Skip to main content

Cubase SX+CocaCola+RollerCoaster+Bengbeng+10minutes sleep=Mixing Drama=hiks...

Pengen cerita tentang kegiatan natal ni.
Aku dimandatkan untuk membuat drama natal lagi tahun ini. Itung-itung, ini adalah proyek yang ke-8 untuk drama/parodi. Seru juga ternyata...

Proyek kali ini untuk natal permata klasis. Walau maenannya klasis, aku tetep aja tidak maksimal dalam pengerjaannya. Waktunya udah mepet, dan waktu itu aku sama sekali belum selesaikan skenario, bahkan latihan. Sementara 2 minggu lagi sudah show. Gawat pikirku.
Akhirnya setelah dapet ide ceritanya dan membuat latar belakangnya, aku langsung tetapkan waktu untuk take voice dubbing di rumah. Yang datang 3 orang. Kali ini aku masih memakai software Sony Sound Forge 7.0 untuk recording. Untuk mic-nya sendiri aku pakai yang wireless biasa. Untuk recordingnya sendiri aku memakai PC biasa Pentium 4 2.4GHz yang terpasang sound card Creative 5.1.
Mereka yang mau take voice terpaksa menunggu aku menyelesaikan skenario dulu (hahaha, kasian kali mereka), bukan karena aku lalai, tapi memang tidak pernah sempat untuk bikin. Untungnya skenario selesai saat itu juga, dan recording deh.

Masalah muncul ketika aku hendak mixing. Pikiranku sudah terbagi dengan kegiatan lainnya. Seperti biasa aku hendak memakai Sound Forge juga untuk proses mixing. Tapi aku berpikir untuk inovasi juga. Jadi bimbang juga, dan makan waktu lagi deh. Akhirnya aku coba install Sonar dari Cakewalk. Aku coba explore, beeehhh ribet banget! Walau dia bisa multi editing dan bener-bener untuk mixing, tapi aku ga terbiasa dengan pengoperasiannya (sori ya mon). Alhasil aku oprek-oprek cd installer hasil downloadku, dan aku coba install (lagi) Cubase SX. Sebelumnya gw udah pernah coba install waktu belajar tentang digital mixing juga. Tapi gara2 komputer diformat ulang, jadi lupa diinstall lagi. CD Sound yang sampe 9 CD aja masih ada tergeletak. Gw langsung puas dengan apa yang ditawarkan oleh Cubase, baik dari simplicity, efficiency, dan productivity. Dengan software ini gw pikir pasti bisa menghasilkan sesuatu yang lebih cepat (ya, dan dengan hasil yang lebih bagus juga semoga).

Sampailah pada deadline. Hari sabtu (tgl 3) bakalan show. Hari Selasanya gw harus udah beresin mixing, soalnya rabu udah mo latihan. Gila juga gw pikir, mo latihan kapan lagi memangnya. Hahahaha, gw udah stress deh. Akhirnya hari selasa pulang kantor, mampir dulu ke hero untuk beli cemilan (my fav snack Roller Coaster, beng beng, dan cocal cola). Sampe rumah langsung mandi biar seger, dan berusaha menyamankan diri duduk di depan komputer. Buka aplikasi Cubase, buka cocal cola+ice, buka roller coaster
...and the "journey" begin...

Pikiranku mulai melayang ke sana ke sini. Banyak orang bilang... ini yang namanya Itor kalo lagi autisnya keluar. Mulai kubuka iTunes untuk membuat playlist baru, dan mendengarkan lagu-lagu secara random. Dan kalo ada yang bagus aku langsung drag untuk masuk ke playlist baru itu. Pikiranku pun mulai berpetualang, disini aku harus membayangkan kejadian realnya dipanggung bakal seperti apa. Aku harus perhitungkan adegan yang akan pemain lakukan, time frame mereka melakukan adegan tertentu, sampai adegan-adegan yang tidak ada di dialog pun aku harus bisa bayangkan. Ketika saat itu terjadi, lu akan melihat muka gw seperti orang lain yang sedang berada di dunia lain...hahahaha, berkelana di sebuah padang dimana cuma aku dan khayalanku...

Jam 1 pagi. Sudah kuhabiskan 1 bungkus roller coaser, dan 1 beng beng. Cocal cola tinggal 1/2 botol lagi. Kantuk mulai menyerang. Segera aku mencari cara untuk menyegarkan diri. Sanking seringnya begadang, aku sudah tau masa-masa yang terjadi waktu begadang. Jadi pasti ada saat dimana memang kantuk itu menyerang sampai benar-benar rasanya ingin tidur. Tapi ketika saat itu terlewati, maka badan serasa segar lagi.
Akhirnya aku berdiri dan loncat-loncat dulu. Setelah itu baru kembali dengan cubase.
Tepat jam 3 pagi aku sudah beresin babak pertama. Karena whole idea-nya sudah ada di otakku, jadi babak kedua tidak terlalu lama lagi aku kerjain. Jam 4.30 dini hari aku menyelesaikan semuanya. Langsung aku rebahkan diriku di tempat tidur, sambil playback keseluruhan mixingnya.

