Skip to main content

SaTe

SaTe disini bukan sate padang atau madura. SaTe yang kumaksud adalah singkatan dari saat teduh. Saat teduh artinya waktu tenang yang diisi dengan urutan acara seperti bernyanyi, berdoa, baca firman Tuhan, berdoa. Rangkaian acara itu dilakukan tujuan utamanya untuk menikmati waktu-waktu indah bersama dengan Tuhan.
Bagiku, istilah sate ini sudah populer dari kecil, karena dulu bapak , mamah sudah memberlakukan saat teduh keluarga sejak kami masih kecil. Sekolah minggu pun selalu mengingatkan untuk aaat teduh secara baik.
Sudah 2 hari ini di rumah mulai rutin sate keluarga. Biasanya kami kalau malam rutinitasnya hanya berdoa malam bersama setelah anak-anak melakukan 5 hal (akan dijelaskan di posting berikutnya). Sempat memang saat libur kami melakukan sate. Tapi kemarin lusa itu sepertinya momentum dimana kami akhirnya melakukan sate aecara rutin. Awalnya aku mengajak anak-anak untuk sate, kebetulan ada 2 alkitab, jd fhea dan reigo pegang masing-masing. Setelah itu fhea pun jadi terkonsep bahwa doa malam sudah berubah menjadi sate. Good!
Alhasil kemarin malam jg kami sate keluarga sebelum tidur. Itu atas usul fhea, yg bergegas mengambil alkitab tanpa disuruh. Padahl reigo sudah dalam posisi ngantk dan siap tidur hehe. Akhirnya melihat alkitab dia pun jadi semangat lagi.
Kalau hari pertama kami dapat firman Tuhan tentang Tuhan adalah gembala yg baik, pas banget saat kami kesulitan mencari pembeti, kemarin kami dapat firman tentang pengharapan, yg juga pas banget dgn kondisi finansial yg bulan ini cukup tipis, tapi cukup.
Fhea kalau udh waktunya berdoa, dia yg lgsg pimpin, termasuk mendoakan rejeki papa mamanya supaya cukup beli kopi tukang. Hehehe
Ku bersyukur buat keluargaku Tuhan. Engkau baik!

Comments

Popular posts from this blog

Mesin Cuci Baru Samsung Bikin Listrik nge-Jepret

Beberapa waktu yang lalu saya beli mesin cuci baru di Hartono Elektronik. Merk Samsung, Front Loading, seri: WW85H5400EW.
Saat barang sampai, saya langsung coba pasang sendiri. Karena begitu lihat instruksinya sederhana, hanya melepas 4 baut yang mengunci saja, dan sudah langsung bisa digunakan. 
Masalahnya adalah: Listrik saya dayanya 1300 watt. Saat saya coba mencuci pakaian, saya nyalakan dan pilih mode mencucinya, berjalan lancar. Saya langsung pencet START. Mesin cuci pun mulai mengisi air dari air pam di rumah saya. Saat selesai mengisi air, listrik rumah langsung "nge-jepret". Saya naikkin lagi mcb-nya, dan mesin cuci start lagi. Jepret lagi. Sampai beberapa kali saya naikkin, baru mesin cuci bisa berjalan lancar. 
Keanehan ini pun saya analisa dan ujicoba: Pompa air: saya akhirnya pakai jalur air yang tidak menggunakan pompa air (langsung dari pam), untuk mengurangi konsumsi listrik. Tapi listrik tetap turun. AC: saya matikan ac dan lampu untuk mengurangi konsumsi list…

Pilih kulkas SHARP!

Minggu kemarin kami membeli kulkas baru. Prosesnya agak sedikit lucu, karena sebelumnya kita pergi ke electronic city di Botani Square untuk melihat-lihat saja. Setelah hampir 1 jam ngobrol2 dengan salesnya kita memutuskan beberapa merk dan tipenya yang menjadi pilihan. Ada 2 merk yang kita pilih, yaitu Samsung dan LG. Tipenya kurang lebih 400-450 liter.
Tapi entah kenapa saat itu kita lupa membawa kartu atm bni untuk melakukan debit pembayaran. Sementara bonus dari kantorpun belum turun, jadi dana di kartu atm mandiri masih kosong. Terpaksalah kita pulang dengan tangan hampa, terlebih barangpun memang indent kalau kita jadi pembelian. Kita sangat tertarik dengan diskon yang hampir 30% diadakan di toko itu, dan terakhir katanya hari itu pula.

Setelah pulang, kita sepakat jalan-jalan ke BellaNova, sekalian cari perbandingan kulkas yang lain disana. Kalau misalnya memang tidak ada yang cocok, kita akan balik lagi ke electronic city untuk menjadikan pembeliannya. Sampai disana benar sa…

Ucapan Syukur Rumah sudah selesai renovasi

Dan 1 hari setelah acara ucapan syukur Mamah jadi Prof di bale binarum, dilanjut dengan ucapan syukur rumah kami yang sudah selesai di renovasi.
Kebetulan keluarga masih banyak yang belum pulang, jadi bisa ikut hadir di acara ini.







Terima kasih kepada Bapak dan Mamah yang sudah luar biasa support untuk terselesaikannya rumah ini. Terutama Bapak yang sudah menjadi kontraktor karena setiap hari harus bolak balik ke cimahpar untuk menengok progres rumah, membeli bahan apa yang kurang, membayar gaji tukang.

Bukan pekerjaan yang mudah untuk melakukan hal itu setiap hari selama 7 bulan. Apalagi menghadapi anak seperti aku yang "banyak maunya" dan sedikit-sedikit komplain, tapi untuk itu semua Bapak tidak pernah marah atau bersitegang denganku. Semua permintaanku diiyakan atau diminta dipikirkan lagi. Bahkan untuk hal-hal yang tidak aku pikirkan tapi ternyata sangat essensial, justru Bapak mendorong untuk direalisasikan. Terima kasih Bapak, semangatmu untuk menyenangkan anak akan sel…