Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2011

Jagai Aku

Disaat kekhawatiran menyelimutiku
Terhambat melakukan banyak hal
Ditakut-takuti oleh ketidakmampuan
Jagai aku, ya Allah penyelamatku

Ketika aku merasa sendiri
Tidak ada yang menemani
Disekitarku adalah musuhku
Jagai aku, ya Allah pelindungku

Dikala jalan di depan terasa berkabut
Kiri kanan gelap
Dan aku dipaksa maju terus
Jagai aku, ya Allah penolongku


F 1373 CV

Kasih karunia Tuhan.
Berkecukupan.
Bukan kuat dan gagahku.

Supaya Mama dan Fhea tidak kehujanan.
Supaya kalau pulang sekolah Fhea ketiduran tidak takut jatuh (seperti kalau naik motor).
Supaya kami semakin bergantung pada Tuhan.


4 tahun bersamamu, bidadari

4 tahun yang lalu, kita bak raja dan ratu semalam.
Dan hari ini, 4 tahun emudian, engkau tetap bidadariku.

Ini kunamakan keajaiban cinta.
Karena selamanya ku akan mencinta, dirimu, hatimu.

Wajah kita dulu masih nekat: berani demi cinta.
Awal yang boleh dibilang banyak kekurangan.

Tapi ternyata Tuhan kita setia.
Dia menyediakan semua yang kita butuhkan.

Semua kita bisa lalui bersama, cinta kita lebih dari apapun.
Selama kita saling percaya, tidak ada yang sanggup memisahkan.

Bidadari, dulu aku memanggilmu demikian.
Sekarang sudah jarang, lebih sering adik atau mama, walau tidak mengubah esensinya.

Anak kita sudah genap 2, Fhea dan Reig.
Fhea berusia hampir 3 tahun, dan Reig berusia hampir 1 tahun.

Kalau dihitung-hitung, sering sekali kita tidak cocok satu sama lain.
Tapi ternyata, sebanyak itu jugalah kita berhasil melewatinya.

Di usia 4 tahun ini, aku semakin mengerti.
Dirimu ada untuk melengkapiku, bukan untuk sama denganku.

4 tahun bersamamu.
Selamanya ku kan tertawa.

Kertas Putih

Pada acara ucapan syukur wisuda spesialis Bang Ago, dimana sebelumnya juga sudah berlangsung acara ucapan syukur wisuda s2 ku, Bapak dan Mamah memberikan sebuah pengumuman.
Pengumuman ini unik, Bapak dan Mamah memberikan amplop berisi sebuah kertas putih tanpa ada tulisan apa-apa kepada kami bertiga anak-anaknya. Ketika memberikannya, Bapak bilang coba direnungkan dulu 1-2 minggu ini artinya apa.


Aku mengira kertas putih berarti kita anak-anaknya bebas menuliskan keinginan apa saja untuk dikabulkan. Secara kami dulu dari keluarga yang cukup-cukup saja, bukan keluarga kaya. Jadi dari kecil kami sudah dididik untuk hidup susah, tidak minta yang macam-macam, dan memendam keinginan-keinginan. Sangkin kerasnya hidup ini, kami sudah terbiasa untuk hidup apa adanya. Pergi ke gereja naik motor vespa berlima (bapak, mamah, abang, aku, dan adik), uang jajan yang seadanya sehingga terkadang harus berangkat dan pulang jalan kaki ke sekolah, termasuk melupakan keinginan untuk membeli mainan anak-a…