Skip to main content

Suatu Kebesaran Hati

Rasanya sudah cukup lama aku tidak pernah dimaki-maki, dicabik-cabik, dan dikata-katai macem-macem. Selama ini aku selalu berusaha untuk menjaga hubungan baik dengan orang lain. Tapi tentunya, telur tanpa retak tidak akan pernah menetas. Demikian juga proses pendewasaan diri perlu suatu kejatuhan, agar bisa mengerti dan paham betul rasanya, bukan sekedar tahu dan kira-kira tahu.

Tapi kali ini bersyukur aku kembali jatuh, namun tidak tergeletak. Saat aku mulai bangkit, dan merekonsiliasi semuanya, tiba-tiba aku kembali dicambuk sampai terjatuh. Bahkan diludahi setelah terjerembab. Beruntung aku punya Tuhan!

"be careful with words, someday it will kill yourself".

Aku disebut orang yang sok suci, anak kecil yang tidak tahu apa-apa, perusak hubungan orang lain, tidak peduli dengan perasaan orang lain, dan tukang janji yang tidak bisa menepati. Aku tidak ingin mengaminkan itu semua. Tapi aku ambil sisi baiknya, sedikit banyak hal ini menjadi koreksi yang cukup tajam bagi aku. Sehingga aku bisa meminta tolong kepada bapak "Pak, tolong doakan Itor, masalah ini sungguh membuat Itor penuh dan tidak tahu harus bagaimana. Itor sedih! Pastinya doa bapak akan memberi kekuatan bagi Itor". Bapak berdoa, tidak sambil memegang tanganku, tidak sambil merangkul aku, tapi memperlakukanku sebagai orang yang sudah cukup dewasa, dia melipat tangannya sendiri dan membiarkan aku melipat tanganku juga. Aku tidak terlalu hapal dengan doa yang diucapkan Bapak, karena saat itu mataku penuh dengan tetesan air mata. Tapi diakhir doanya, Bapak bilang ke Tuhan "biarlah Itor menjadi cukup bijaksana dan dewasa untuk mengambil langkah-langkah hidupnya. Dan suatu saat, dia bisa kembali rukun dengan teman yang memusuhinya". Di dalam tangisku, aku bersyukur bahwa Bapakku mengerti benar perasaanku. Selesai berdoa, dia mengelus punggungku, seperti yang biasa dia lakukan, sambil berkata "Anakku, kamu tidak perlu selalu berusaha merubah orang lain. Hal itu tidak perlu. Setiap orang punya jalannya sendiri-sendiri". Hatiku kembali direngkuh oleh suatu perasaan perendahan hati, suatu rasa pengampunan yang harus aku miliki disertai dengan kebesaran hati.

Mengampuni akan menjadi hal tersulit bagiku, karena aku merasa tidak bersalah. Tapi suatu kebesaran hati akan mempengaruhi aku seiring dengan waktu, dan kasih Tuhan akan terus mengalir dalam hidupku. Aku mengampunimu...

Comments

Popular posts from this blog

Pilih kulkas SHARP!

Minggu kemarin kami membeli kulkas baru. Prosesnya agak sedikit lucu, karena sebelumnya kita pergi ke electronic city di Botani Square untuk melihat-lihat saja. Setelah hampir 1 jam ngobrol2 dengan salesnya kita memutuskan beberapa merk dan tipenya yang menjadi pilihan. Ada 2 merk yang kita pilih, yaitu Samsung dan LG. Tipenya kurang lebih 400-450 liter.
Tapi entah kenapa saat itu kita lupa membawa kartu atm bni untuk melakukan debit pembayaran. Sementara bonus dari kantorpun belum turun, jadi dana di kartu atm mandiri masih kosong. Terpaksalah kita pulang dengan tangan hampa, terlebih barangpun memang indent kalau kita jadi pembelian. Kita sangat tertarik dengan diskon yang hampir 30% diadakan di toko itu, dan terakhir katanya hari itu pula.

Setelah pulang, kita sepakat jalan-jalan ke BellaNova, sekalian cari perbandingan kulkas yang lain disana. Kalau misalnya memang tidak ada yang cocok, kita akan balik lagi ke electronic city untuk menjadikan pembeliannya. Sampai disana benar sa…

Mesin Cuci Baru Samsung Bikin Listrik nge-Jepret

Beberapa waktu yang lalu saya beli mesin cuci baru di Hartono Elektronik. Merk Samsung, Front Loading, seri: WW85H5400EW.
Saat barang sampai, saya langsung coba pasang sendiri. Karena begitu lihat instruksinya sederhana, hanya melepas 4 baut yang mengunci saja, dan sudah langsung bisa digunakan. 
Masalahnya adalah: Listrik saya dayanya 1300 watt. Saat saya coba mencuci pakaian, saya nyalakan dan pilih mode mencucinya, berjalan lancar. Saya langsung pencet START. Mesin cuci pun mulai mengisi air dari air pam di rumah saya. Saat selesai mengisi air, listrik rumah langsung "nge-jepret". Saya naikkin lagi mcb-nya, dan mesin cuci start lagi. Jepret lagi. Sampai beberapa kali saya naikkin, baru mesin cuci bisa berjalan lancar. 
Keanehan ini pun saya analisa dan ujicoba: Pompa air: saya akhirnya pakai jalur air yang tidak menggunakan pompa air (langsung dari pam), untuk mengurangi konsumsi listrik. Tapi listrik tetap turun. AC: saya matikan ac dan lampu untuk mengurangi konsumsi list…

KECEWA dengan BIGTV !

Sekitar sebulan yang lalu saya mencoba pasang bigtv karena katanya lebih murah dan pilihan channel lebih banyak dalam satu paket.
Di rumah sebenarnya sudah langganan indovision dan berjalan dengan baik. Tapi karena ingin membandingkan, ingin mencoba yang baru, dan kalau memang bagus akan mengganti yang lama dengan yang lebih bagus, maka akhirnya saya coba berlangganan bigtv.

AWALNYA SUDAH KURANG BAGUS, TEKNISI AMATIR.
Teknisi yang datang untuk proses instalasi sudah bermasalah dari awalnya. Proses cabling tidak berjalan baik, sehingga siaran tidak dapat ditangkap dalam sekali instalasi. Besoknya teknisinya datang lagi dengan membawa seniornya, dan akhirnya siaran dapat berjalan baik (walaupun sinyal kecil sekali). Kabel coaxial di rumah saya sebenarnya sudah ditanam duluan saat proses renovasi rumah, sehingga tidak perlu penarikan kabel baru ke dalam rumah, hanya tinggal menyambung di atas. Adapun proses instalasi adalah di kamar saya dan sudah ada kabel instalasinya. Teknisi pada awa…