Aku tertidur 10 menit, dan langsung terbangun untuk pergi ke kantor lagi. Uggh, what a nite!!!
Sebelum mandi aku render hasil mixing menjadi .mp3. Sesudah mandi, aku copy file nya ke hp untuk kemudian dipakai waktu latihan dengan modal speaker.

Keesokan harinya...
Pulang kantor aku dengan semangat langsung pergi ke gereja.
Sampai di gereja makan malam dulu bareng nangkoel. Abis itu mendapati gerbang gereja masih di gembok. Pemain drama yang datang cuma 3 orang. Sedih, tapi the show must go on!


Tuhan, terima kasih...
Aku tahu, apapun yang aku lakukan...ketika bersama dengan Engkau dan melakukannya untukMu seorang, bukan untuk kebanggaan diriku ataupun keegoanku...tidak akan menjadi sia-sia...
sekali lagi, terima kasih Tuhan...

Comments

Popular posts from this blog

Mesin Cuci Baru Samsung Bikin Listrik nge-Jepret

Beberapa waktu yang lalu saya beli mesin cuci baru di Hartono Elektronik. Merk Samsung, Front Loading, seri: WW85H5400EW.
Saat barang sampai, saya langsung coba pasang sendiri. Karena begitu lihat instruksinya sederhana, hanya melepas 4 baut yang mengunci saja, dan sudah langsung bisa digunakan. 
Masalahnya adalah: Listrik saya dayanya 1300 watt. Saat saya coba mencuci pakaian, saya nyalakan dan pilih mode mencucinya, berjalan lancar. Saya langsung pencet START. Mesin cuci pun mulai mengisi air dari air pam di rumah saya. Saat selesai mengisi air, listrik rumah langsung "nge-jepret". Saya naikkin lagi mcb-nya, dan mesin cuci start lagi. Jepret lagi. Sampai beberapa kali saya naikkin, baru mesin cuci bisa berjalan lancar. 
Keanehan ini pun saya analisa dan ujicoba: Pompa air: saya akhirnya pakai jalur air yang tidak menggunakan pompa air (langsung dari pam), untuk mengurangi konsumsi listrik. Tapi listrik tetap turun. AC: saya matikan ac dan lampu untuk mengurangi konsumsi list…

Pilih kulkas SHARP!

Minggu kemarin kami membeli kulkas baru. Prosesnya agak sedikit lucu, karena sebelumnya kita pergi ke electronic city di Botani Square untuk melihat-lihat saja. Setelah hampir 1 jam ngobrol2 dengan salesnya kita memutuskan beberapa merk dan tipenya yang menjadi pilihan. Ada 2 merk yang kita pilih, yaitu Samsung dan LG. Tipenya kurang lebih 400-450 liter.
Tapi entah kenapa saat itu kita lupa membawa kartu atm bni untuk melakukan debit pembayaran. Sementara bonus dari kantorpun belum turun, jadi dana di kartu atm mandiri masih kosong. Terpaksalah kita pulang dengan tangan hampa, terlebih barangpun memang indent kalau kita jadi pembelian. Kita sangat tertarik dengan diskon yang hampir 30% diadakan di toko itu, dan terakhir katanya hari itu pula.

Setelah pulang, kita sepakat jalan-jalan ke BellaNova, sekalian cari perbandingan kulkas yang lain disana. Kalau misalnya memang tidak ada yang cocok, kita akan balik lagi ke electronic city untuk menjadikan pembeliannya. Sampai disana benar sa…

Ucapan Syukur Rumah sudah selesai renovasi

Dan 1 hari setelah acara ucapan syukur Mamah jadi Prof di bale binarum, dilanjut dengan ucapan syukur rumah kami yang sudah selesai di renovasi.
Kebetulan keluarga masih banyak yang belum pulang, jadi bisa ikut hadir di acara ini.







Terima kasih kepada Bapak dan Mamah yang sudah luar biasa support untuk terselesaikannya rumah ini. Terutama Bapak yang sudah menjadi kontraktor karena setiap hari harus bolak balik ke cimahpar untuk menengok progres rumah, membeli bahan apa yang kurang, membayar gaji tukang.

Bukan pekerjaan yang mudah untuk melakukan hal itu setiap hari selama 7 bulan. Apalagi menghadapi anak seperti aku yang "banyak maunya" dan sedikit-sedikit komplain, tapi untuk itu semua Bapak tidak pernah marah atau bersitegang denganku. Semua permintaanku diiyakan atau diminta dipikirkan lagi. Bahkan untuk hal-hal yang tidak aku pikirkan tapi ternyata sangat essensial, justru Bapak mendorong untuk direalisasikan. Terima kasih Bapak, semangatmu untuk menyenangkan anak akan sel…