Skip to main content

Posts

Showing posts from June, 2009

My Will

this songs really move me... My Will (DC Talk) Im setting the stage for the things I love And Im now the man I once couldnt be Nothing on earth could now ever move me I now have the will and the strength a man needs (chorus) Its my will, and Im not moving Cause if its your will, then nothing can shake me Its my will, to bow and praise you I now have the will to praise my god Complexity haunts me for I am two men Entrenched in a battle that Ill never win My discipline fails me, my knowledge it fools me But you are my shelter, all the strength that I need (repeat chorus) Im learning to give up the rights to myself The bits and the pieces Ive gathered as wealth Could never compare to the joy that you bring me The peace that you show me is the strength that I need (repeat chorus) (bridge) Weve got to be children of peace Dont you know weve got to be children of peace (repeat chorus & bridge simultaneously 3x) Its your will, its your will [4x] (repeat chorus & bridge simultaneously)

3 Boneka pertama buat Fhea

Horeeee Gigi Fhea sekarang sudah tumbuh 2 buah di bagian bawah depan. Sekarang lagi gatel-gatelnya gusinya, jadi lagi suka gigit-gigit nih Fhea. Biasanya aku kasih telunjuk untuk digigit (walau sering dimarahin Mama Fhea). Kalau masih ga puas, biasanya Fhea minta punggung tangan. Kalau masih ga puas juga, langsung ngamuk deh Fheanya. Hihihihi, lucuuuuu Kata pertama yang diucapkan itu "Mama", bukan "Papa". Ya, harus diakui dengan lapang dada lah. Entah kenapa memang lebih gampang nyebut "Mama". Tapi kalau ngeliat Papa pulang kantor atau pulang kuliah, tawa-nya yang lebar selalu menyambut dengan gembira, bikin hati ini tambaaah sayaaang banget ama dia. Hari sabtu kemarin pulang dari pesta Dedev&Wira, kita (aku dan Mama Fhea) ke Mall of Indonesia. Nongkrong di JCO minum kopi dan donuts. Tadinya nyari-nyari starbucks, secara baru sekali nyobain kopi starbucks (i don't like coffee actually). Tapi karena ga ada starbucks, jadi JCO aja deh. Sam

KDRT

Sabtu kemarin terjadi KDRT di tetangga sebelah rumah. 19:00 Istrinya (bawa bayi) lari ke rumahku sambil nangis-nangis. Orang rumah sms dan bilang kejadiannya. 22:00 Aku dan istri baru pulang jam 10 malem, dan dia berniat nginap disitu, karena takut pulang ke rumah. Kubiarkan dulu istriku konseling ke Vina (korban KDRT). Aku masuk kamar untuk mixing lagu buat Dedev. 23:00 Setelah satu jam, istriku masuk ke kamar dan minta bantuan aku untuk bicara ke Vina, karena tidak membuahkan hasil. Aku menegaskan bahwa tidak bisa nginap di rumah karena situasi emosional suaminya kalau tahu ada di rumahku pasti akan memuncak lagi. Dan perlu dicari tempat netral supaya suaminya merasa tidak diadukan ke pihak ke-3. 00:00 Aku mengusulkan nginap di hotel, dan kita bisa antar dia ke situ.Dia setuju, tapi berarti dia harus kembali ke rumah untuk mengambil peralatan dan pakaian. Istriku mengantarnya ke rumah. Aku bilang, jangan ikut masuk ke rumah. Tapi ternyata terpaksa ikut, karena Vina ketakutan.