Skip to main content

Get Busy!

Ga tau lagi cara mengekspresikannya dalam tulisan.
Tapi hari-hari begitu cepat berlalu. Seminggu lagi sudah lewat.
Tadi pagi begitu bangun jam 5 pagi, aku langsung bergumam dalam hati "Hah, hari senin lagi?".
Bahkan pagi ini tidak sempat saat teduh.

But then...
Pas nyampe kantor pagi-pagi (belon ada yang datang kecuali tante hrd), aku sempetin baca renungan sentuhan hati yang ada di meja. Walau pikiran dan hati langsung agak menolak dengan berpikir tentang banyaknya kerjaan hari ini yang harus di schedule, tapi aku paksakan diriku. Bercerita tentang mungkinkah sebuah kehidupan kristiani diwujudkan.
Hm, aku pun sering berpikir seperti itu. Terlebih lagi dengan kondisi bekerja dan waktu semakin berkurang untuk santai, relax dan merenung.

Dulu, aku ingat sekali. Kegiatan rutinku kalau sudah mejelang sore hari adalah duduk di atas tangga yang menuju jemuran sambil memetik gitar dan menyanyikan lagu. Disitu aku biasanya lakukan sambil merenung tentang hari dan apa yang telah aku lakukan. Dulu...aku punya 'banyak waktu' untuk hal-hal tersebut. Tapi apakah waktu seperti itu sudah hilang?
Hehehe, setelah aku pikir-pikir...waktu-waktu tersebut tidaklah hilang. Mereka hanya tergantikan oleh hal-hal lain.

Aku tidak ingin menuliskan kalau aku berandai-andai masih bisa melakukan hal-hal seperti dulu. Karena toh aku memang masih bisa melakukannya. Hal tersebut masih bisa terwujud apabila aku berhenti kerja, atau menjadi pegawai negeri sipil yang pulang jam 1400, atau atau atau. Masih banyak atau yang lain.

Tapi hidupku adalah saat ini. Hidupku adalah sekarang. Dan entah aku masih bisa memiliki waktu-waktu seperti itu dengan hidupku yang sekarang atau tidak, aku hanya berusaha berjalan dengan tetap tenang saja. Tetap percaya bahwa segala sesuatu ada waktunya.

Aku ingat ketika aku menceritakan kepada seorang teman mengenai kekesalanku bahwa aku tidak bisa 'memiliki' waktu seperti yang dulu lagi, dia dengan enteng berkata "Bang, bukannya memang sekarang masa-masanya untuk seperti itu?". Dan aku bergumam..."bener juga ya?".

Cayoooo tor !!!

Comments

Popular posts from this blog

Mesin Cuci Baru Samsung Bikin Listrik nge-Jepret

Beberapa waktu yang lalu saya beli mesin cuci baru di Hartono Elektronik. Merk Samsung, Front Loading, seri: WW85H5400EW.
Saat barang sampai, saya langsung coba pasang sendiri. Karena begitu lihat instruksinya sederhana, hanya melepas 4 baut yang mengunci saja, dan sudah langsung bisa digunakan. 
Masalahnya adalah: Listrik saya dayanya 1300 watt. Saat saya coba mencuci pakaian, saya nyalakan dan pilih mode mencucinya, berjalan lancar. Saya langsung pencet START. Mesin cuci pun mulai mengisi air dari air pam di rumah saya. Saat selesai mengisi air, listrik rumah langsung "nge-jepret". Saya naikkin lagi mcb-nya, dan mesin cuci start lagi. Jepret lagi. Sampai beberapa kali saya naikkin, baru mesin cuci bisa berjalan lancar. 
Keanehan ini pun saya analisa dan ujicoba: Pompa air: saya akhirnya pakai jalur air yang tidak menggunakan pompa air (langsung dari pam), untuk mengurangi konsumsi listrik. Tapi listrik tetap turun. AC: saya matikan ac dan lampu untuk mengurangi konsumsi list…

Pilih kulkas SHARP!

Minggu kemarin kami membeli kulkas baru. Prosesnya agak sedikit lucu, karena sebelumnya kita pergi ke electronic city di Botani Square untuk melihat-lihat saja. Setelah hampir 1 jam ngobrol2 dengan salesnya kita memutuskan beberapa merk dan tipenya yang menjadi pilihan. Ada 2 merk yang kita pilih, yaitu Samsung dan LG. Tipenya kurang lebih 400-450 liter.
Tapi entah kenapa saat itu kita lupa membawa kartu atm bni untuk melakukan debit pembayaran. Sementara bonus dari kantorpun belum turun, jadi dana di kartu atm mandiri masih kosong. Terpaksalah kita pulang dengan tangan hampa, terlebih barangpun memang indent kalau kita jadi pembelian. Kita sangat tertarik dengan diskon yang hampir 30% diadakan di toko itu, dan terakhir katanya hari itu pula.

Setelah pulang, kita sepakat jalan-jalan ke BellaNova, sekalian cari perbandingan kulkas yang lain disana. Kalau misalnya memang tidak ada yang cocok, kita akan balik lagi ke electronic city untuk menjadikan pembeliannya. Sampai disana benar sa…

Ucapan Syukur Rumah sudah selesai renovasi

Dan 1 hari setelah acara ucapan syukur Mamah jadi Prof di bale binarum, dilanjut dengan ucapan syukur rumah kami yang sudah selesai di renovasi.
Kebetulan keluarga masih banyak yang belum pulang, jadi bisa ikut hadir di acara ini.







Terima kasih kepada Bapak dan Mamah yang sudah luar biasa support untuk terselesaikannya rumah ini. Terutama Bapak yang sudah menjadi kontraktor karena setiap hari harus bolak balik ke cimahpar untuk menengok progres rumah, membeli bahan apa yang kurang, membayar gaji tukang.

Bukan pekerjaan yang mudah untuk melakukan hal itu setiap hari selama 7 bulan. Apalagi menghadapi anak seperti aku yang "banyak maunya" dan sedikit-sedikit komplain, tapi untuk itu semua Bapak tidak pernah marah atau bersitegang denganku. Semua permintaanku diiyakan atau diminta dipikirkan lagi. Bahkan untuk hal-hal yang tidak aku pikirkan tapi ternyata sangat essensial, justru Bapak mendorong untuk direalisasikan. Terima kasih Bapak, semangatmu untuk menyenangkan anak akan sel…