Skip to main content

Jangan Pasung Penderita Ganguan Jiwa

 http://www.jurnas.com/halaman/15/2013-03-10/236483
Budi Anna Keliat
Jangan Pasung Penderita Ganguan Jiwa
Jurnal Nasional | Minggu, 10 Mar 2013
Yogyo Susaptoyono
Guru Besar Kelompok Keperawatan Jiwa dari Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, Prof. Dr. Budi Anna Keliat, SKp, MAppSc, mengharapkan Indonesia bisa terbebas dari praktik pemasungan terhadap penderita gangguan kejiwaan.

"Saat ini jumlah pemasungan itu estimasinya mencapai 18.000 di seluruh Indonesia. Saya mengharapkan Indonesia bisa bebas dari praktik pasung," kata Budi Anna Keliat di Jakarta, Jumat.

Dia menjelaskan umumnya tindakan pemasungan terhadap penderita gangguan kejiwaan dilakukan oleh pihak keluarga, karena mendapat desakan dari para tetangga. Hal tersebut terpaksa dilakukan karena keberadaan penderita gangguan kejiwaan dianggap telah meresahkan.

Budi Anna yang pernah menjadi perawat di salah satu rumah sakit jiwa di Bogor itu menegaskan bahwa penderita gangguan kejiwaan tidak perlu mendapat tindak pemasungan, sebab gangguan kejiwaannya bisa disembuhkan.

"Pascabencana tsunami Aceh terdapat 200 penderita gangguan kejiwaan yang dipasung. Kami berhasil menyembuhkan sebanyak 60 persennya. Jadi gangguan kejiwaan ini memang bisa disembuhkan," ujar dia.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa di ibukota DKI Jakarta sendiri praktik pasung masih terjadi. Dia mengharapkan Jakarta bisa terbebas dari praktik pemasungan tahun ini.

"Jangan mengira Jakarta sudah bebas pasung. Saya sangat mengharapkan praktik pasung ini tidak terjadi lagi, jangan hanya slogan-slogan saja, tapi mari kita didik masyarakat," ujar Budi Anna yang kerap melakukan aksi pelepasan pasung terhadap penderita gangguan kejiwaan itu.

Budi Anna mengatakan bertahun-tahun dirinya menjalani profesi sebagai seorang perawat kejiwaan, belum pernah ada satu pun penderita gangguan kejiwaan yang memukulnya. Menurut dia dengan penanganan dan pendekatan yang tepat penderita gangguan kejiwaan dapat disembuhkan dengan cepat.

"Harus dengan pendekatan kepedulian dan kasih sayang. Oleh karena itu keberadaan perawat yang paham dan profesional menangani gangguan kejiwaan sangat penting terutama di puskesmas," kata dia.

Dia mengatakan jika masyarakat memiliki anggota keluarga yang menderita gangguan kejiwaan dengan ciri-ciri antara lain marah tanpa sebab, berbicara dan tersenyum sendiri serta senang memakai pakaian yang lusuh dan kotor, maka sebaiknya segera membawanya ke rumah sakit jiwa untuk mendapatkan penanganan kejiwaan yang tepat.

Penderita gangguan kejiwaan itu harus diberikan pelatihan seperti mengendalikan emosi, melatih fisik untuk menyalurkan emosinya serta diberikan terapi obat. Tidak bisa hanya mengandalkan obat saja," kata dia. (Yogyo/Ant)

Comments

Popular posts from this blog

Mesin Cuci Baru Samsung Bikin Listrik nge-Jepret

Beberapa waktu yang lalu saya beli mesin cuci baru di Hartono Elektronik. Merk Samsung, Front Loading, seri: WW85H5400EW.
Saat barang sampai, saya langsung coba pasang sendiri. Karena begitu lihat instruksinya sederhana, hanya melepas 4 baut yang mengunci saja, dan sudah langsung bisa digunakan. 
Masalahnya adalah: Listrik saya dayanya 1300 watt. Saat saya coba mencuci pakaian, saya nyalakan dan pilih mode mencucinya, berjalan lancar. Saya langsung pencet START. Mesin cuci pun mulai mengisi air dari air pam di rumah saya. Saat selesai mengisi air, listrik rumah langsung "nge-jepret". Saya naikkin lagi mcb-nya, dan mesin cuci start lagi. Jepret lagi. Sampai beberapa kali saya naikkin, baru mesin cuci bisa berjalan lancar. 
Keanehan ini pun saya analisa dan ujicoba: Pompa air: saya akhirnya pakai jalur air yang tidak menggunakan pompa air (langsung dari pam), untuk mengurangi konsumsi listrik. Tapi listrik tetap turun. AC: saya matikan ac dan lampu untuk mengurangi konsumsi list…

Pilih kulkas SHARP!

Minggu kemarin kami membeli kulkas baru. Prosesnya agak sedikit lucu, karena sebelumnya kita pergi ke electronic city di Botani Square untuk melihat-lihat saja. Setelah hampir 1 jam ngobrol2 dengan salesnya kita memutuskan beberapa merk dan tipenya yang menjadi pilihan. Ada 2 merk yang kita pilih, yaitu Samsung dan LG. Tipenya kurang lebih 400-450 liter.
Tapi entah kenapa saat itu kita lupa membawa kartu atm bni untuk melakukan debit pembayaran. Sementara bonus dari kantorpun belum turun, jadi dana di kartu atm mandiri masih kosong. Terpaksalah kita pulang dengan tangan hampa, terlebih barangpun memang indent kalau kita jadi pembelian. Kita sangat tertarik dengan diskon yang hampir 30% diadakan di toko itu, dan terakhir katanya hari itu pula.

Setelah pulang, kita sepakat jalan-jalan ke BellaNova, sekalian cari perbandingan kulkas yang lain disana. Kalau misalnya memang tidak ada yang cocok, kita akan balik lagi ke electronic city untuk menjadikan pembeliannya. Sampai disana benar sa…

Ucapan Syukur Rumah sudah selesai renovasi

Dan 1 hari setelah acara ucapan syukur Mamah jadi Prof di bale binarum, dilanjut dengan ucapan syukur rumah kami yang sudah selesai di renovasi.
Kebetulan keluarga masih banyak yang belum pulang, jadi bisa ikut hadir di acara ini.







Terima kasih kepada Bapak dan Mamah yang sudah luar biasa support untuk terselesaikannya rumah ini. Terutama Bapak yang sudah menjadi kontraktor karena setiap hari harus bolak balik ke cimahpar untuk menengok progres rumah, membeli bahan apa yang kurang, membayar gaji tukang.

Bukan pekerjaan yang mudah untuk melakukan hal itu setiap hari selama 7 bulan. Apalagi menghadapi anak seperti aku yang "banyak maunya" dan sedikit-sedikit komplain, tapi untuk itu semua Bapak tidak pernah marah atau bersitegang denganku. Semua permintaanku diiyakan atau diminta dipikirkan lagi. Bahkan untuk hal-hal yang tidak aku pikirkan tapi ternyata sangat essensial, justru Bapak mendorong untuk direalisasikan. Terima kasih Bapak, semangatmu untuk menyenangkan anak akan sel…