Skip to main content

Piano.

Akhirnya hari ini rencana datang piano sebagai hadiah buat istri.
Dari dulu impiannya adalah memiliki piano (bukan keyboard) di rumah, bermain piano, mengajarkan anak-anak bermain piano, dan memainkan musik di rumah bersama-sama.

Dan hari ini impian itu menjadi kenyataan. Terima kasih Tuhan.

Sedikit cerita mengenai pembelian piano ini, perjalanan yang lumayan panjang dalam membeli piano ini. Pilihannya cukup banyak dan variatif.
Dulu aku saat belum menikah sudah membeli keyboard Roland EXR-3.
Dulu istriku pun saat belum menikah sudah membeli keyboard Roland model lama lupa modelnya (katanya beli 2nd).

Akhirnya saat kami menikah, alhasil ada 2 keyboard di rumah. Karena ruangan rumah sempit, jadi diputuskan untuk menjual salah satunya. Kebetulan ada saudara yang mau beli. Keyboard itu pun terjual cukup lumayan harganya sekitar 1.5jt, walau dengan cicilan.
Kami memainkan exr-3 dengan agak setengah hati, karena memang keyboard ini agak minim dan terbatas untuk memainkan lagu. Disamping tuts nya memang keyboard, dan juga pilihan stylenya tidak terlalu banyak, keyboard ini jarang dimainkan, walau cukup berjasa juga dalam membuat beberapa ide lagu.


Entah bagaimana, istriku selalu berujar bahwa dia tetap mengimpikan punya piano yang bagus di rumah, supaya Fhea dan Reigo (anak-anakku) bisa menjadi pemain piano yang handal. Sedikit aku agak curiga bahwa dia punya "tabungan rahasia" untuk mewujudkan mimpinya ini.
Kemudian kami membangun rumah, otomatis tabungan habis ludes tertelan bumi hehe. Semua tabungan dialokasikan untuk pembangunan rumah. Begitu kami ingin membuat lantai kayu untuk kamar utama, uang kami habis, sementara kalau ditunda, berarti akan lebih lama lagi pembangunan rumahnya.
Akhirnya istriku bilang, ya sudah diambil saja dulu dari tabungan piano. Hehehe, aku suprise dia benar-benar punya tabungan untuk piano.

Pembangunan rumah selesai, sedikit-sedikit kami sudah mulai punya tabungan.
Kami sama-sama ke PIM2 nuansa musik yamaha, untuk survey. Ada Arius dan Clavinova untuk piano elektrik. Diskusi juga cukup alot, karena aku pikir tidak perlu yang bagus dulu lah, toh masih awal-awal. Agak sedikit kontradiktif sih dengan sifatku yang biasanya pengen langsung bagus, hehehe mungkin karena bukan aku yg sering pakai ya. Egois juga nih.
Hari itu berakhir dengan keputusan menggantung dan akhirnya tidak jadi beli piano, karena ongkos kirim juga sampai 1/2 juta, ditunda sambil melihat di bogor.

Suatu hari yang indah, on a fine day...
Aku makan siang di PIM1. Istriku bbm bahwa dia pengen banget ada piano di rumah. Akhirnya aku menyempatkan berjalan ke PIM2, balik lagi ke nuansa musik. Aku bilang Arius saja ya, kan lebih murah dan sudah bagus juga. Hati kecilku sebenarnya pengen clavinova. Istriku di seberang telepon bilang bahwa dia sebenarnya pengen banget clavinova. Hehehe, kok bisa match ya dengan hati kecilku.

Akhirnya aku bilang, ambil Arius saja, karena Clavinova juga indent 1 bulan. Kalau Arius hari besoknya langsung bisa diantar. Ok lah kata istriku.

Begitu ngobrol dengan salesya Mas Idham, aku putuskan mengambil Clavinova juga akhirnya. Hehehe...
Model piano yang kubeli:
Yamaha Clavinova CVP-601






"In our home, let us hear music, VOice OF HEAven, so He REIGn abOVE all praiseS.
Enjoy the present, hun. Love you so much. "






Comments

Popular posts from this blog

Pilih kulkas SHARP!

