Skip to main content

Susahnya membuat sebuah film rohani

Fiuh, udah lama kayaknya ga nulis. Hehehe, semoga ga banyak yang kangen.
Sebenernya udah sering pengen nulis, cuma ngerasa ga nyempet aja-padahal kalo disempet-sempetin sih harusnya bisa ;)
Hampir tiap hari aku sekarang balik dari kantor nebeng bis jemputan bank BNI. Lumayan, harga abondemennya setengah dari harga kereta express pakuan. Setidaknya bisa berhemat untuk masa depan (haha). Di dalam bis hiba ada teve-nya, asik juga sebagai pengantar tidur dalam perjalanan. Entah yang pegang remote teve tersebut siapa, tapi hampir dalam setiap perjalanan pulang selalu manteng di satu stasiun teve saja. Awal-awal aku masih menikmati, karena waktu itu tayangan bajaj bajuri yang lucu dan cukup bisa bikin ketawa lah. Tapi setelah itu biasanya ada sebuah sinetron "rohani". Karena versinya berbeda dengan kepercayaanku, pada awalnya aku tidak begitu memperhatikan. Tapi lama kelamaan, memang ternyata insting filmku selalu ingin mengikuti jalan cerita film tersebut. Padahal kalo dibilang sih, jalan ceritanya mudah ditebak, enteng, dan membahas persoalan yang itu-itu saja (biasanya aku cepat bosan dan memilih tidak menonton film-film seperti itu).
Setelah aku amat-amati, ternyata judul sinetron yang disebut-sebut rohani tersebut bisa aku pastikan sama sekali tidaklah rohani (tunggu dulu, jangan marah dulu dong).
Yang aku bisa bilang kalo tentang film rohani, tentunya alur ceritanya bisa membuat orang bertobat atau setidaknya berubah dari jalan yang salah. Dalam hal ini, film/ sinetron ini memilikinya.
Tapi tunggu dulu! Tidak hanya sampe disitu. Tujuan dari sebuah karya sastra tercapai apabila dalam perjalanan mencapai tema yang diinginkan terdapat sebuah proses yang benar pula.
Sebuah film rohani tentunya harus memiliki proses penunjukkan jalan yang benar, pemberitahuan terhadap penonton mana yang baik dan yang salah, dan tentunya membuat penonton merasakan damai sejahtera (yah, bahasa awamnya mungkin tenang dan damai). Itu asumsiku aja sih, soalnya belum pernah juga bikin film rohani.
Kemudian aku perhatikan alur cerita dari sinetron rohani itu, kok aku sebagai penonton merasa diancam dengan isi cerita dari film itu ya? Merasa tidak tenang, dan seakan-akan sinetron itu ingin bilang bahwa "Neraka menantimu kalau engkau berbuat jahaatttt !!!! Waaaaaaaaa ".

Sayangnya lagi, film rohani seperti ini di Indonesia sedang jadi trend. Mungkin karena film ini memadukan antara film misteri dan 'rohani'. Yang namanya rohani memang sesuatu yang supranatural, saya setuju akan hal itu. Tapi kepada siapa hal tersebut dipertontonkan dan bagaimana cara pengajaran yang benar itu juga harus dipikirkan. Atau tidak ya?

Dalam kisah para rasul, murid-murid Tuhan Yesus bergerak dan menjadi Trend Setter pada saat itu. Mereka (mungkin Roh yang di dalam mereka) begitu exitednya sehingga mampu muncul sebagai pembawa tonggak sejarah dalam kebangunan rohani masa itu. Mereka benar-benar 'dimabukkan' oleh kegerakan rohani yang mereka alami sendiri terlebih dahulu di atap rumah bersama turunnya lidah api, sehingga MUNGKIN mereka sendiri tidak sadar bahwa sebenarnya mereka sedang melakukan hal yang kebanyakan orang lain tidak setuju. Banyak orang yang bertobat saat itu, ratusan bahkan ribuan orang menjadi percaya. Film rohani apa yang sebenarnya mereka sedang buat? Dan bagaimana caraya mereka melakukan itu?

Akh, memang Tuhan sutradara yang paling hebat!
Aku selalu jadi pengagum beratmu!

Comments

  1. Baru beberapa menit yang lalu aku n temen2 kantor ku bahas film2 kaya gini :) lucu nya tadi lagi iseng buka2 blog2nya kam tur :p gila! pas banget lagi bahas film2 kaya gitu juga .. meskipun lu juga nulisnya ntah kapan tau yah? tapi yah gw setuju ma lu tur :) segala sesuatu itu dibuat harus konsisten :) tapi yang konsisten didunia ini cuma satu God! oh iya dua dink .. dan perubahan itu sendiri .. so ?

