Skip to main content

Aku ada karena keinginan Tuhan

Hari ini re-reading chapter #2 dari PDL. Seperti yang pertama, aku baca PDL di dalam mobil, di parkiran, sambil denger lagu "You Are" by Ron Kenoly and Darlene.

Tema hari ini adalah "Aku ada karena keinginan Tuhan". Sudah merupakan rencana Allah, bahkan sebelum dunia dijadikan. Pusat dunia ini adalah manusia, Allah menciptakan dunia karena IA merencanakannya untuk tempat tinggal manusia.

Aku jadi teringat dengan film SALT yang kemarin kami tonton (me & bidadari). Orlov mendidik anak-anak rusia sedari kecil untuk menjadi agent yang diproyeksikan menggantikan seorang amerika nantinya. Anak-anak rusia tersebut dididik bahasa amerika sebagai mother language, budaya amerika, dan semua perilaku mereka. Sampai suatu ketika sebuah peristiwa di design sehingga anak amerika mati dan digantikan oleh agent tersebut. What a perfect spionese! Dan ketika waktunya tiba Day X, maka si agent yang mungkin sudah 25 tahun, atau 50 tahun, seolah-olah menjadi si amerika itu, akan melakukan aksinya. Dalam hal ini si Salt (angelina jolie) ditugaskan membunuh presiden rusia dan presiden amerika.

Ibaratkan lah si Orlov ini Tuhan. Tuhan punya tujuan-Nya sendiri untuk hidup kita. Bedanya adalah misi yang Tuhan kasih bukan sesuatu yang buruk, tujuan Tuhan untuk hidup kita adalah baik. Kita dilatih, dididik, diberikan permasalahan, supaya kita dibentuk, berpikir, dan bertindak seperti penduduk surga. Kita dilahirkan untuk suatu tujuan Tuhan, bukan tujuan kita sendiri.

Salt pada akhir cerita punya kehendak bebas untuk mengikuti Orlov atau tidak.
Kita pun manusia diberi kehendak bebas, tinggal pilih mau proses yang mana dan berakhir dimana :)

Comments

Popular posts from this blog

Mesin Cuci Baru Samsung Bikin Listrik nge-Jepret

Beberapa waktu yang lalu saya beli mesin cuci baru di Hartono Elektronik. Merk Samsung, Front Loading, seri: WW85H5400EW.
Saat barang sampai, saya langsung coba pasang sendiri. Karena begitu lihat instruksinya sederhana, hanya melepas 4 baut yang mengunci saja, dan sudah langsung bisa digunakan. 
Masalahnya adalah: Listrik saya dayanya 1300 watt. Saat saya coba mencuci pakaian, saya nyalakan dan pilih mode mencucinya, berjalan lancar. Saya langsung pencet START. Mesin cuci pun mulai mengisi air dari air pam di rumah saya. Saat selesai mengisi air, listrik rumah langsung "nge-jepret". Saya naikkin lagi mcb-nya, dan mesin cuci start lagi. Jepret lagi. Sampai beberapa kali saya naikkin, baru mesin cuci bisa berjalan lancar. 
Keanehan ini pun saya analisa dan ujicoba: Pompa air: saya akhirnya pakai jalur air yang tidak menggunakan pompa air (langsung dari pam), untuk mengurangi konsumsi listrik. Tapi listrik tetap turun. AC: saya matikan ac dan lampu untuk mengurangi konsumsi list…

Pilih kulkas SHARP!

Minggu kemarin kami membeli kulkas baru. Prosesnya agak sedikit lucu, karena sebelumnya kita pergi ke electronic city di Botani Square untuk melihat-lihat saja. Setelah hampir 1 jam ngobrol2 dengan salesnya kita memutuskan beberapa merk dan tipenya yang menjadi pilihan. Ada 2 merk yang kita pilih, yaitu Samsung dan LG. Tipenya kurang lebih 400-450 liter.
Tapi entah kenapa saat itu kita lupa membawa kartu atm bni untuk melakukan debit pembayaran. Sementara bonus dari kantorpun belum turun, jadi dana di kartu atm mandiri masih kosong. Terpaksalah kita pulang dengan tangan hampa, terlebih barangpun memang indent kalau kita jadi pembelian. Kita sangat tertarik dengan diskon yang hampir 30% diadakan di toko itu, dan terakhir katanya hari itu pula.

Setelah pulang, kita sepakat jalan-jalan ke BellaNova, sekalian cari perbandingan kulkas yang lain disana. Kalau misalnya memang tidak ada yang cocok, kita akan balik lagi ke electronic city untuk menjadikan pembeliannya. Sampai disana benar sa…

Ucapan Syukur Rumah sudah selesai renovasi

Dan 1 hari setelah acara ucapan syukur Mamah jadi Prof di bale binarum, dilanjut dengan ucapan syukur rumah kami yang sudah selesai di renovasi.
Kebetulan keluarga masih banyak yang belum pulang, jadi bisa ikut hadir di acara ini.







Terima kasih kepada Bapak dan Mamah yang sudah luar biasa support untuk terselesaikannya rumah ini. Terutama Bapak yang sudah menjadi kontraktor karena setiap hari harus bolak balik ke cimahpar untuk menengok progres rumah, membeli bahan apa yang kurang, membayar gaji tukang.

Bukan pekerjaan yang mudah untuk melakukan hal itu setiap hari selama 7 bulan. Apalagi menghadapi anak seperti aku yang "banyak maunya" dan sedikit-sedikit komplain, tapi untuk itu semua Bapak tidak pernah marah atau bersitegang denganku. Semua permintaanku diiyakan atau diminta dipikirkan lagi. Bahkan untuk hal-hal yang tidak aku pikirkan tapi ternyata sangat essensial, justru Bapak mendorong untuk direalisasikan. Terima kasih Bapak, semangatmu untuk menyenangkan anak akan sel…