Skip to main content

Posts

Showing posts from December, 2012

Happy birthday 2nd, Reigoves Kembaren

Selamat ulang tahun anakku Reigoves Kembaren
Sudah 2 tahun umurmu.

Bicaramu sudah mulai lancar
Kamu anak yang suka bermain
Terutama permainan tab atau ipad
Kalau sudah menyentuh barang itu, engkau seperti punya dunia sendiri
Persis seperti Papamu :)
Saat kamu dewasa, cobalah untuk menguasai dunia itu, jangan dikuasai

Keberanianmu sebagai laki-laki mulai terlihat
Kakakmu pun agak segan untuk merebut sesuatu darimu
Tapi tak jarang engkau dengan ramah berbagi dengan kakakmu
Semoga engkau bisa lebih menguasai emosimu lagi

Sering dalam saat-saat diam, kamu bernyanyi sendiri
Lagu-lagu yang sering tidak disangka-sangka
Kamu senandungkan dengan baik
Nada-nada sudah terpola, walau kata-kata masih dikira-kira

Reigoves Kembaren
Doa Papa, supaya kamu menjadi anak yang pintar dan baik
Menjadi anak yang penurut dengan orang tua
Sayang Papa, Mama, dan Kakak
Sayang sama Tuhan Yesus

And let Jesus Reign Above All Praises in your life.


Fhea dan Reigo, serta Mamanya ke Medan

Pagi ini penuh dengan rasa hampa.
Fhea, Reigo, dan Mamanya berangkat ke medan sore nanti.
Dan hari ini aku harus berangkat ke kantor.
Jadi pagi tadi perpisahan dengan Fhea dan Mamanya (Reigo belum bangun).

Cukup sedih dan terasa hampa keberangkatanku ke kantor.

Aku ingat sekitar seminggu sebelumnya, aku coba menceritakan ke Fhea sebelum dia tidur bahwa aku tidak ikut berangkat ke medan bersama dengan mereka. Fhea langsung nangis dan memelukku erat. Aku kira dia sedih karena dia merasa harus ditemani oleh Papanya saat liburan ke medan. Ternyata bukan.

Fhea bilang kira-kira begini: ,
"Kasihan Papa, sendirian di rumah. Fhea, Reigo, dan Mama tidak ada."
"Nanti kalau Papa mau berenang, sama siapa dong?"
"Kalau malam gelap semua, Papa kasian nanti sendirian..."

Ternyata Fhea justru sedih karena merasa seharusnya dia bisa menemani Papanya supaya tidak sendirian di rumah karena tidak ikut ke medan.

Hal ini juga pernah terjadi saat aku hendak mengajak dia pergi me…

Km 1 di pom bensin

Pagi ini diawali dengan kepanikan sekaligus mujizat.
Km di dashboard saat mau berangkat kantor memperlihatkan tinggal puluhan kilometer.
Mulai dag dig dug, pom bensin terdekat adalah di sentul city. Aku harus bisa mencapai ke sana sebelum bensin habis.

Panik!
Km 5 aku tiba di green valley. O man, harus ngebut!

Km 3 aku sampai di belokan gapura sentul city.
Aduh keburu ga ya. Kalo ga keburu aku mungkin harus mendorong mobil.
Pas dibelokan itu, ada mobil yang melambat di jalur kanan. Aku langsung salip dari jalur kiri.
Sudah bener-bener panik!

Begitu jalanan lurus, aku langsung memacu mobil.
2km lagi. Mataku terpaku pada indikator bensin yang menyala, tanda sudah mau habis.

Langsung aku belok kiri ke pom bensin.
Ciiiitttt....
Persis 1km aku parkir di pom bensin.
Kumatikan mesin, buka pintu dan bilang: "Isi full ya."

Fiuh.
Mujizat di pagi ini.

Happy 4th birthday Voofhea Chiara Kembaren

Selamat ulang tahun anakku tercinta, Voofhea Chiara Kembaren.
Usiamu kini 4 tahun
Ah, tak terasanya waktu
Tak perlu sudah berapa kali matahari terbit dan terbenam
Karena kunikmati setiap saat bersamamu

Maaf jika Papa sering tidak ada
Sampai-sampai kamu berujar "Papa yang rajin bekerja, untuk cari uang"

Maaf jika Papa sering tegas saat kamu salah
Dan mendudukkanmu di sudut kamar untuk disiplin
Sambil kamu menangis, Papa jelaskan apa kesalahanmu dan kamu harus jawab dengan "Iya Papa"
Di setiap ujung kejadian itu, Papa mengajak kamu berdoa dan memelukmu bilang "Maafin Papa, Papa sayang Fhea"

Maaf kalau selama 4 tahun ini Papa sering lebih sibuk dengan gadget
Kadang tidak sadar, sudah pulang ke rumah tapi tetap sibuk ngetik di blackberry
Kadang terlupa, sudah sampai rumahpun tetap sibuk dengan email urusan kantor
Kadang lupa daratan, Papa menghabiskan waktu di kamar mandi sambil bermain games di tab
Kadang tidak ingat, setiap di rumah disambut dengan prince…

