anak seperti aku yang "banyak maunya" dan sedikit-sedikit komplain, tapi untuk itu semua Bapak tidak pernah marah atau bersitegang denganku. Semua permintaanku diiyakan atau diminta dipikirkan lagi. Bahkan untuk hal-hal yang tidak aku pikirkan tapi ternyata sangat essensial, justru Bapak mendorong untuk direalisasikan. Terima kasih Bapak, semangatmu untuk menyenangkan anak akan sel…