Skip to main content

Aku lemah!

Hari ini terasa begitu berat.
Aku sedang berusaha jujur dengan diriku sendiri.
Begitu bangun pagi, entah perasaan apa yang melingkupi.
Kamar yang berantakan menggambarkan suasana hati.
Sebuah tekanan yang tidak pernah aku alami sebelumnya.
Aku ingin pergi dan lari, tapi langkah kakiku tetap.
Tatapan mataku pun sudah mulai nanar.
Aku lemah!
Sepanjang perjalanan pagi ini aku diliputi kecemasan.
Aku merasa tidak sedang hidup.
Mulutku terus berucap "Tuhan, beri aku kekuatan!".
Karena aku terlalu pengecut menghadapi hari ini.
Di bus aku mulai membaca bab berikutnya dari buku itu
"Elia, pahlawan heroik yang rendah hati"
Sesaat memberi aku semangat untuk hari ini,
Namun aku kembali tak berani menatap hari ini.
Aku lemah!
Kulihat jam, ya aku bakal telat lagi hari ini.
Sudah kubayangkan wajah-wajah pencemooh.
Ah, tapi memang ini salahku...aku harus terima.
Begitu sampai di kantor, aku mulai tertekan lagi.
Tidak ada perasaan kebebasan.
Apakah aku sedang hidup?
Ataukah aku hanya sedang menjalani waktu?
Lihat berdiriku, sudah oyong ke samping,
persis seperti bapak di bus yang duduk di sebelahku.
Aku lemah!
"Aku memerlukan Mu, Tuhan...
Tolonglah aku untuk lalui hari ini...
hidup ini sudah terlalu menekanku!
Aku ingin tetap hidup, bukan sekedar menjalaninya.
Beri aku kekuatan dan kemenangan untuk hari ini saja.
Untuk esok hari aku akan minta lagi kepadaMu...
Sungguh, aku tidak sanggup hadapi ini sendirian,
lebih baik aku mati tersayat pedangMu
dan kemudian dihidupkan kembali.
Jangan lupakan hambaMu ini...
datanglah dan pegang tanganku...
Allahku yang hidup!"

Comments

  1. FATHER never leave u alone...
    biasanya kalo g lagi di situasi seperti itu... g nyanyi satu lagu, mungkin u tahu lagunya :
    ku di tanganMU, ku di hatiMU, di pikiranMU, di rencanaMU, tak pernah ku sendiri
    ku ditanganMU , ke di hatiMU, di pikiranMU, di rencanaMU , tak pernah ditinggalkan.

    YOH 3:16
    Because He love u so much.... :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Mesin Cuci Baru Samsung Bikin Listrik nge-Jepret

Beberapa waktu yang lalu saya beli mesin cuci baru di Hartono Elektronik. Merk Samsung, Front Loading, seri: WW85H5400EW.
Saat barang sampai, saya langsung coba pasang sendiri. Karena begitu lihat instruksinya sederhana, hanya melepas 4 baut yang mengunci saja, dan sudah langsung bisa digunakan. 
Masalahnya adalah: Listrik saya dayanya 1300 watt. Saat saya coba mencuci pakaian, saya nyalakan dan pilih mode mencucinya, berjalan lancar. Saya langsung pencet START. Mesin cuci pun mulai mengisi air dari air pam di rumah saya. Saat selesai mengisi air, listrik rumah langsung "nge-jepret". Saya naikkin lagi mcb-nya, dan mesin cuci start lagi. Jepret lagi. Sampai beberapa kali saya naikkin, baru mesin cuci bisa berjalan lancar. 
Keanehan ini pun saya analisa dan ujicoba: Pompa air: saya akhirnya pakai jalur air yang tidak menggunakan pompa air (langsung dari pam), untuk mengurangi konsumsi listrik. Tapi listrik tetap turun. AC: saya matikan ac dan lampu untuk mengurangi konsumsi list…

Pilih kulkas SHARP!

Minggu kemarin kami membeli kulkas baru. Prosesnya agak sedikit lucu, karena sebelumnya kita pergi ke electronic city di Botani Square untuk melihat-lihat saja. Setelah hampir 1 jam ngobrol2 dengan salesnya kita memutuskan beberapa merk dan tipenya yang menjadi pilihan. Ada 2 merk yang kita pilih, yaitu Samsung dan LG. Tipenya kurang lebih 400-450 liter.
Tapi entah kenapa saat itu kita lupa membawa kartu atm bni untuk melakukan debit pembayaran. Sementara bonus dari kantorpun belum turun, jadi dana di kartu atm mandiri masih kosong. Terpaksalah kita pulang dengan tangan hampa, terlebih barangpun memang indent kalau kita jadi pembelian. Kita sangat tertarik dengan diskon yang hampir 30% diadakan di toko itu, dan terakhir katanya hari itu pula.

Setelah pulang, kita sepakat jalan-jalan ke BellaNova, sekalian cari perbandingan kulkas yang lain disana. Kalau misalnya memang tidak ada yang cocok, kita akan balik lagi ke electronic city untuk menjadikan pembeliannya. Sampai disana benar sa…

Ucapan Syukur Rumah sudah selesai renovasi

Dan 1 hari setelah acara ucapan syukur Mamah jadi Prof di bale binarum, dilanjut dengan ucapan syukur rumah kami yang sudah selesai di renovasi.
Kebetulan keluarga masih banyak yang belum pulang, jadi bisa ikut hadir di acara ini.







Terima kasih kepada Bapak dan Mamah yang sudah luar biasa support untuk terselesaikannya rumah ini. Terutama Bapak yang sudah menjadi kontraktor karena setiap hari harus bolak balik ke cimahpar untuk menengok progres rumah, membeli bahan apa yang kurang, membayar gaji tukang.

Bukan pekerjaan yang mudah untuk melakukan hal itu setiap hari selama 7 bulan. Apalagi menghadapi anak seperti aku yang "banyak maunya" dan sedikit-sedikit komplain, tapi untuk itu semua Bapak tidak pernah marah atau bersitegang denganku. Semua permintaanku diiyakan atau diminta dipikirkan lagi. Bahkan untuk hal-hal yang tidak aku pikirkan tapi ternyata sangat essensial, justru Bapak mendorong untuk direalisasikan. Terima kasih Bapak, semangatmu untuk menyenangkan anak akan sel…