Minggu kemarin kami membeli kulkas baru. Prosesnya agak sedikit lucu, karena sebelumnya kita pergi ke electronic city di Botani Square untuk melihat-lihat saja. Setelah hampir 1 jam ngobrol2 dengan salesnya kita memutuskan beberapa merk dan tipenya yang menjadi pilihan. Ada 2 merk yang kita pilih, yaitu Samsung dan LG. Tipenya kurang lebih 400-450 liter.
Tapi entah kenapa saat itu kita lupa membawa kartu atm bni untuk melakukan debit pembayaran. Sementara bonus dari kantorpun belum turun, jadi dana di kartu atm mandiri masih kosong. Terpaksalah kita pulang dengan tangan hampa, terlebih barangpun memang indent kalau kita jadi pembelian. Kita sangat tertarik dengan diskon yang hampir 30% diadakan di toko itu, dan terakhir katanya hari itu pula.

Setelah pulang, kita sepakat jalan-jalan ke BellaNova, sekalian cari perbandingan kulkas yang lain disana. Kalau misalnya memang tidak ada yang cocok, kita akan balik lagi ke electronic city untuk menjadikan pembeliannya. Sampai disana benar sa…

KECEWA dengan BIGTV !

Sekitar sebulan yang lalu saya mencoba pasang bigtv karena katanya lebih murah dan pilihan channel lebih banyak dalam satu paket.
Di rumah sebenarnya sudah langganan indovision dan berjalan dengan baik. Tapi karena ingin membandingkan, ingin mencoba yang baru, dan kalau memang bagus akan mengganti yang lama dengan yang lebih bagus, maka akhirnya saya coba berlangganan bigtv.

AWALNYA SUDAH KURANG BAGUS, TEKNISI AMATIR.
Teknisi yang datang untuk proses instalasi sudah bermasalah dari awalnya. Proses cabling tidak berjalan baik, sehingga siaran tidak dapat ditangkap dalam sekali instalasi. Besoknya teknisinya datang lagi dengan membawa seniornya, dan akhirnya siaran dapat berjalan baik (walaupun sinyal kecil sekali). Kabel coaxial di rumah saya sebenarnya sudah ditanam duluan saat proses renovasi rumah, sehingga tidak perlu penarikan kabel baru ke dalam rumah, hanya tinggal menyambung di atas. Adapun proses instalasi adalah di kamar saya dan sudah ada kabel instalasinya. Teknisi pada awa…

Mesin Cuci Baru Samsung Bikin Listrik nge-Jepret

Beberapa waktu yang lalu saya beli mesin cuci baru di Hartono Elektronik. Merk Samsung, Front Loading, seri: WW85H5400EW.
Saat barang sampai, saya langsung coba pasang sendiri. Karena begitu lihat instruksinya sederhana, hanya melepas 4 baut yang mengunci saja, dan sudah langsung bisa digunakan. 
Masalahnya adalah: Listrik saya dayanya 1300 watt. Saat saya coba mencuci pakaian, saya nyalakan dan pilih mode mencucinya, berjalan lancar. Saya langsung pencet START. Mesin cuci pun mulai mengisi air dari air pam di rumah saya. Saat selesai mengisi air, listrik rumah langsung "nge-jepret". Saya naikkin lagi mcb-nya, dan mesin cuci start lagi. Jepret lagi. Sampai beberapa kali saya naikkin, baru mesin cuci bisa berjalan lancar. 
Keanehan ini pun saya analisa dan ujicoba: Pompa air: saya akhirnya pakai jalur air yang tidak menggunakan pompa air (langsung dari pam), untuk mengurangi konsumsi listrik. Tapi listrik tetap turun. AC: saya matikan ac dan lampu untuk mengurangi konsumsi list…