Skip to main content

2nd Mac Show

Baru aja nulis yang show pertama, udah ada 2nd show with Mac. Hehehe...

Show kedua ada di Kebaktian Paskah Subuh GBKP Bogor. Awalnya panitia minta gw maen gitar dan istri gw maen keyboard. Setelah rapat keluarga, diputuskan gw maen gitar+mac. Panitia protes (hehe) mereka bilang "kok ga pake keyboard? pokoknya ga mau, kita mintanya kak chicha maen keyboard dan bang itor maen gitar, ga bisa diganti-ganti...". Hehehe, setelah dikasih penjelasan dan dimake sure bahwa 'produk' ini sudah teruji dan mendapatkan ISO 9001, maka panitia 'pasrah' dan setuju.

Acara berlangsung bagus banget, banyak yang terharu alias nangis. Walau bukan satu-satunya indikator, tapi setidaknya mereka bisa menghayati kebaktian subuh jam 5 itu sebagai suatu peringatan dan perayaan kebangkitan Tuhan Yesus.

Selain di dalam gereja, ada acara 'bakar-bakaran dosa' di api unggun luar gereja. Sekali lagi, ternyata 'alat' memang sangat membantu. Untung gw punya mini cube roland yang portable dan kecil banget. Bisa dibawa kemana-mana dan pake batre, jadi tinggal colok ke gitar dan 'jreng!". Alhasil gw ga perlu maen gitar dengan full power, dan jemaat bisa mengikuti dengan baik.

Di akhir acara, anak remaja yang funkeh-funkeh bilang ke gw dengan pura-pura ngobrol ke temennya dengan suara yang nyaring"Ngomong-ngomong siapa yang tadi maen gitar ya? Katanya sih keren banget..."

All praises for You Lord,
Thanks for giving me my wife and Mac

Comments

Popular posts from this blog

Mesin Cuci Baru Samsung Bikin Listrik nge-Jepret

Beberapa waktu yang lalu saya beli mesin cuci baru di Hartono Elektronik. Merk Samsung, Front Loading, seri: WW85H5400EW.
Saat barang sampai, saya langsung coba pasang sendiri. Karena begitu lihat instruksinya sederhana, hanya melepas 4 baut yang mengunci saja, dan sudah langsung bisa digunakan. 
Masalahnya adalah: Listrik saya dayanya 1300 watt. Saat saya coba mencuci pakaian, saya nyalakan dan pilih mode mencucinya, berjalan lancar. Saya langsung pencet START. Mesin cuci pun mulai mengisi air dari air pam di rumah saya. Saat selesai mengisi air, listrik rumah langsung "nge-jepret". Saya naikkin lagi mcb-nya, dan mesin cuci start lagi. Jepret lagi. Sampai beberapa kali saya naikkin, baru mesin cuci bisa berjalan lancar. 
Keanehan ini pun saya analisa dan ujicoba: Pompa air: saya akhirnya pakai jalur air yang tidak menggunakan pompa air (langsung dari pam), untuk mengurangi konsumsi listrik. Tapi listrik tetap turun. AC: saya matikan ac dan lampu untuk mengurangi konsumsi list…

Pilih kulkas SHARP!

Minggu kemarin kami membeli kulkas baru. Prosesnya agak sedikit lucu, karena sebelumnya kita pergi ke electronic city di Botani Square untuk melihat-lihat saja. Setelah hampir 1 jam ngobrol2 dengan salesnya kita memutuskan beberapa merk dan tipenya yang menjadi pilihan. Ada 2 merk yang kita pilih, yaitu Samsung dan LG. Tipenya kurang lebih 400-450 liter.
Tapi entah kenapa saat itu kita lupa membawa kartu atm bni untuk melakukan debit pembayaran. Sementara bonus dari kantorpun belum turun, jadi dana di kartu atm mandiri masih kosong. Terpaksalah kita pulang dengan tangan hampa, terlebih barangpun memang indent kalau kita jadi pembelian. Kita sangat tertarik dengan diskon yang hampir 30% diadakan di toko itu, dan terakhir katanya hari itu pula.

Setelah pulang, kita sepakat jalan-jalan ke BellaNova, sekalian cari perbandingan kulkas yang lain disana. Kalau misalnya memang tidak ada yang cocok, kita akan balik lagi ke electronic city untuk menjadikan pembeliannya. Sampai disana benar sa…

Ucapan Syukur Rumah sudah selesai renovasi

Dan 1 hari setelah acara ucapan syukur Mamah jadi Prof di bale binarum, dilanjut dengan ucapan syukur rumah kami yang sudah selesai di renovasi.
Kebetulan keluarga masih banyak yang belum pulang, jadi bisa ikut hadir di acara ini.







Terima kasih kepada Bapak dan Mamah yang sudah luar biasa support untuk terselesaikannya rumah ini. Terutama Bapak yang sudah menjadi kontraktor karena setiap hari harus bolak balik ke cimahpar untuk menengok progres rumah, membeli bahan apa yang kurang, membayar gaji tukang.

Bukan pekerjaan yang mudah untuk melakukan hal itu setiap hari selama 7 bulan. Apalagi menghadapi anak seperti aku yang "banyak maunya" dan sedikit-sedikit komplain, tapi untuk itu semua Bapak tidak pernah marah atau bersitegang denganku. Semua permintaanku diiyakan atau diminta dipikirkan lagi. Bahkan untuk hal-hal yang tidak aku pikirkan tapi ternyata sangat essensial, justru Bapak mendorong untuk direalisasikan. Terima kasih Bapak, semangatmu untuk menyenangkan anak akan sel…