Skip to main content

Posts

Showing posts from December, 2009

A Perfect Day

Pagi dinihari bela-belain nonton film "A Perfect Day" di TransTV. Ternyata dengan mengetahui hidup kita tinggal sebentar lagi, kita bisa menyadari hal-hal apa yang sesungguhnya berharga di hidup kita.Great movie!!!

Happy Birthday Voofhea Chiara Kembaren

-Suara Dari Surga- Puisi ulang tahun pertama buat Fhea, dari Papa.  Papa janji akan membuatnya menjadi lagu untuk kamu nyanyikan.

Suara dari surga Mengalun lembut Hatiku bersenandung
Indah kurasa Keajaiban cinta Terlihat nyata
Keagungan terindah Sempurna semua Dirimu hadir
Voofhea  Chiara Kembaren

Band Anak Remaja GBKP Bogor

Proyek natal yang kemarin ikut terselesaikan juga adalah band anak remaja. Ya, belum bisa disebut band sih karena anggota anak remajanya cuma 2 orang yang bermain musik (Niko, Philipi -- dua-duanya di gitar), sedangkan istriku bidadari di Biola, dan aku di Bass. Tapi untuk sebuah permulaan, aku senang bisa mengenalkan mereka ke alat-alat musik electric, efek gitar, accoustic, bagaimana mereka harus in tempo, konstan dengan ritme. Yang nyanyi pun bisa all out sewaktu menyanyi, pembagian suara walaupun belum sempurna, tapi konsep-konsep sudah bisa mereka cerna.

Ini proyek ke-2 aku dan istriku sebagai PIC performance musik untuk anak-anak remaja GBKP Bogor, setelah tahun lalu go dengan lagu karo. Istriku bilang "Bang, yang tahun ini jangan lagu karo...kok mereka kurang sreg gitu". Makanya tahun ini kita mainkan lagu "Sukacita Surga" dari True Worshippers.

Can't wait for the next project. Praise the Lord! Semua kemuliaan bagi Dia.

Drama Natal Remaja KAKR GBKP Runggun Bogor

Akhirnya jerih payah melatih anak-anak remaja sekolah minggu tidak sia-sia. Mereka tampil dengan penuh totalitas kemarin Minggu, 13 Desember 2009 di GBKP Bogor. Membawakan drama tanpa dialog. Aku begitu terpana melihat cara mereka bermain, bidadari yang ada di sebelahku bahkan sampai meneteskan air mata melihat drama 6 menit itu. Jadi kepikir bikin ekskul drama di sekolah minggu.

Tahun ini proyek drama juga di Runggun Cililitan. Setelah mereka dubbing drama mereka di studioku, dan aku mixing...bagiamana ya hasilnya? Kalau tidak salah mereka perform tgl 6 Desember kemarin. Moga-moga awesome performance juga.

Thank you Lord!

Mulai membuat lagu rohani karo

Hidup memang penuh warna.
Dari mulai SMA, aku sudah mulai menciptakan lagu. Kebanyakan lagu dalam bahasa indonesia dan english. Tingkat kesukaran dalam menulis lagu dibagi beberapa tahap:
Menentukan tema lagu dan menyamakan persepsi konteks orang yang berbicara, apakah itu orang pertama, kedua atau ketiga. Konteks yang berbicara sewajarnya cukup satu. 
Mencari nada yang unik, enak di dengar, dan sejalan dengan tema lagu.Menemukan kata dan kalimat yang cocok dengan tema lagu. Lagu ciptaanku sudah lumayan lah, tidak banyak banget, tapi cukup lah. Sewaktu wedding, sejumlah lagu ciptaanku di recording, dan diabadikan dalam bentuk CD, untuk kemudian dijadikan souvenir.

Bulan yang lalu, aku dapat sms dari Mom. Isinya kurang lebih memberitahukan bahwa Bang Liembeng meminta aku untuk mengirimkan lagu untuk bisa diusulkan ke Penambahen Ende-enden GBKP. Semangat mendengar berita ini, aku lantas konfirmasi dengan Bang Liembeng dan memang benar. GBKP akan melakukan penambahan lagu-lagu di tahun 2…

