Skip to main content

Awal Menjelang Akhir

Degupan jantung serasa ingin berhenti
Karena aku terkejut melihat diriku
Di sebuah sisi yang lain
Yang dulu pernah kukenal

Pastinya bukan mimpi, tapi kehidupan
Pentas dan panggung pun dimulai
Topeng dipasang, irama berdengung
Namun, aku sudah tidak bisa lagi menari

Mataku mulai terpejam
Tak kuasa aku melihat diriku sendiri
Sosok yang lain, yang dulu pernah kubenci
Tetesan air mata pun tidak terlihat karena gusar

Haruskah aku meninggal?
Tentu itu akan menghapus setiap kenangan
Tapi buat apa?
Segalanya ada disini, semua yang kuingini

Awan mulai kelam, mataku mulai terbuka
Diriku bersimbah darah, merah dan menyala
Aku berseru "Tidaaaaakkkk!!"
Nafasku tersengal, hampir berhenti

Noda hitam menganga di jantungku
Bentuknya kosong, dan merenggut nyawaku
Akankah nafasku habis?
Akankah semua ini berakhir demikian cepat?

Tidak ada tetesan air mata
Mungkin aku sudah bosan menyesali kesalahan
Tragedi terbunuhnya pahlawan
Diawali oleh tergelincirnya kaki ajudannya

Akhir hidupku mungkin tinggal sebentar lagi
Kuberitahu ini, karena aku sudah melihatnya dahulu
Ya, aku sudah pernah melihatnya...dahulu
Tidak perlu berargumen, aku sudah tahu

Setelah semua selesai, menyisakan luka hitam pekat
Kubasuh dengan air, tidak juga hilang
Haruskan tetap kuhirup nafasku?
Mencoba kembali menari, dengan irama yang sama?

Tidak, jantungku bilang tidak
Mengingatkan aku kepada perkataanku sendiri
Tentang sebuah awal yang bisa datang kapan saja
Untuk kali ini kuberi nama, awal menjelang akhir

Comments

Popular posts from this blog

Mesin Cuci Baru Samsung Bikin Listrik nge-Jepret

Beberapa waktu yang lalu saya beli mesin cuci baru di Hartono Elektronik. Merk Samsung, Front Loading, seri: WW85H5400EW.
Saat barang sampai, saya langsung coba pasang sendiri. Karena begitu lihat instruksinya sederhana, hanya melepas 4 baut yang mengunci saja, dan sudah langsung bisa digunakan. 
Masalahnya adalah: Listrik saya dayanya 1300 watt. Saat saya coba mencuci pakaian, saya nyalakan dan pilih mode mencucinya, berjalan lancar. Saya langsung pencet START. Mesin cuci pun mulai mengisi air dari air pam di rumah saya. Saat selesai mengisi air, listrik rumah langsung "nge-jepret". Saya naikkin lagi mcb-nya, dan mesin cuci start lagi. Jepret lagi. Sampai beberapa kali saya naikkin, baru mesin cuci bisa berjalan lancar. 
Keanehan ini pun saya analisa dan ujicoba: Pompa air: saya akhirnya pakai jalur air yang tidak menggunakan pompa air (langsung dari pam), untuk mengurangi konsumsi listrik. Tapi listrik tetap turun. AC: saya matikan ac dan lampu untuk mengurangi konsumsi list…

Pilih kulkas SHARP!

Minggu kemarin kami membeli kulkas baru. Prosesnya agak sedikit lucu, karena sebelumnya kita pergi ke electronic city di Botani Square untuk melihat-lihat saja. Setelah hampir 1 jam ngobrol2 dengan salesnya kita memutuskan beberapa merk dan tipenya yang menjadi pilihan. Ada 2 merk yang kita pilih, yaitu Samsung dan LG. Tipenya kurang lebih 400-450 liter.
Tapi entah kenapa saat itu kita lupa membawa kartu atm bni untuk melakukan debit pembayaran. Sementara bonus dari kantorpun belum turun, jadi dana di kartu atm mandiri masih kosong. Terpaksalah kita pulang dengan tangan hampa, terlebih barangpun memang indent kalau kita jadi pembelian. Kita sangat tertarik dengan diskon yang hampir 30% diadakan di toko itu, dan terakhir katanya hari itu pula.

Setelah pulang, kita sepakat jalan-jalan ke BellaNova, sekalian cari perbandingan kulkas yang lain disana. Kalau misalnya memang tidak ada yang cocok, kita akan balik lagi ke electronic city untuk menjadikan pembeliannya. Sampai disana benar sa…

Ucapan Syukur Rumah sudah selesai renovasi

Dan 1 hari setelah acara ucapan syukur Mamah jadi Prof di bale binarum, dilanjut dengan ucapan syukur rumah kami yang sudah selesai di renovasi.
Kebetulan keluarga masih banyak yang belum pulang, jadi bisa ikut hadir di acara ini.







Terima kasih kepada Bapak dan Mamah yang sudah luar biasa support untuk terselesaikannya rumah ini. Terutama Bapak yang sudah menjadi kontraktor karena setiap hari harus bolak balik ke cimahpar untuk menengok progres rumah, membeli bahan apa yang kurang, membayar gaji tukang.

Bukan pekerjaan yang mudah untuk melakukan hal itu setiap hari selama 7 bulan. Apalagi menghadapi anak seperti aku yang "banyak maunya" dan sedikit-sedikit komplain, tapi untuk itu semua Bapak tidak pernah marah atau bersitegang denganku. Semua permintaanku diiyakan atau diminta dipikirkan lagi. Bahkan untuk hal-hal yang tidak aku pikirkan tapi ternyata sangat essensial, justru Bapak mendorong untuk direalisasikan. Terima kasih Bapak, semangatmu untuk menyenangkan anak akan sel…