Skip to main content

Pruning



Tema hidupku dalam seminggu ini bisa dibilang adalah Pruning.

Artinya, aku coba memaknai artinya dan melakukannya dalam beberapa waktu terakhir ini.

Sebenarnya aku diingatkan dengan cara yang sederhana tentang hal ini oleh Tuhan. Well, tidak ada yang kebetulan, bukan? Justru kebetulan itulah seringkali cara Tuhan berbicara dengan kita.

Latar belakang kenapa "Pruning", aku dan istriku sedang muter-muter video Dong haeng yang mau jadi bahan ilustrasi ke murid-muridnya istriku. Kebetulan disitu ada yang temanya "Pruning". Diilustrasikan tokoh utamanya sedang menyirami bunga, kemudian saat ia tidur tumbuh ilalang yang bisa mematikan si bunga. Untungnya si tokoh terbangun dan segera melakukan pruning, yaitu memotong ilalang-ilalang sehingga tinggalah si bunga sendiri dan bisa tumbuh dengan baik.

Beberapa waktu kemudian setelah itu aku diingatkan lagi mengenai pruning ini, saat sedang pergi ke kantor, mendengarkan radio 96.3, disitu ada khotbah tentang bagaimana seseorang sebenarnya dapat memiliki kehidupan yang sesuai dengan tujuan Tuhan dan dapat berbuah banyak, yaitu dengan tetap 'stay connected' to God. Andaikata banyak hal pun yang hilang dalam hidup kita, apabila kita tetap connected, hidup kita akan berbuah.

Atas beberapa alasan di atas, terjadi beberapa kejadian yang aku alami. Di hari ulang tahunku aku dijanjikan akan dibelikan handphone S4 oleh istriku. Dia memang sudah menabung untuk hal itu, dan dia tahu bagaimana aku sudah sangat ingin mengganti gadgetku. Tapi entah kenapa, aku tidak bersemangat untuk hal itu. Pruning.

Kemudian lagi, tiba-tiba quota internet di kantor pun dibatasi. Sebenarnya aku yang mengeluarkan aturan itu, dan pada saat dijalankan, tanpa terkecuali aku pun terkena imbasnya. Tidak lagi bisa bebas untuk streaming dan download. Pruning.

Dan 'secara kebetulan' pulsa blackberry ku tidak mencukupi untuk meneruskan servicenya, sehingga service bbm dan browsing pun terhenti. Aku ter-disconnected dari dunia maya. Oh my God! Cara gampangnya memang tinggal isi pulsa dan aktifasi servicenya lagi. Tapi lagi-lagi aku diingatkan tentang hal ini, dan sampai tulisan ini aku ketik, aku belum aktifasi lagi paket bb ku. Pruning.

Proses ini berjalan belum satu minggu, tapi aku semakin mengerti dan memaknai arti kata Pruning.
Yohanes 15 bilang seperti ini: "Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya. Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah."

Pruning di alkitab berkonotasi dengan membersihkan. Kadang di dalam hidup ini, terlebih aku berprofesi sebagai IT professional, terlihat mustahil jika hidup tanpa IT. Kadang kalau kita tidak bisa melakukan browsing, bbm, chat, download, kayaknya kok kaya orang freak. 
Itu yang aku alami beberapa hari ini. Aku dibersihkan. 

Kemudian aku coba maknai lebih dalam lagi, apa iya dibersihkan itu harus memutuskan hubungan dengan semua-semuanya itu, seperti bbm, internet, etc ??
Kegiatan membersihkan ini (pruning) ternyata juga sambil melihat apa saja yang masih berguna untuk digunakan. Hal ini seperti kalau kita membersihkan gudang, kita bukan hanya sekedar membuang barang-barang yang tidak terpakai, tapi juga kita memisahkan barang-barang apa saja yang masih bisa dipakai. 

Dan hal ini lah yang paling penting sebenarnya. Hidupku bisa lebih terseleksi. Mungkin setelah ini aku punya akses internet, tapi semakin aku mengerti akan kugunakan apa akses tersebut. Mungkin setelah ini aku aktifasi lagi bbm, tapi aku  semakin tahu hal itu untuk apa. Pruning is just like process to get back to the purpose of everything, which is to be fruitful.