    -Devi yang ga tau juga apa yang dia tulis detik ini- termasuk ga konsisten juga seh tur

    ReplyDelete
  2. Edan....sang sutradara neh...sukses selalu buatmu bro...sapa tau dari kecil2 lalu biar jadi bukit....kalo udah bikin film, gue pasti liat di 21 dan beli dvd aslinya deh....guarantee....(",)

    ReplyDelete
  3. ternyata, masih ada juga pengunjuk blog gw ini. Hehehehe

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Mesin Cuci Baru Samsung Bikin Listrik nge-Jepret

Beberapa waktu yang lalu saya beli mesin cuci baru di Hartono Elektronik. Merk Samsung, Front Loading, seri: WW85H5400EW.
Saat barang sampai, saya langsung coba pasang sendiri. Karena begitu lihat instruksinya sederhana, hanya melepas 4 baut yang mengunci saja, dan sudah langsung bisa digunakan. 
Masalahnya adalah: Listrik saya dayanya 1300 watt. Saat saya coba mencuci pakaian, saya nyalakan dan pilih mode mencucinya, berjalan lancar. Saya langsung pencet START. Mesin cuci pun mulai mengisi air dari air pam di rumah saya. Saat selesai mengisi air, listrik rumah langsung "nge-jepret". Saya naikkin lagi mcb-nya, dan mesin cuci start lagi. Jepret lagi. Sampai beberapa kali saya naikkin, baru mesin cuci bisa berjalan lancar. 
Keanehan ini pun saya analisa dan ujicoba: Pompa air: saya akhirnya pakai jalur air yang tidak menggunakan pompa air (langsung dari pam), untuk mengurangi konsumsi listrik. Tapi listrik tetap turun. AC: saya matikan ac dan lampu untuk mengurangi konsumsi list…

Pilih kulkas SHARP!

Minggu kemarin kami membeli kulkas baru. Prosesnya agak sedikit lucu, karena sebelumnya kita pergi ke electronic city di Botani Square untuk melihat-lihat saja. Setelah hampir 1 jam ngobrol2 dengan salesnya kita memutuskan beberapa merk dan tipenya yang menjadi pilihan. Ada 2 merk yang kita pilih, yaitu Samsung dan LG. Tipenya kurang lebih 400-450 liter.
Tapi entah kenapa saat itu kita lupa membawa kartu atm bni untuk melakukan debit pembayaran. Sementara bonus dari kantorpun belum turun, jadi dana di kartu atm mandiri masih kosong. Terpaksalah kita pulang dengan tangan hampa, terlebih barangpun memang indent kalau kita jadi pembelian. Kita sangat tertarik dengan diskon yang hampir 30% diadakan di toko itu, dan terakhir katanya hari itu pula.

Setelah pulang, kita sepakat jalan-jalan ke BellaNova, sekalian cari perbandingan kulkas yang lain disana. Kalau misalnya memang tidak ada yang cocok, kita akan balik lagi ke electronic city untuk menjadikan pembeliannya. Sampai disana benar sa…

Ucapan Syukur Rumah sudah selesai renovasi

Dan 1 hari setelah acara ucapan syukur Mamah jadi Prof di bale binarum, dilanjut dengan ucapan syukur rumah kami yang sudah selesai di renovasi.
Kebetulan keluarga masih banyak yang belum pulang, jadi bisa ikut hadir di acara ini.







Terima kasih kepada Bapak dan Mamah yang sudah luar biasa support untuk terselesaikannya rumah ini. Terutama Bapak yang sudah menjadi kontraktor karena setiap hari harus bolak balik ke cimahpar untuk menengok progres rumah, membeli bahan apa yang kurang, membayar gaji tukang.

Bukan pekerjaan yang mudah untuk melakukan hal itu setiap hari selama 7 bulan. Apalagi menghadapi anak seperti aku yang "banyak maunya" dan sedikit-sedikit komplain, tapi untuk itu semua Bapak tidak pernah marah atau bersitegang denganku. Semua permintaanku diiyakan atau diminta dipikirkan lagi. Bahkan untuk hal-hal yang tidak aku pikirkan tapi ternyata sangat essensial, justru Bapak mendorong untuk direalisasikan. Terima kasih Bapak, semangatmu untuk menyenangkan anak akan sel…