Tuhan Kap Permakanku

Tuhan Kap Permakanku
Ciptaan: Julbintor Kembaren & Chicha Wisina Barus

1. Tuhan kap permakanku
E maka la kekurangen aku
Ibas mbalbal si meratah
Ipesenang-senangNa aku

2. Tuhan kap permakanku
E maka la kekurangen aku
I Tegu-teguna aku
I pelimbaruiNa gegehku

3. Tuhan kap permakanku
E maka la kekurangen aku
Ku eteh maka lalap Kam
Melias kempak aku, Tuhan

Reff:
I kawaliNdu aku
La aku mbiar
Sabab kam kap ras aku
O Tuhan

O Tetaplah Ukurku

O Tetaplah Ukurku
Ciptaan: Julbintor Kembaren & Chicha Wisina Barus

1. O Tetaplah ukurku
Janah tek lah aku
Man Kam ooo Tuhanku
O Tetaplah ukurku

2. O Tetaplah ukurku
Suari ras berngi
Kuperdiate ken k'rina
Si perentahkenNdu

3. O Tetaplah ukurku
Ku ikutken k'rina
Undang-undangNdu Tuhan
O Tetaplah ukurku

Reff:
Kam Tuhan
Dibata ku
Aku tetap ras Kam

Strategi Implementasi Zimbra + Contoh Proposal Implementasi Zimbra

Dalam Information System Strategic and Planning (ISSP), peninjauan terhadap perlu atau tidaknya suatu sistem diimplementasikan adalah apakah dapat mendatangkan profit bagi perusahaan. Dalam tahap implementasinya, profit ini ditinjau dari beberapa segi yang diurutkan berdasarkan prioritas dalam sebuah perusahaan/ enterprise:

1. Align with Business Strategy
2. High security
3. Reduce cost

Demikian juga dengan Zimbra. Apa yang ada dalam pikiran anda ketika ingin mengusulkan mengimplementasikan Zimbra di kantor anda? Gratis? Kalau hanya dari segi itu anda akan menuliskan proposal anda, maka siap-siap untuk ditolak mentah-mentah.

Penekanan pertama yang perlu kita lakukan di dalam penyusunan proposal dalam ISSP dalam hal ini implementasi Zimbra harus mencakup bagaimana Zimbra ini adalah sejalan dengan pertumbuhan perusahaan, sesuai dengan bisnis yang sedang dijalani oleh perusahaan, dan bahwa Zimbra adalah pilihan yang paling tepat dari sekian banyak pilihan yang menawarkan hal yang sama.…

Sambil menunggu Fhea

Sambil menunggu Fhea
Biarlah aku merangkul banyak nada
Tersiar dari sebaran
Menjadi satu rangkuman

Sambil menunggu Fhea
Tuhan beri aku kemampuan mencipta
Agar ketika lirik disenandungkan
Membawa hadiratMu bagi dunia

Sambil menunggu Fhea
Aku akan terus melantunkan mazmur
Menjelmakan hati yang mencintaiMu
Menjadi lagu-lagu sederhana

Sambil menunggu Fhea
Kusimpan dan kutuliskan semua
Harta karun buatmu dihidupmu
Untuk mengingatku dalam jalanmu

Sambil menunggu Fhea
Ku tak sabar mendengar suaramu
Melantunkan nada-nada yang kucipta
Lagu-lagu ini buat kamu nyanyikan

Anakku, aku tidak hidup untuk selamanya
Ingatlah suara Papa dan Mama
Surga menanti suaramu
Surga menanti suaramu.

3x8=23

Yan Hui adalah murid kesayangan Confusius yang suka belajar, sifatnya baik. Pada suatu hari ketika Yan Hui sedang bertugas, dia melihat satu toko kain sedang dikerumunin banyak orang. Dia mendekat dan mendapati pembeli dan penjual kain sedang berdebat.


Pembeli berteriak: "3x8 = 23, kenapa kamu bilang 24?
"Yan Hui mendekati pembeli kain dan berkata: "Sobat, 3x8 = 24, tidak usah diperdebatkan lagi".
Pembeli kain tidak senang lalu menunjuk hidung Yan Hui dan berkata: "Siapa minta pendapatmu? Kalaupun mau minta pendapat mesti minta ke Confusius. Benar atau salah Confusius yang berhak mengatakan".
Yan Hui: "Baik, jika Confusius bilang kamu salah, bagaimana?"

Pembeli kain: "Kalau Confusius bilang saya salah, kepalaku aku potong untukmu. Kalau kamu yang salah, bagaimana?"
Yan Hui: "Kalau saya yang salah, jabatanku untukmu".


Keduanya sepakat untuk bertaruh, lalu pergi mencari Confusius. Setelah Confusius tahu duduk persoalannya, Confusius …