Skip to main content

Posts

Showing posts from August, 2007

My Studio

- My Studio -
Picture taken 11 august 07

NYASAR !!!

Hari ini membuat gw lebih yakin lagi, bahwa gw memang TUKANG NYASAR!
Wakakakaka :)
Kemaren malem dibilang bahwa aku harus jemput mamah ke bandara, artinya aku harus bawa mobil ke kantor. Udah mikir deh, harus lewat mana, karena ada jalur 3 in 1.

Fact 1: Gw ga tau jalur 3 in 1 itu yang mana aja dan dimana aja.

Pagi2 bangun tidur udh telat, dibangunin bokap jam 6.15. Mandi dan bergegas berangkat. Cek air radiator, dan panasin mobil. Segera berangkat (duh udah telat ni). Dari mulai berangkat gw udh bingung dan agak sedikit panik, duhhh lewat mana nanti ya. Mau lewat pondok indah agak2 lupa jalannya karena baru sekali lewat situ ama Pak Yudhi. Mau lewat tendean, dalam benakku pasti kena 3 in 1. Nah lo bingung!
Fact 2: Gw ga punya peta dan ga jago baca peta.

Akhirnya aku lewat pondok indah juga. Nekat!!!
Nelpon nangkoel, dan dia bilang keluar abis Pasar Minggu, terus langsung belok kanan. Jadilah gw keluar persis abis Pasar Minggu. Tulisannya Ampera. Tiba-tiba setelah itu ada puteran. Sugesti la…

Reunion of the Ancient

Kemaren pas ada pilkada, akhirnya ke daerah Binus. Pas banget ketemu ama Mark "Leonhart" di chattingan YM. Keluar ide untuk maen ke kostan dia, nginep...sekedar untuk mengenang masa lalu.

Di kantor ada turnamen catur dulu, lawan lumayan tipe pemikir, tapi bisa diselesaikan Skak Mat dalam 8 langkah (wakakaka, hoki!).
Akhirnya waktu sisa ditantangin ama senior manager legal (pak erwin), jago euy--kalah deh gw walau pertandingan berlangsung alot.

Jam 7 gw berangkat, naek ojeg dan sampe di kampus Binus. Sepanjang jalan gw bergumam bahwa gw masih inget jalan ini, what a memory. Dulu gw lewatin jalan ini hampir tiap hari. Udah hampir 4 tahun gw ga kesini.

Ketemu ama mark di gerbang syahdan (kampus lama Binus), dia bareng Amin nunggu disitu. Haha hihi, langsung makan di A Liong. Mau makan songsuiiiii...(gosh, how i miss that food). Gw pesen satu porsi (waktu jaman kuliah, gw cuma sanggup pesen 1/2 porsi). Makan, sambil cerita-cerita kehidupan di binus, terutama anak kos Bebek Goreng se…
::EetHoredReaMs::
picture taken from www.rozzer.net

Tidak lagi dua, tapi satu

Bisa ga ya tetep romantis, walaupun sibuk?
Lately mengalami dilema seperti itu.
Kadang ingin maen game, tapi harus jalan bareng.
Kadang ingin tidur, tapi harus balas sms atau nelpon dulu.
Kadang ingin sendiri, tapi harus berdua.

Mungkin lebih kompleks lagi kalau hidup sudah tidak sendiri, tapi berdua.
Apalagi bertiga dengan anak, berempat dengan anak-anak, bersepuluh dengan cucu-cucu.
Mengikis keinginan pribadi yang tertier untuk sebuah hal yang esensial.
Bisakah aku?
Ataukah manusia egois ini sudah terlalu lama hidup sendiri?

Matius 16:19 "Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga."

---

Surat-Surat Buat Dewi
08 - 08 - 2006 @ 01:55
Kontributor: Admin

Revolusi Hidup (menjelang 17-an)

Ternyata, untuk sebuah revolusi tidak butuh hal yang luar biasa…hal yang natural, simpel, dan apa adanya…bisa mendatangkan revolusi dalam hidup ini.Menarik dan menyentuh hati.Apapun bentuknya, aku tetap warga negara Indonesia(artikel menjelang 17-an).
Hai jiwaku,
kapan dirimu akan merdeka?


Fakta Seputar Proklamasi Kemerdekaan
15 - 08 - 2006 @ 19:35
Kontributor: Admin
Oleh:
Iwan Satyanegara

Mungkinkah Revolusi Kemerdekaan Indonesia disebut sebagai revolusi dari kamar tidur? Coba simak ceritanya. Pada 17 Agustus 1945 pukul 08.00, ternyata Bung Karno masih tidur nyenyak di kamarnya, di Jalan Pegangsaan Timur 56, Cikini. Dia terkena gejala malaria tertiana. Suhu badannya tinggi dan sangat lelah setelah begadang bersama para sahabatnya menyusun konsep naskah proklamasi di rumah Laksamana Maeda.

Pating greges, keluh Bung Karno setelah dibangunkan de Soeharto, dokter kesayangannya. Kemudian darahnya dialiri chinineurethan intra…

Menulis lagu

membuat lagu seperti sedang berjalan di sungai
mengikuti alirannya
mendengar gemericik bunyinya
mengkhayal adanya bidadari khayangan sedang mandi
meloncati batu demi batu licin

guratan kata demi kata
tersusun walau masih semu
semu karena nadanya belum pasti
indahnya masih sebagian
tapi tak mengapa, toh masih ada waktu

menuliskan liriknya sama dengan membayangkan
peristiwa-peristiwa ajaib, kata-kata indah, dan hidup ini seharusnya
apa yang dirasakan, seharusnya merasakan apa, dan yang dirasakan oleh orang lain
koneksinya dengan diri sendiri, orang lain, firman Tuhan, dan dunia ini
bisa merangkainya dalam kata-kata, sebuah kehormatan bagiku!