Skip to main content

Strategi Membeli Kamera DSLR yang Mahal

Beginilah perjalanan strategiku bagaimana caranya untuk bisa membeli kamera DSLR yang mahal.

  1. Saya tidak punya kamera pocket. Kamera terakhir dibuat jatuh oleh orang lain. Kemudian dia janji untuk memperbaiki ke service center. Setelah itu menghilang tanpa kabar.
  2. Mengerti bahwa kamera DSLR itu mahal.
  3. Cita-cita membeli kamera pocket Canon Ixus yang lagi promo. Rp 2jt.
  4. Mulai mengumpulkan uang.
  5. Pikir-pikir kok nanggung kalau beli kamera pocket.
  6. Rubah cita-cita membeli kamera DSLR, sebuah cita-cita lama sejak masa kuliah. Canon 1000D.
  7. Karena kamera ini agak mahal, harus dibujuk dulu istri supaya mau.
  8. Beliin istri netbook baru. Acer Aspire one.
  9. Beliin istri kulkas baru. Sharp 450 lt.
  10. Tiba-tiba, BONUS TURUN!
  11. Rubah cita-cita menjadi Canon 500D.
  12. Diskusi dengan para master fotografi.
  13. Rubah cita-cita menjadi Canon 550D + speedlite + other accecories.
  14. Beliin istri biola baru second, advanced violin Universal SRV-1000.
  15. Bilang ke istri..."Ma, Papa mau beli camera DSLR 550D dan yang lain-lainnya. Total **jt.
  16. Istri setuju.
  17. Barang diantar.
  18. Semua senang.
18 Langkah ini bisa menjadi dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan. Namun esensinya harus tetap dipertahankan supaya tujuannya bisa tercapai.


Comments

  1. Perasaan jadi mahal juga yah bro pake strategi dikau ha2, kalo gue strateginya...tanya2 temen mau beli lensa yang mana karena kameranya udah ngelock di budget 400D pas jadul tuh...setelah 1-2 bulan cari ilmu perlensaan...ngarti deh...tinggal ke toko dan jreng....hahaha....ga sampe 18 step bro....tapi lucu juga triknya...jelimet....hahaha...tapi dapet restu....(",)

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Mesin Cuci Baru Samsung Bikin Listrik nge-Jepret

Beberapa waktu yang lalu saya beli mesin cuci baru di Hartono Elektronik. Merk Samsung, Front Loading, seri: WW85H5400EW.
Saat barang sampai, saya langsung coba pasang sendiri. Karena begitu lihat instruksinya sederhana, hanya melepas 4 baut yang mengunci saja, dan sudah langsung bisa digunakan. 
Masalahnya adalah: Listrik saya dayanya 1300 watt. Saat saya coba mencuci pakaian, saya nyalakan dan pilih mode mencucinya, berjalan lancar. Saya langsung pencet START. Mesin cuci pun mulai mengisi air dari air pam di rumah saya. Saat selesai mengisi air, listrik rumah langsung "nge-jepret". Saya naikkin lagi mcb-nya, dan mesin cuci start lagi. Jepret lagi. Sampai beberapa kali saya naikkin, baru mesin cuci bisa berjalan lancar. 
Keanehan ini pun saya analisa dan ujicoba: Pompa air: saya akhirnya pakai jalur air yang tidak menggunakan pompa air (langsung dari pam), untuk mengurangi konsumsi listrik. Tapi listrik tetap turun. AC: saya matikan ac dan lampu untuk mengurangi konsumsi list…

Pilih kulkas SHARP!

Minggu kemarin kami membeli kulkas baru. Prosesnya agak sedikit lucu, karena sebelumnya kita pergi ke electronic city di Botani Square untuk melihat-lihat saja. Setelah hampir 1 jam ngobrol2 dengan salesnya kita memutuskan beberapa merk dan tipenya yang menjadi pilihan. Ada 2 merk yang kita pilih, yaitu Samsung dan LG. Tipenya kurang lebih 400-450 liter.
Tapi entah kenapa saat itu kita lupa membawa kartu atm bni untuk melakukan debit pembayaran. Sementara bonus dari kantorpun belum turun, jadi dana di kartu atm mandiri masih kosong. Terpaksalah kita pulang dengan tangan hampa, terlebih barangpun memang indent kalau kita jadi pembelian. Kita sangat tertarik dengan diskon yang hampir 30% diadakan di toko itu, dan terakhir katanya hari itu pula.

Setelah pulang, kita sepakat jalan-jalan ke BellaNova, sekalian cari perbandingan kulkas yang lain disana. Kalau misalnya memang tidak ada yang cocok, kita akan balik lagi ke electronic city untuk menjadikan pembeliannya. Sampai disana benar sa…

Ucapan Syukur Rumah sudah selesai renovasi

Dan 1 hari setelah acara ucapan syukur Mamah jadi Prof di bale binarum, dilanjut dengan ucapan syukur rumah kami yang sudah selesai di renovasi.
Kebetulan keluarga masih banyak yang belum pulang, jadi bisa ikut hadir di acara ini.







Terima kasih kepada Bapak dan Mamah yang sudah luar biasa support untuk terselesaikannya rumah ini. Terutama Bapak yang sudah menjadi kontraktor karena setiap hari harus bolak balik ke cimahpar untuk menengok progres rumah, membeli bahan apa yang kurang, membayar gaji tukang.

Bukan pekerjaan yang mudah untuk melakukan hal itu setiap hari selama 7 bulan. Apalagi menghadapi anak seperti aku yang "banyak maunya" dan sedikit-sedikit komplain, tapi untuk itu semua Bapak tidak pernah marah atau bersitegang denganku. Semua permintaanku diiyakan atau diminta dipikirkan lagi. Bahkan untuk hal-hal yang tidak aku pikirkan tapi ternyata sangat essensial, justru Bapak mendorong untuk direalisasikan. Terima kasih Bapak, semangatmu untuk menyenangkan anak akan sel…