Skip to main content

Ketika kucing bilang dia bisa bilang "Guk!!"

Sampai aku pada hari ini bertemu dengan suatu sosok angkuh. Dia seperti bisa segalanya, padahal hanya bisa di satu sisi--dan dia tidak sadar dia sedang berada dalam suatu lingkaran yang memiliki sisi banyak. Hahaha...betapa bodohnya dia.

Sekali waktu lagi, dia bilang betapa hebatnya dia. Wow, dia memang hebat. Namun, sekali lagi...aku tidak suka sama sekali dengan orang angkuh walau mereka pintar. Hm, wait wait...jangan-jangan itu diriku yang sedang aku ceritakan? O, tidak. Dia itu seperti Dani-Dewa, yang kepintarannya habis sama sekali karena kesombongannya. Aku tidak simpatik.

Pernah lagi dia mengancam aku, bilang kalau sekali lagi aku menyentuh barang kesukaannya, dia akan menyukur habis kepalaku, bahkan akan mengulitiku dan menjual aku ke pasar loak. Hahaha, sekali lagi dia terlalu arogan. Padahal kini barang kesukaannya tidak lagi berada pada tempatnya, dan dia tinggal menunggu waktu untuk bunuh diri.

Setiap kata yang keluar dari mulutnya, aku selalu coba netralisir dengan pikiran positif-tapi kenapa ga bisa ya? Mungkin karena memang dia sedang berusaha menggonggong sementara dia itu kan kucing!

Tapi ga pa pa.
Bertemu dengan orang seperti ini membuatku semakin bijaksana, bahwa kenyataannya adalah hidup ini lebih dari sekedar pekerjaan kita, man!! Lebih dari sekedar rutinitas!!
Aku inget perumpamaan di alkitab tentang talenta. Orang yang punya 1 talenta cenderung untuk menyimpannya, karena dia takut kehilangan. Tapi lihat yang memiliki lebih dari satu, mereka akan berusaha untuk mendapatkan lebih dari itu.
Yang pasti, aku tidak ingin punya hanya satu talenta. Aku tidak ingin hanya bisa dan mampu di kerjaanku yang sekarang. Terlalu sempit kalau aku berpandangan bahwa hidup ini untuk bekerja. Cmon, there still million of things to do and bring glory to HIM. Hanya saja, jangan mencoba berkata "Guk" ketika engkau hanyalah seorang kucing...

Comments

Popular posts from this blog

Mesin Cuci Baru Samsung Bikin Listrik nge-Jepret

Beberapa waktu yang lalu saya beli mesin cuci baru di Hartono Elektronik. Merk Samsung, Front Loading, seri: WW85H5400EW.
Saat barang sampai, saya langsung coba pasang sendiri. Karena begitu lihat instruksinya sederhana, hanya melepas 4 baut yang mengunci saja, dan sudah langsung bisa digunakan. 
Masalahnya adalah: Listrik saya dayanya 1300 watt. Saat saya coba mencuci pakaian, saya nyalakan dan pilih mode mencucinya, berjalan lancar. Saya langsung pencet START. Mesin cuci pun mulai mengisi air dari air pam di rumah saya. Saat selesai mengisi air, listrik rumah langsung "nge-jepret". Saya naikkin lagi mcb-nya, dan mesin cuci start lagi. Jepret lagi. Sampai beberapa kali saya naikkin, baru mesin cuci bisa berjalan lancar. 
Keanehan ini pun saya analisa dan ujicoba: Pompa air: saya akhirnya pakai jalur air yang tidak menggunakan pompa air (langsung dari pam), untuk mengurangi konsumsi listrik. Tapi listrik tetap turun. AC: saya matikan ac dan lampu untuk mengurangi konsumsi list…

Pilih kulkas SHARP!

Minggu kemarin kami membeli kulkas baru. Prosesnya agak sedikit lucu, karena sebelumnya kita pergi ke electronic city di Botani Square untuk melihat-lihat saja. Setelah hampir 1 jam ngobrol2 dengan salesnya kita memutuskan beberapa merk dan tipenya yang menjadi pilihan. Ada 2 merk yang kita pilih, yaitu Samsung dan LG. Tipenya kurang lebih 400-450 liter.
Tapi entah kenapa saat itu kita lupa membawa kartu atm bni untuk melakukan debit pembayaran. Sementara bonus dari kantorpun belum turun, jadi dana di kartu atm mandiri masih kosong. Terpaksalah kita pulang dengan tangan hampa, terlebih barangpun memang indent kalau kita jadi pembelian. Kita sangat tertarik dengan diskon yang hampir 30% diadakan di toko itu, dan terakhir katanya hari itu pula.

Setelah pulang, kita sepakat jalan-jalan ke BellaNova, sekalian cari perbandingan kulkas yang lain disana. Kalau misalnya memang tidak ada yang cocok, kita akan balik lagi ke electronic city untuk menjadikan pembeliannya. Sampai disana benar sa…

Ucapan Syukur Rumah sudah selesai renovasi

Dan 1 hari setelah acara ucapan syukur Mamah jadi Prof di bale binarum, dilanjut dengan ucapan syukur rumah kami yang sudah selesai di renovasi.
Kebetulan keluarga masih banyak yang belum pulang, jadi bisa ikut hadir di acara ini.







Terima kasih kepada Bapak dan Mamah yang sudah luar biasa support untuk terselesaikannya rumah ini. Terutama Bapak yang sudah menjadi kontraktor karena setiap hari harus bolak balik ke cimahpar untuk menengok progres rumah, membeli bahan apa yang kurang, membayar gaji tukang.

Bukan pekerjaan yang mudah untuk melakukan hal itu setiap hari selama 7 bulan. Apalagi menghadapi anak seperti aku yang "banyak maunya" dan sedikit-sedikit komplain, tapi untuk itu semua Bapak tidak pernah marah atau bersitegang denganku. Semua permintaanku diiyakan atau diminta dipikirkan lagi. Bahkan untuk hal-hal yang tidak aku pikirkan tapi ternyata sangat essensial, justru Bapak mendorong untuk direalisasikan. Terima kasih Bapak, semangatmu untuk menyenangkan anak akan sel…