Skip to main content

KDRT

Sabtu kemarin terjadi KDRT di tetangga sebelah rumah.

19:00
Istrinya (bawa bayi) lari ke rumahku sambil nangis-nangis. Orang rumah sms dan bilang kejadiannya.

22:00
Aku dan istri baru pulang jam 10 malem, dan dia berniat nginap disitu, karena takut pulang ke rumah. Kubiarkan dulu istriku konseling ke Vina (korban KDRT). Aku masuk kamar untuk mixing lagu buat Dedev.

23:00
Setelah satu jam, istriku masuk ke kamar dan minta bantuan aku untuk bicara ke Vina, karena tidak membuahkan hasil. Aku menegaskan bahwa tidak bisa nginap di rumah karena situasi emosional suaminya kalau tahu ada di rumahku pasti akan memuncak lagi. Dan perlu dicari tempat netral supaya suaminya merasa tidak diadukan ke pihak ke-3.

00:00
Aku mengusulkan nginap di hotel, dan kita bisa antar dia ke situ.Dia setuju, tapi berarti dia harus kembali ke rumah untuk mengambil peralatan dan pakaian. Istriku mengantarnya ke rumah. Aku bilang, jangan ikut masuk ke rumah. Tapi ternyata terpaksa ikut, karena Vina ketakutan.

01:00
Mengantar Vina dan bayinya mencari hotel. Ditengah jalan, terpikir untuk langsung saja cari travel ke bandung (rumah orang tua Vina), karena hotel juga biaya lagi. Aku telp ke cipaganti, dan rental mobil biayanya 450 ribu. Setuju, dan kita pinjemin dia uang 150rb karena uang Vina kurang.

01:00
Terpaksa balik lagi ke rumahku, karena dompet Vina ketinggalan. Gw udah mengkel banget, ngantuk pula!

01:30
Sampai di Cipaganti. Nunggu supirnya bangun dan siap.

02:00
Cipaganti berangkat. Aku dan istri pulang ke rumah. Sepanjang jalan kita menikmati pembicaraan, menarik sebuah pelajaran dari apa yang baru saja terjadi. Both of them egois banget, tidak ada yang mau mengalah. Akhirnya anak yang baru berumur 5 bulan (seumuran Fhea) dan sedang sakit pula, menjadi korban keganasan ego orang tuanya.

02:30
Sampai di rumah. Berdoa bareng sambil bersyukur kepada Tuhan. Dan langsung terlelap tidur, karena istriku harus berangkat jam 07:30 ke Gereja untuk jadi song leader di kebaktian.

Comments

Popular posts from this blog

Mesin Cuci Baru Samsung Bikin Listrik nge-Jepret

Beberapa waktu yang lalu saya beli mesin cuci baru di Hartono Elektronik. Merk Samsung, Front Loading, seri: WW85H5400EW.
Saat barang sampai, saya langsung coba pasang sendiri. Karena begitu lihat instruksinya sederhana, hanya melepas 4 baut yang mengunci saja, dan sudah langsung bisa digunakan. 
Masalahnya adalah: Listrik saya dayanya 1300 watt. Saat saya coba mencuci pakaian, saya nyalakan dan pilih mode mencucinya, berjalan lancar. Saya langsung pencet START. Mesin cuci pun mulai mengisi air dari air pam di rumah saya. Saat selesai mengisi air, listrik rumah langsung "nge-jepret". Saya naikkin lagi mcb-nya, dan mesin cuci start lagi. Jepret lagi. Sampai beberapa kali saya naikkin, baru mesin cuci bisa berjalan lancar. 
Keanehan ini pun saya analisa dan ujicoba: Pompa air: saya akhirnya pakai jalur air yang tidak menggunakan pompa air (langsung dari pam), untuk mengurangi konsumsi listrik. Tapi listrik tetap turun. AC: saya matikan ac dan lampu untuk mengurangi konsumsi list…

Pilih kulkas SHARP!

Minggu kemarin kami membeli kulkas baru. Prosesnya agak sedikit lucu, karena sebelumnya kita pergi ke electronic city di Botani Square untuk melihat-lihat saja. Setelah hampir 1 jam ngobrol2 dengan salesnya kita memutuskan beberapa merk dan tipenya yang menjadi pilihan. Ada 2 merk yang kita pilih, yaitu Samsung dan LG. Tipenya kurang lebih 400-450 liter.
Tapi entah kenapa saat itu kita lupa membawa kartu atm bni untuk melakukan debit pembayaran. Sementara bonus dari kantorpun belum turun, jadi dana di kartu atm mandiri masih kosong. Terpaksalah kita pulang dengan tangan hampa, terlebih barangpun memang indent kalau kita jadi pembelian. Kita sangat tertarik dengan diskon yang hampir 30% diadakan di toko itu, dan terakhir katanya hari itu pula.

Setelah pulang, kita sepakat jalan-jalan ke BellaNova, sekalian cari perbandingan kulkas yang lain disana. Kalau misalnya memang tidak ada yang cocok, kita akan balik lagi ke electronic city untuk menjadikan pembeliannya. Sampai disana benar sa…

Ucapan Syukur Rumah sudah selesai renovasi

Dan 1 hari setelah acara ucapan syukur Mamah jadi Prof di bale binarum, dilanjut dengan ucapan syukur rumah kami yang sudah selesai di renovasi.
Kebetulan keluarga masih banyak yang belum pulang, jadi bisa ikut hadir di acara ini.







Terima kasih kepada Bapak dan Mamah yang sudah luar biasa support untuk terselesaikannya rumah ini. Terutama Bapak yang sudah menjadi kontraktor karena setiap hari harus bolak balik ke cimahpar untuk menengok progres rumah, membeli bahan apa yang kurang, membayar gaji tukang.

Bukan pekerjaan yang mudah untuk melakukan hal itu setiap hari selama 7 bulan. Apalagi menghadapi anak seperti aku yang "banyak maunya" dan sedikit-sedikit komplain, tapi untuk itu semua Bapak tidak pernah marah atau bersitegang denganku. Semua permintaanku diiyakan atau diminta dipikirkan lagi. Bahkan untuk hal-hal yang tidak aku pikirkan tapi ternyata sangat essensial, justru Bapak mendorong untuk direalisasikan. Terima kasih Bapak, semangatmu untuk menyenangkan anak akan sel…