Skip to main content

Bioskop Cimahpar

Ternyata memang hobi Fhea itu nonton film. Minggu kemarin aku mengatur ulang ruangan kerjaku yang merupakan bagian dari walking closet, nyambung dengan kamar tidur. Awalnya kami (aku, fhea, reigo) nonton video clip dari coboy junior disitu, karena ada monitor yang cukup besar daripada tab. Mereka seneng banget. Tapi karena posisi monitor komputer yang biasa aku pakai recording itu aku taruh di atas meja, jadi mereka agak kurang nyaman untuk nonton.

Memang beberapa waktu yang lalu punya keinginan untuk membeli smart tv samsung, tapi belum kesampaian. Terus karena abis baca "kreatif sampai mati", jadi aku berpikir bagaimana mengatasi keterbatasan. Toh aku punya monitor LED yang cukup besar untuk recording, kenapa tidak memberdayakannya. Akhirnya aku taruh lah monitor itu ke bawah lantai, menghadap melebar ukuran kamar, sehingga tidak terlalu dekat dengan posisi menonton. Untuk sound system, aku menggunakan speaker monitor recordingku, ya toh suaranya sudah cukup bagus.

Akhirnya jadi juga yang kita (aku, fhea, reigo) bilang "Bioskop Cimahpar". Hahaha...walau ini bioskop cara nontonnya harus pakai bantal dan guling yang ditaruh di bawah untuk alas menonton. Tapi beruntung juga karena lantai dari kayu, jadi tidak terlalu dingin walau dengan posisi "ngampar".

Alhasil, hari sabtu minggu kemarin dihabiskan dengan Movies Marathon. Fhea sudah wanti-wanti bahwa dia mau menonton film Rapunzel lagi di bioskop cimahpar. Sabtu pagi, bahkan sebelum mereka melakukan apa-apa, Fhea dan Reigo sudah semangat golekan di bioskop cimahpar untuk menonton film Rapunzel. Lampu-lampu dimatikan, sinar matahari dihalangi oleh windows blind supaya tidak masuk ke kamar. Mereka benar-benar menghayati menonton film itu.

Aku usul karena Rapunzel sudah pernah ditonton 2x, sekali di bioskop cimahpar, dan sekali di disney channel,  bagaimana kalau menonton film Brave. Akhirnya walau dengan berat hati mereka setuju.
Dan benar, penolakan mereka (Fhea khususnya) hanya terjadi di awal saja. Setelah menonton sedikit dari film Brave, mulai enjoy dan mengikuti ceritanya. Sepanjang film, karena audionya bahasa inggris, Fhea bertanya terus apa yang dikatakan tokoh-tokoh dalam cerita, kadang aku sulit translatenya, karena lebih banyak Fhea yang bertanya daripada aku bisa mendengar suara filmnya (hahaha).

Selesai film Brave, aku putar film The Karate Kid. Sebenarnya Fhea pengen film Rapunzel lagi, dan bener-bener ngotot. Tapi kembali aku coba kasih opini lain, dengan sedikit memaksa. Aku pikir film ini bakal disukai oleh Reigo, karena ada adegan karate/ kungfunya. Tapi film sudah setengah jalan, Reigo cemberut dan menangis, karena dia takut banyak adegan berantemnya. Hahahaha, ternyata jagoanku ini yang suka kungfuin kakak dan mamahnya Rambo diluar, Rintho di dalam.

Karena The Karate Kid tidak ditonton sampai akhir, ganti film lagi.
Setelah gagak bujukanku ke Fhea, akhirnya film Rapunzel lagi diputar (ditonton untuk ke-3xnya).
Perjanjiannya bahwa setelah film ini akan tidur siang.

Bangun tidur siang, ada acara ulang tahun di Hoka-hoka Bento, ultah Davin. Sampai disana, ternyata salah hari, seharusnya besok. Dengan agak sebel kita pulang lagi, Mama minta maaf karena lupa. Akhirnya kita bertolak kembali ke rumah. Sampai di tengah jalan, aku teringat ternyata hari ini aku harus bawain PA Remaja di gereja. Hahaha, ternyata aku juga lupa. Alhasil ke gereja setelah beli KFC untuk makan malam.

Selesai dari gereja, pulang menuju rumah, Fhea kembali punya ide "gila" untuk kembali menonton. It was 20.30 am, dan dia masih mengeluarkan ide untuk menonton kembali film "Brave" di bioskop cimahpar. Hahahaha. Kontan saja Mamanya tidak setuju karena sudah terlalu malam. Tapi karena memang sudah hari liburnya, kita kabulkan saja permintaannya. Aku sendiri sebenarnya sudah mengantuk dan sempat tertidur beberapa kali saat menonton, tapi Fhea bener-bener semangat menonton film Brave tersebut sampai selesai jam 23.00. Glek!

