Skip to main content

Ayat Hapalan


Aku buat jadwal saat teduh keluarga setidaknya 1x dalam 1 minggu.
Beberapa kali belakangan ini karena Fhea punya alkitab baru, dia sering request untuk saat teduh.

Mulai dari bulan Juni 2013, aku membuat ayat hapalan di setiap saat teduh. Ayat hapalan itu kita ambil kebanyakan dari Amsal dan Mazmur. Agar ayat hapalan itu mudah dihapal oleh semua (justru yang sering lupa itu bukan Fhea dan Reigo, tapi Papa dan Mama nya hehe), maka dibuatlah gerakannya.

Sampai hari ini sudah ada sekitar 6 ayat hapalan yang dihapal oleh kami, beserta dengan gerakannya.
Beberapa diantaranya:

  1. Anak yang bijak mendengarkan didikan ayahnya... (Amsal 13:1)
  2. Tangan yang lamban membuat miskin, tetapi tangan orang rajin menjadikan kaya. (Amsal 10:4)
  3. Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri. (Amsal 3:5)
  4. Mata Tuhan ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik. (Amsal 15:3)
  5. Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan. (Amsal 1:7a)
  6. Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. (Mazmur 23:1)
Anak-anak itu kalau disuruh menghapal ayatnya saja tidak akan mau. Tapi begitu diperkenalkan pada gerakannya, mereka semangat untuk mengikuti. Jadi memang mau tidak mau, aku sebagai orang tuanya harus menguras kreativitas membuat gerakan untuk setiap kata yang ada di dalam ayat hapalan...
Tidak terlalu harus kerja keras, karena beberapa gerakan bisa di ulang-ulang, yang penting mulai dari sekarang mereka sudah paham pentingnya ayat-ayat alkitab di dalam hidup mereka. 

Comments

Popular posts from this blog

Mesin Cuci Baru Samsung Bikin Listrik nge-Jepret

Beberapa waktu yang lalu saya beli mesin cuci baru di Hartono Elektronik. Merk Samsung, Front Loading, seri: WW85H5400EW.
Saat barang sampai, saya langsung coba pasang sendiri. Karena begitu lihat instruksinya sederhana, hanya melepas 4 baut yang mengunci saja, dan sudah langsung bisa digunakan. 
Masalahnya adalah: Listrik saya dayanya 1300 watt. Saat saya coba mencuci pakaian, saya nyalakan dan pilih mode mencucinya, berjalan lancar. Saya langsung pencet START. Mesin cuci pun mulai mengisi air dari air pam di rumah saya. Saat selesai mengisi air, listrik rumah langsung "nge-jepret". Saya naikkin lagi mcb-nya, dan mesin cuci start lagi. Jepret lagi. Sampai beberapa kali saya naikkin, baru mesin cuci bisa berjalan lancar. 
Keanehan ini pun saya analisa dan ujicoba: Pompa air: saya akhirnya pakai jalur air yang tidak menggunakan pompa air (langsung dari pam), untuk mengurangi konsumsi listrik. Tapi listrik tetap turun. AC: saya matikan ac dan lampu untuk mengurangi konsumsi list…

Pilih kulkas SHARP!

Minggu kemarin kami membeli kulkas baru. Prosesnya agak sedikit lucu, karena sebelumnya kita pergi ke electronic city di Botani Square untuk melihat-lihat saja. Setelah hampir 1 jam ngobrol2 dengan salesnya kita memutuskan beberapa merk dan tipenya yang menjadi pilihan. Ada 2 merk yang kita pilih, yaitu Samsung dan LG. Tipenya kurang lebih 400-450 liter.
Tapi entah kenapa saat itu kita lupa membawa kartu atm bni untuk melakukan debit pembayaran. Sementara bonus dari kantorpun belum turun, jadi dana di kartu atm mandiri masih kosong. Terpaksalah kita pulang dengan tangan hampa, terlebih barangpun memang indent kalau kita jadi pembelian. Kita sangat tertarik dengan diskon yang hampir 30% diadakan di toko itu, dan terakhir katanya hari itu pula.

Setelah pulang, kita sepakat jalan-jalan ke BellaNova, sekalian cari perbandingan kulkas yang lain disana. Kalau misalnya memang tidak ada yang cocok, kita akan balik lagi ke electronic city untuk menjadikan pembeliannya. Sampai disana benar sa…

Ucapan Syukur Rumah sudah selesai renovasi

Dan 1 hari setelah acara ucapan syukur Mamah jadi Prof di bale binarum, dilanjut dengan ucapan syukur rumah kami yang sudah selesai di renovasi.
Kebetulan keluarga masih banyak yang belum pulang, jadi bisa ikut hadir di acara ini.







Terima kasih kepada Bapak dan Mamah yang sudah luar biasa support untuk terselesaikannya rumah ini. Terutama Bapak yang sudah menjadi kontraktor karena setiap hari harus bolak balik ke cimahpar untuk menengok progres rumah, membeli bahan apa yang kurang, membayar gaji tukang.

Bukan pekerjaan yang mudah untuk melakukan hal itu setiap hari selama 7 bulan. Apalagi menghadapi anak seperti aku yang "banyak maunya" dan sedikit-sedikit komplain, tapi untuk itu semua Bapak tidak pernah marah atau bersitegang denganku. Semua permintaanku diiyakan atau diminta dipikirkan lagi. Bahkan untuk hal-hal yang tidak aku pikirkan tapi ternyata sangat essensial, justru Bapak mendorong untuk direalisasikan. Terima kasih Bapak, semangatmu untuk menyenangkan anak akan sel…