Skip to main content

My Mom is a Professor!

And now officialy my mom is a professor!

Perjalanan yang sangat panjang ditempuh, mulai dari akademi keperawatan sampai dengan Guru Besar di Universitas Indonesia.

Aku anak yang sangat bangga dan menikmati semua proses ini dengan mata kepala sendiri, tidaklah mudah, tapi ternyata bisa dilalui dan dimenangkan.

Mamah selalu bilang bahwa hidup ini bukanlah untuk kaya (materi), karena semua itu bisa hilang dalam sekejap. Mamah selalu menekankan pendidikan selalu menjadi bekal utama dalam menjalani kehidupan, memenangkan perjuangan di dalam hidup, dan terlebih lagi pendidikan sebagai sarana untuk memberkati banyak orang.

"Life that has a meaning for others", itu tema acara pengukuhan dan ucapan syukur Mamah menjadi profesor.
Semua rangkaian acara berjalan lancar, mulai dari acara pengukuhan di UI 27 Maret 2013. Pidato Mamah pun berjalan baik dan mengena, semua proses tersampaikan dengan baik dan pesan-pesan pun aku rasa termaknai oleh semua yang hadir. Seluruh anggota keluarga dan undangan kurang lebih hadir, baik yang dari kutambelin, bandung, kalimantan, medan, bogor. Para besan dan menantu pun hadir bersama-sama di event yang spesial tersebut.
Cucu-cucu pun semua hadir, total ada 6 orang cucu: Jesarin Beatrice Kembaren, Timothy Eriel Ginting, Kimberly Angelina Kembaren, Voofhea Chiara Kembaren, Renate Callysta Ginting, dan Reigoves Kembaren.
Tugasku untuk membuat video slide show perjalan hidup Mamah yang dibagi 3 bagian yaitu Keluarga, Karir, dan Pengabdian Masyarakat pun dapat terselesaikan walaupun (teteub) last minute hehe. Slideshow dengan durasi 15 menit itu hampir selama 2 jam diputar terus-menerus sambil menunggu audience berdatangan dan acara dimulai. Worthed!

Acara pengucapan syukur di tanggal 29 Maret 2013 di bale binarum pun berjalan baik. Gerimis dan macet sedikit. Keluargaku lewat jalan belakang katulampa untuk menghindari macet, dan untungnya sampai 1 jam sebelum acara dan sempat latihan nyanyi dulu bareng keluarga dan pemain band. Tugasku dan istri menjadi worship leader di kebaktian pun berjalan baik, walau persiapannya minim sekali. Pemain band (ria, sem, ryan) pun bermain dengan (seperti biasa) luar biasa. MC Pembukaan oleh Abang Ago dan Kak Indri, dan MC Perayaan Bella dan Erik pun berjalan dengan lancar.
Video cucu-cucu tentang kata mereka mengenai Profesor pun bisa ditayangkan dan berkesan bagi yang hadir karena cukup lucu dan polos. Disitu semua cucu-cucu mengungkapkan apa arti profesor, cita-cita mereka, dan ucapan selamatnya kepada neneknya (Ribu) karena sudah mendapat gelar Profesor. Video ini berdurasi 7 menit sampai diputar 2x.


Slideshow perjalanan hidup agak sedikit kelamaan, karena aku tambahkan foto-foto saat pengukuhan di UI. Jadi ada saat audience sudah tepuk tangan dikira videonya sudah berakhir, tapi ternyata belum hehehe. Semoga tidak terlalu membosankan.
Nyanyian keluarga menyanyikan lagu ciptaanku "Selamanya Ku Kan Tertawa" pun ok, walau anak-anak ada juga yang bernyanyi sambil menghadap ke dinding belakang karena ada sinar dari proyektor.
Nyanyian cucu-cucu lagu ciptaanku juga "Tuhan Yesus Baik" seru, karena anak-anak benar-benar all out nyanyinya hehe.
Kemudian harus ada beberapa skip acara karena sudah menjelang acara makan, sehingga nyanyian anak-anak (Bang Ago, Itor, Bella) dimundurkan saat acara sudah selesai. Tapi kami tetap jadi bernyanyi, walau aku sambil gendong Reigo yang tertidur. Lantunan lagu "Bunda" pun terdengar, aku sedikit improvisasi 'sok-sok an seperti Glenn Fredly' hahaha dengan suara yang 1 oktaf di atasnya. Ada beberapa orang yg berkomentar sih katanya keren, tapi who knows kalau mereka bercanda wakakaka.