Besoknya kegiatan cukup padat mulai dari pergi ke gereja - sekolah minggu - sermon gereja - tidur siang - ulang tahun Davin (kali ini ga salah) - ekalos. Pulang dari sana jam 21.00, dan Fhea kembali bilang mau nonton film. Aku pikir ok lah, dan mengusulkan nonton The Karate Kid karena tinggal setengah lagi, jadi selesainya tidak terlalu malam. Tapi Fhea tiba-tiba seperti kesamber geledek punya ide yang menurutnya lebih briliant yaitu film "Barbie - Perfect Christmas". Wakakakaka, akhirnya nonton deh film itu sampai selesai jam 22.30.

Dan untuk kedua hari itu menjelang tidur malam, Fhea benar-benar mengikuti aturan dengan 5 hal dahulu, berdoa sebelum tidur...dan meminta aku bercerita tentang film yang baru saja ditonton (dari awal sampai akhir). Zzzz...hahahaha, tapi aku benar-benar menikmati bercerita sampai dia akhirnya tertidur pulas.

Semoga suatu hari nanti saat kamu besar, kamu punya begitu banyak cerita baru yang kamu buat sendiri untuk dunia ini ya nak...

Comments

Popular posts from this blog

Pilih kulkas SHARP!

Minggu kemarin kami membeli kulkas baru. Prosesnya agak sedikit lucu, karena sebelumnya kita pergi ke electronic city di Botani Square untuk melihat-lihat saja. Setelah hampir 1 jam ngobrol2 dengan salesnya kita memutuskan beberapa merk dan tipenya yang menjadi pilihan. Ada 2 merk yang kita pilih, yaitu Samsung dan LG. Tipenya kurang lebih 400-450 liter.
Tapi entah kenapa saat itu kita lupa membawa kartu atm bni untuk melakukan debit pembayaran. Sementara bonus dari kantorpun belum turun, jadi dana di kartu atm mandiri masih kosong. Terpaksalah kita pulang dengan tangan hampa, terlebih barangpun memang indent kalau kita jadi pembelian. Kita sangat tertarik dengan diskon yang hampir 30% diadakan di toko itu, dan terakhir katanya hari itu pula.

Setelah pulang, kita sepakat jalan-jalan ke BellaNova, sekalian cari perbandingan kulkas yang lain disana. Kalau misalnya memang tidak ada yang cocok, kita akan balik lagi ke electronic city untuk menjadikan pembeliannya. Sampai disana benar sa…

Mesin Cuci Baru Samsung Bikin Listrik nge-Jepret

Beberapa waktu yang lalu saya beli mesin cuci baru di Hartono Elektronik. Merk Samsung, Front Loading, seri: WW85H5400EW.
Saat barang sampai, saya langsung coba pasang sendiri. Karena begitu lihat instruksinya sederhana, hanya melepas 4 baut yang mengunci saja, dan sudah langsung bisa digunakan. 
Masalahnya adalah: Listrik saya dayanya 1300 watt. Saat saya coba mencuci pakaian, saya nyalakan dan pilih mode mencucinya, berjalan lancar. Saya langsung pencet START. Mesin cuci pun mulai mengisi air dari air pam di rumah saya. Saat selesai mengisi air, listrik rumah langsung "nge-jepret". Saya naikkin lagi mcb-nya, dan mesin cuci start lagi. Jepret lagi. Sampai beberapa kali saya naikkin, baru mesin cuci bisa berjalan lancar. 
Keanehan ini pun saya analisa dan ujicoba: Pompa air: saya akhirnya pakai jalur air yang tidak menggunakan pompa air (langsung dari pam), untuk mengurangi konsumsi listrik. Tapi listrik tetap turun. AC: saya matikan ac dan lampu untuk mengurangi konsumsi list…

KECEWA dengan BIGTV !

Sekitar sebulan yang lalu saya mencoba pasang bigtv karena katanya lebih murah dan pilihan channel lebih banyak dalam satu paket.
Di rumah sebenarnya sudah langganan indovision dan berjalan dengan baik. Tapi karena ingin membandingkan, ingin mencoba yang baru, dan kalau memang bagus akan mengganti yang lama dengan yang lebih bagus, maka akhirnya saya coba berlangganan bigtv.

AWALNYA SUDAH KURANG BAGUS, TEKNISI AMATIR.
Teknisi yang datang untuk proses instalasi sudah bermasalah dari awalnya. Proses cabling tidak berjalan baik, sehingga siaran tidak dapat ditangkap dalam sekali instalasi. Besoknya teknisinya datang lagi dengan membawa seniornya, dan akhirnya siaran dapat berjalan baik (walaupun sinyal kecil sekali). Kabel coaxial di rumah saya sebenarnya sudah ditanam duluan saat proses renovasi rumah, sehingga tidak perlu penarikan kabel baru ke dalam rumah, hanya tinggal menyambung di atas. Adapun proses instalasi adalah di kamar saya dan sudah ada kabel instalasinya. Teknisi pada awa…