Rock of Ages

(taken from Manifest - Our Prayer)Rock of Ages, cleft for me, let me hide myself in thee; let the water and the blood, from thy wounded side which flowed, be of sin the double cure; save from wrath and make me pure. Not the labors of my hands can fulfill thy law's commands; could my zeal no respite know, could my tears forever flow, all for sin could not atone; thou must save, and thou alone. Nothing in my hand I bring, simply to the cross I cling; naked, come to thee for dress; helpless, look to thee for grace; foul, I to the fountain fly; wash me, Savior, or I die. While I draw this fleeting breath, when mine eyes shall close in death, when I soar to worlds unknown, see thee on thy judgment throne, Rock of Ages, cleft for me, let me hide myself in thee. *really song of the day, between uncircumstances...You always a cleft for me, a place to hide myselfYou always be a place that keep me safe. Thank you, Lord Jesus.

Mujizat Natal di Mitra10

Tiba-tiba tukang bangunan Mr. David kirim sms, ngasih tau bahwa mesin pemotong granit meleduk dan ga bisa dipakai lagi, jadi harus beli yang baru karena masih banyak granit yang harus dipotong. Terus juga dia minta cat yang (lagi-lagi) kurang.

Untuk keberapa kalinya pulang kantor langsung menuju Mitra10. Kemarin beli cat juga, hari ini agendanya beli mesin pemotong granit dan cat. Jalan baru lumayan macet pula karena sedang buat jalan layang.

Sampai di mitra10 jalan baru, langsung nyari mesin pemotong granit. Merknya NLC, harganya 470rb. Sekalian sama grindanya yang tipenya universal harganya 90rb. Tarik nafas juga belinya, karena (seharusnya) ini perangkat tukang yang dia miliki, bukan dibeli oleh pemilik proyek.

Kemudian ke painting section, minta cat dulux yang katanya kurang.  Gw pilih cat dulux karena memang menurut beberapa orang teman cat yang paling yahud.
Adapun list cat rumah dulux yang sudah gw dipilih:
Bagian dalam (Dulux Pentalite)Dinding tangga: 42406Ruang tamu/ keluarga…

Siap-siap. Tambah ga jelas.

Untuk pertama kalinya, masalah pekerjaan kantor gw bikin status "Siap-siap. Tambah ga jelas".

Banyak policy yang tidak jelas dianggap sudah jelas, ditanyakan dibilang sudah jelas.
Tapi pada akhirnya policynya berubah, dan system akhirnya menjadi tong sampah.

Namanya doang jabatan tinggi, tapi ga bisa tegas membuat policy, ga bisa jelas membuat road map.

*ngeluh*

Setiap pagi menyempatkan melihat progress rumah

Belakangan ini selalu  menyempatkan diri bersama istri melihat ke dalam rumah yang sedang direnov untuk melihat perkembangannya. Kalau melihatnya pulang kerja, sudah tidak kelihatan lagi apa-apa karena listrik belum on terus. Memang imbasnya sudah hat trick termasuk pagi ini datang terlambat sedikit ke kantor. Hari ini saja lewat 1 menit.
Pagi ini pun begitu, kami menyempatkan diri melihat progress rumah sudah sampai mana. Terutama cat dinding dan kamar mandi.
Ada beberapa update:
Selang air panas ditarik ulang untuk wastafel. Karena dinding keramik kamar mandi sudah terpasang, terpaksa ditarik dari luar.Cat dinding mulai tampak rapih dan warna so far cocok. Ruang jadi tampak lebih luas.Pondasi untuk rumah belakang mulai digali dan dirangkai. Penempatan stop kontak dan saklar untuk lantai atas masih belum rapih. Kalau di bawah sudah ok. Cor untuk dapur sudah kering. Kitchen set sudah siap diukur. 




















Progress pembangunan rumah

Beberapa progress pembangunan rumah per today yang sudah done mulai dari latest:

Pemasangan wastafel, shower, closet Cat tembok  ruang tamu, dinding tangga, dan depan kamar mandiPipa AC dan ACKeramik kamar mandi Plumbing untuk kamar mandi (air panas dingin, wastafel, closet)  Titik lampu downlight, stop kontak, saklar Instalasi plafon Instalasi listrik Aci tembok Genteng terpasangRangka baja ringan terpasang...
Terakhir, rumah bagian belakang rencana akan di dak juga. Ini sedikit ada perubahan rencana yang tadinya hanya akan di buat rangka dan pasang genteng, tapi kata ortu lebih baik sekalian saja di dak. Masalah bikin ruangan di atas, nanti-nanti juga tidak apa-apa. Jadi sekarang progress tukang juga sudah mulai buat galian untuk pondasi di rumah belakang.

Seperti doa Fhea setiap malam sebelum tidur "Tuhan, supaya rumah kami cepat selesai, uangnya cukup, dan tukangnya baik. Supaya kami bisa pindah ke rumah kami. Terima kasih Tuhan Yesus, Amin."