 


Comments

Popular posts from this blog

Mesin Cuci Baru Samsung Bikin Listrik nge-Jepret

Beberapa waktu yang lalu saya beli mesin cuci baru di Hartono Elektronik. Merk Samsung, Front Loading, seri: WW85H5400EW.
Saat barang sampai, saya langsung coba pasang sendiri. Karena begitu lihat instruksinya sederhana, hanya melepas 4 baut yang mengunci saja, dan sudah langsung bisa digunakan. 
Masalahnya adalah: Listrik saya dayanya 1300 watt. Saat saya coba mencuci pakaian, saya nyalakan dan pilih mode mencucinya, berjalan lancar. Saya langsung pencet START. Mesin cuci pun mulai mengisi air dari air pam di rumah saya. Saat selesai mengisi air, listrik rumah langsung "nge-jepret". Saya naikkin lagi mcb-nya, dan mesin cuci start lagi. Jepret lagi. Sampai beberapa kali saya naikkin, baru mesin cuci bisa berjalan lancar. 
Keanehan ini pun saya analisa dan ujicoba: Pompa air: saya akhirnya pakai jalur air yang tidak menggunakan pompa air (langsung dari pam), untuk mengurangi konsumsi listrik. Tapi listrik tetap turun. AC: saya matikan ac dan lampu untuk mengurangi konsumsi list…

Pilih kulkas SHARP!

Minggu kemarin kami membeli kulkas baru. Prosesnya agak sedikit lucu, karena sebelumnya kita pergi ke electronic city di Botani Square untuk melihat-lihat saja. Setelah hampir 1 jam ngobrol2 dengan salesnya kita memutuskan beberapa merk dan tipenya yang menjadi pilihan. Ada 2 merk yang kita pilih, yaitu Samsung dan LG. Tipenya kurang lebih 400-450 liter.
Tapi entah kenapa saat itu kita lupa membawa kartu atm bni untuk melakukan debit pembayaran. Sementara bonus dari kantorpun belum turun, jadi dana di kartu atm mandiri masih kosong. Terpaksalah kita pulang dengan tangan hampa, terlebih barangpun memang indent kalau kita jadi pembelian. Kita sangat tertarik dengan diskon yang hampir 30% diadakan di toko itu, dan terakhir katanya hari itu pula.

Setelah pulang, kita sepakat jalan-jalan ke BellaNova, sekalian cari perbandingan kulkas yang lain disana. Kalau misalnya memang tidak ada yang cocok, kita akan balik lagi ke electronic city untuk menjadikan pembeliannya. Sampai disana benar sa…

Ucapan Syukur Rumah sudah selesai renovasi

Dan 1 hari setelah acara ucapan syukur Mamah jadi Prof di bale binarum, dilanjut dengan ucapan syukur rumah kami yang sudah selesai di renovasi.
Kebetulan keluarga masih banyak yang belum pulang, jadi bisa ikut hadir di acara ini.







Terima kasih kepada Bapak dan Mamah yang sudah luar biasa support untuk terselesaikannya rumah ini. Terutama Bapak yang sudah menjadi kontraktor karena setiap hari harus bolak balik ke cimahpar untuk menengok progres rumah, membeli bahan apa yang kurang, membayar gaji tukang.

Bukan pekerjaan yang mudah untuk melakukan hal itu setiap hari selama 7 bulan. Apalagi menghadapi anak seperti aku yang "banyak maunya" dan sedikit-sedikit komplain, tapi untuk itu semua Bapak tidak pernah marah atau bersitegang denganku. Semua permintaanku diiyakan atau diminta dipikirkan lagi. Bahkan untuk hal-hal yang tidak aku pikirkan tapi ternyata sangat essensial, justru Bapak mendorong untuk direalisasikan. Terima kasih Bapak, semangatmu untuk menyenangkan anak akan sel…