Skip to main content

Posts

Showing posts from September, 2011

Esok kan Masih Ada...

Lagu ini mengingatkan mengenai kerja keras tidak pernah gagal, bahwa Yang Maha Kuasa juga selalu melihat anak-anakNya ketika mereka berusaha. Esok kan masih ada...esok kan masih ada, semoga hari esok lebih indah.
Wajahmu kupandang dengan gemas
Mengapa air mata slalu ada di pipiku
Hai nona manis biarkanlah bumi berputar
Menurut kehendak yang kuasa

Apalah artinya sebuah derita
Bila kau yakin itu pasti akan berlalu
Hai nona manis biarkanlah bumi berputar
Menurut kehendak yang kuasa

Tuhan pun tau hidup ini sangat berat
Tapi takdir pun tak mungkin slalu sama
Coba-coba lah tinggalkan sejenak anganmu
Esok kan masih ada .. esok kan masih ada

Keinginan yang banyak VS Fokus

Bertahun-tahun hasrat ini juga tetap ada: Ingin menulis dan membuat sebuah buku kecil saja yang isinya tentang kisah menarik yang bisa ditarik pelajaran di dalamnya.
Lucunya, saat teduh kemarin mengingatkan agar fokus kepada satu hal dalam kehidupan. Isi saat teduh tersebut sangat paradox dengan kehidupanku selama ini.

(tarik nafas dalam-dalam) Fokus memang sulit sekali aku lakukan. Bagiku pribadi, mendengarkan cerita orang lain dengan konsentrasi dari awal cerita sampai akhir saja sulit dilakukan. Kejadian yang paling sering adalah aku menarik kesimpulan di tengah-tengah cerita, sisa ceritanya aku hanya pura-pura serius mendengarkan dan mengangguk-angguk tanpa mengikuti lagi alur ceritanya.
Celakanya, aku ketagihan melakukan hal ini untuk hal-hal yang lain. Kecenderungan scanning ini berlaku juga dalam pekerjaan, pelayanan, keluarga, bahkan kehidupan sebagai orang tua.

Kini aku dituntut pada hal yang sangat berbeda dengan kebiasaan ini.
Aku mulai mengerti bahwa mengajarkan anakku…

Recording (lagi) ?

Sudah hampir 1 bulan ini terus kepikiran untuk kembali home recording lagi. Di telinga seperti terngiang-ngiang keinginan untuk back on the track again.
Mencipta lagu lagi, mengaransemen musiknya, dan merekam-mixing-masteringnya sampai menjadi sebuah lagu.
Pertanyaan retorik juga sering kutanyakan ke sang istri tercinta "Mah, gmn kira-kira kalau Papa mulai recording lagi?". Sebelum dijawab iya pun, dalam hatiku sudah mengiyakannya duluan.
Terus menjelang acara natal di gereja juga, kemarin sudah ditanya oleh beberapa orang "Bang, nanti kita mau dubbing drama di tempat abang ya...". Wah, *peneguhan*

Beberapa hari ini waktu senggang kuhabiskan membaca review 2 sound card yang menarik hati:
M-Audio Fast Track Pro
Software: ProTools SEBudget: +- 4jt
Presonus Firebox
Software: Studio OneBudget: +- 3,5 jt

Sebelumnya gw pake Cubase, terus pindah haluan ke LogicPro (karena pake MacBook). Sekarang karena macbook udah ga ada lagi, berarti harus beralih lagi. Bisa saja pakai Cubas…

Keajaiban Motor

Pagi ini fhea minta diajak keliling komplek naik motor sama Mamahnya. Akhirnya setelah 2x keliling komplek, berhenti di depan rumah. Fhea tidak mau turun dari motor, memaksa keliling lagi. Dia terus emosi dan meminta Mamahnya tidak usah kerja. Karena emosi, Fhea memutar gas motor dengan kencang, akhirnya motor melesat kencang sekitar 5 meter. Mamahnya terkejut, motor ditabrakan ke tembok pagar. Ajaibnya, hanya Mamah Fhea saja yang terjatuh, tapi masih berhasil menggendong Fhea agar tidak terjatuh. Kalau membayangkan kejadiannya, agak-agak mustahil keduanya tidak terpelanting.

Mamahnya jatuh. Fhea menangis dan memegang tangan Mamahnya dan bilang "Maaf ya Mamah...maaf ya Mamah...", sambil tersedu-sedu. Mamahnya yang tadinya ingin marah jadi ikut menangis.

Syukurlah kedua bidadariku ini tidak apa-apa. Jadi tahu kenapa pagi ini mengendarai mobil sambil menyanyikan lirik "Tuhan Penyelamatku"...