Skip to main content

Senja telah datang di sebuah padang pasir buat seorang buta yang kehilangan tangannya

Tepatnya hari ini!
Hm, mungkin kemarin juga aku sudah punya pikiran ini
Ya, hari kemarin!
Tapi mungkin minggu kemarin hal ini sudah ada di otakku
Ah sudahlah, mungkin aku lupa kapan aku memikirkannya
Buat saja lagi hari ini!
Dulu aku pernah bercerita tentang pohon yang menangis,
aku pernah menuturkan tentang seseorang yang tanpa wajah,
pernah juga sekali aku berkata-kata untuk sebuah matahari ,
dan kali ini cerita tersebut sedang ada lagi di sini
Berhubung kau tidak pernah ada,
biarlah kuceritakan pada diriku sendiri
Ceritanya begini...
Pohon yang menangis itu kini ditinggalkan
Seseorang yang tanpa wajah tersebut kehilangan tangannya
Sebuah matahari pun sudah mendinginkan hati
Kusebut dalam sebuah kalimat:
Senja telah datang di sebuah padang pasir buat seorang buta yang kehilangan tangannya
Kutetapkan hatiku, seperti ini adanya
Kembali kepada suatu kemurnian mata
bahwa aku tidak akan pernah benar-benar mencinta
sampai mulut kita sekata dalam sebuah urutan kata d-o-a
Hm, mungkin kau belum tahu hal ini
Jangan pernah bilang kepada siapapun,
bahwa aku akan tersakiti karena cinta
bahwa aku akan kehilanganmu karena orang lain
bahwa aku akan sendiri di sini dan kau berdua di sana
Karena engkaulah yang sedang buta dan kehilangan tanganmu dalam sebuah senja
Ingat bahwa kau sendiri belum mengenal aku
Tatapan mataku pun pasti kau sudah lupa
Dan biarlah...setidaknya ijinkanlah
mulai saat ini sampai nanti...
aku melupakanmu
titik.

Comments

Popular posts from this blog

Mesin Cuci Baru Samsung Bikin Listrik nge-Jepret

Beberapa waktu yang lalu saya beli mesin cuci baru di Hartono Elektronik. Merk Samsung, Front Loading, seri: WW85H5400EW.
Saat barang sampai, saya langsung coba pasang sendiri. Karena begitu lihat instruksinya sederhana, hanya melepas 4 baut yang mengunci saja, dan sudah langsung bisa digunakan. 
Masalahnya adalah: Listrik saya dayanya 1300 watt. Saat saya coba mencuci pakaian, saya nyalakan dan pilih mode mencucinya, berjalan lancar. Saya langsung pencet START. Mesin cuci pun mulai mengisi air dari air pam di rumah saya. Saat selesai mengisi air, listrik rumah langsung "nge-jepret". Saya naikkin lagi mcb-nya, dan mesin cuci start lagi. Jepret lagi. Sampai beberapa kali saya naikkin, baru mesin cuci bisa berjalan lancar. 
Keanehan ini pun saya analisa dan ujicoba: Pompa air: saya akhirnya pakai jalur air yang tidak menggunakan pompa air (langsung dari pam), untuk mengurangi konsumsi listrik. Tapi listrik tetap turun. AC: saya matikan ac dan lampu untuk mengurangi konsumsi list…

Pilih kulkas SHARP!

Minggu kemarin kami membeli kulkas baru. Prosesnya agak sedikit lucu, karena sebelumnya kita pergi ke electronic city di Botani Square untuk melihat-lihat saja. Setelah hampir 1 jam ngobrol2 dengan salesnya kita memutuskan beberapa merk dan tipenya yang menjadi pilihan. Ada 2 merk yang kita pilih, yaitu Samsung dan LG. Tipenya kurang lebih 400-450 liter.
Tapi entah kenapa saat itu kita lupa membawa kartu atm bni untuk melakukan debit pembayaran. Sementara bonus dari kantorpun belum turun, jadi dana di kartu atm mandiri masih kosong. Terpaksalah kita pulang dengan tangan hampa, terlebih barangpun memang indent kalau kita jadi pembelian. Kita sangat tertarik dengan diskon yang hampir 30% diadakan di toko itu, dan terakhir katanya hari itu pula.

Setelah pulang, kita sepakat jalan-jalan ke BellaNova, sekalian cari perbandingan kulkas yang lain disana. Kalau misalnya memang tidak ada yang cocok, kita akan balik lagi ke electronic city untuk menjadikan pembeliannya. Sampai disana benar sa…

Ucapan Syukur Rumah sudah selesai renovasi

Dan 1 hari setelah acara ucapan syukur Mamah jadi Prof di bale binarum, dilanjut dengan ucapan syukur rumah kami yang sudah selesai di renovasi.
Kebetulan keluarga masih banyak yang belum pulang, jadi bisa ikut hadir di acara ini.







Terima kasih kepada Bapak dan Mamah yang sudah luar biasa support untuk terselesaikannya rumah ini. Terutama Bapak yang sudah menjadi kontraktor karena setiap hari harus bolak balik ke cimahpar untuk menengok progres rumah, membeli bahan apa yang kurang, membayar gaji tukang.

Bukan pekerjaan yang mudah untuk melakukan hal itu setiap hari selama 7 bulan. Apalagi menghadapi anak seperti aku yang "banyak maunya" dan sedikit-sedikit komplain, tapi untuk itu semua Bapak tidak pernah marah atau bersitegang denganku. Semua permintaanku diiyakan atau diminta dipikirkan lagi. Bahkan untuk hal-hal yang tidak aku pikirkan tapi ternyata sangat essensial, justru Bapak mendorong untuk direalisasikan. Terima kasih Bapak, semangatmu untuk menyenangkan anak akan sel…