Rangkaian acara sudah terlewati dengan cukup baik. Semua keluarga pun senang. Semoga semakin panjang umur ya Pak Mah, we love you so much!



Comments

Popular posts from this blog

Mesin Cuci Baru Samsung Bikin Listrik nge-Jepret

Beberapa waktu yang lalu saya beli mesin cuci baru di Hartono Elektronik. Merk Samsung, Front Loading, seri: WW85H5400EW.
Saat barang sampai, saya langsung coba pasang sendiri. Karena begitu lihat instruksinya sederhana, hanya melepas 4 baut yang mengunci saja, dan sudah langsung bisa digunakan. 
Masalahnya adalah: Listrik saya dayanya 1300 watt. Saat saya coba mencuci pakaian, saya nyalakan dan pilih mode mencucinya, berjalan lancar. Saya langsung pencet START. Mesin cuci pun mulai mengisi air dari air pam di rumah saya. Saat selesai mengisi air, listrik rumah langsung "nge-jepret". Saya naikkin lagi mcb-nya, dan mesin cuci start lagi. Jepret lagi. Sampai beberapa kali saya naikkin, baru mesin cuci bisa berjalan lancar. 
Keanehan ini pun saya analisa dan ujicoba: Pompa air: saya akhirnya pakai jalur air yang tidak menggunakan pompa air (langsung dari pam), untuk mengurangi konsumsi listrik. Tapi listrik tetap turun. AC: saya matikan ac dan lampu untuk mengurangi konsumsi list…

Pilih kulkas SHARP!

Minggu kemarin kami membeli kulkas baru. Prosesnya agak sedikit lucu, karena sebelumnya kita pergi ke electronic city di Botani Square untuk melihat-lihat saja. Setelah hampir 1 jam ngobrol2 dengan salesnya kita memutuskan beberapa merk dan tipenya yang menjadi pilihan. Ada 2 merk yang kita pilih, yaitu Samsung dan LG. Tipenya kurang lebih 400-450 liter.
Tapi entah kenapa saat itu kita lupa membawa kartu atm bni untuk melakukan debit pembayaran. Sementara bonus dari kantorpun belum turun, jadi dana di kartu atm mandiri masih kosong. Terpaksalah kita pulang dengan tangan hampa, terlebih barangpun memang indent kalau kita jadi pembelian. Kita sangat tertarik dengan diskon yang hampir 30% diadakan di toko itu, dan terakhir katanya hari itu pula.

Setelah pulang, kita sepakat jalan-jalan ke BellaNova, sekalian cari perbandingan kulkas yang lain disana. Kalau misalnya memang tidak ada yang cocok, kita akan balik lagi ke electronic city untuk menjadikan pembeliannya. Sampai disana benar sa…

Ucapan Syukur Rumah sudah selesai renovasi

Dan 1 hari setelah acara ucapan syukur Mamah jadi Prof di bale binarum, dilanjut dengan ucapan syukur rumah kami yang sudah selesai di renovasi.
Kebetulan keluarga masih banyak yang belum pulang, jadi bisa ikut hadir di acara ini.







Terima kasih kepada Bapak dan Mamah yang sudah luar biasa support untuk terselesaikannya rumah ini. Terutama Bapak yang sudah menjadi kontraktor karena setiap hari harus bolak balik ke cimahpar untuk menengok progres rumah, membeli bahan apa yang kurang, membayar gaji tukang.

Bukan pekerjaan yang mudah untuk melakukan hal itu setiap hari selama 7 bulan. Apalagi menghadapi anak seperti aku yang "banyak maunya" dan sedikit-sedikit komplain, tapi untuk itu semua Bapak tidak pernah marah atau bersitegang denganku. Semua permintaanku diiyakan atau diminta dipikirkan lagi. Bahkan untuk hal-hal yang tidak aku pikirkan tapi ternyata sangat essensial, justru Bapak mendorong untuk direalisasikan. Terima kasih Bapak, semangatmu untuk menyenangkan anak akan sel…