Skip to main content

Menetaslah AnakKu...

Waktu kecil, gw masih ingat sekali...orangtuaku sering berkata begini
"Wah, anakku punya tahi lalat di telapak kakinya...pasti perjalanannya bakal jauh..."
Entah ada angin apa, sehingga aku kembali terngiang akan kata-kata itu,
Jauh dari lubuk hatiku, aku bahkan seharusnya sudah lupa akan hal tersebut.

Sebuah telur tidak pernah bisa 'dewasa'
Dia hanya menunggu hitungan hari sampai menetas
Sebuah telur tidak pernah bisa menjadi lebih baik
sampai dia menetas dan bernafas

Kembali aku teringat akan doaku di tempat yang kecil ini
"Tuhan, ijinkan aku memiliki tempat duduk yang sedikit lebih lega
setidaknya untuk melapangkan dengkulku dan kakiku..."
Dan hari-hari tetap kujalani seperti biasa

dengan harapan Dia akan mendengar dan mungkin bilang 'tunggu'
Akh...aku bahkan seharusnya sudah lupa akan hal tersebut.

Ketika engkau menjadi telur
Dirimu sedang mengalami pembentukan
Dirimu sedang ada dalam rangkulan kuk yang ringan
Bersabarlah dan jangan coba mendobrak dindingnya
karena kakimu dan sayapmu belum cukup kuat untuk berjalan

Sampailah aku pada hari ini
Mataku memandang pada sebuah cahaya dunia luar
Kugerakkan sayapku...hei, aku merasa ototku berfungsi dengan baik
Kurasakan jernih sayup-sayup suara dari luar bulatan ini
Hahahaha...rasanya seperti mencium kebebasan

Menetaslah anakKu...
Aku takkan membiarkan waktu terlalu cepat atau terlalu lambat
Doamu kudengar, doamu kusimpan dengan baik dihatiKu
Jangan ragu, bebaskan kedua kakimu untuk melangkah
Tempatmu saat ini sudah terlalu sempit...
Menetaslah anakKu...

Comments

  1. Hm ... Gw tiba2 melo-melo gitu sore2 ... pas gw tau loe mau pergi/akan sering pergi, langsung sedih banget! hm ... nanti loe jadi jarang online, terus abis itu susah banget nge-reach eloe, terus loe sibuk bener, terus dan terus ... aduh ga bisa jadi Ms. Urgent lagi sama eloe dan datang dengan request urgent yang ternyata cuma mau curhat! hiks hiks .. whatever... gw selalu mengharapkan yang terbaik bro! meskipun gw harus kehilangan banyak waktu bersama eloe ... Yang Terbaik! karena gw tau loe juga adalah Satu Diantara Yang Terbaik!

    -Your Sista-

    ReplyDelete
  2. Hem...ceritaan menarik...menetaslah...mungkin ini bisa menjadi bahan renungan gue juga, walaupun problemnya beda...tapi yah ada benang merah yang tersamar..yang pasti memang dalam masa pembentukan atau masa penetasan...manalah kita tau diposisi mana kan...ini patut disadari kita lagi diposisi mana...sadar secara langsung ataupun tak langsung...gue juga ga ngerti kenapa makin dewasa makin banyak masalah yang jelimet yang kudu diri sendiri hadapi dan pecahkan...dan waktu ga berhenti saat kita berpikir...sulit bernafas dan merebahkan pikiran walau sejenak...waktu terasa berputar secara cepat, kesalahan2 dimasa lalu ingin kita perbaiki dengan kembali ke waktu tersebut...namun niscaya harapan sia2...so...life goes on...ga bisa tidak...kita harus berpikir dengan dewasa, sesuai jalur masing2...cari apa yang ingin kita lakukan, untuk saat ini, jangan sesalkan yang telah lalu, karena yang lalu merupakan pembentukan akan jadinya kita dimasa sekarang....

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Mesin Cuci Baru Samsung Bikin Listrik nge-Jepret

Beberapa waktu yang lalu saya beli mesin cuci baru di Hartono Elektronik. Merk Samsung, Front Loading, seri: WW85H5400EW.
Saat barang sampai, saya langsung coba pasang sendiri. Karena begitu lihat instruksinya sederhana, hanya melepas 4 baut yang mengunci saja, dan sudah langsung bisa digunakan. 
Masalahnya adalah: Listrik saya dayanya 1300 watt. Saat saya coba mencuci pakaian, saya nyalakan dan pilih mode mencucinya, berjalan lancar. Saya langsung pencet START. Mesin cuci pun mulai mengisi air dari air pam di rumah saya. Saat selesai mengisi air, listrik rumah langsung "nge-jepret". Saya naikkin lagi mcb-nya, dan mesin cuci start lagi. Jepret lagi. Sampai beberapa kali saya naikkin, baru mesin cuci bisa berjalan lancar. 
Keanehan ini pun saya analisa dan ujicoba: Pompa air: saya akhirnya pakai jalur air yang tidak menggunakan pompa air (langsung dari pam), untuk mengurangi konsumsi listrik. Tapi listrik tetap turun. AC: saya matikan ac dan lampu untuk mengurangi konsumsi list…

Pilih kulkas SHARP!

Minggu kemarin kami membeli kulkas baru. Prosesnya agak sedikit lucu, karena sebelumnya kita pergi ke electronic city di Botani Square untuk melihat-lihat saja. Setelah hampir 1 jam ngobrol2 dengan salesnya kita memutuskan beberapa merk dan tipenya yang menjadi pilihan. Ada 2 merk yang kita pilih, yaitu Samsung dan LG. Tipenya kurang lebih 400-450 liter.
Tapi entah kenapa saat itu kita lupa membawa kartu atm bni untuk melakukan debit pembayaran. Sementara bonus dari kantorpun belum turun, jadi dana di kartu atm mandiri masih kosong. Terpaksalah kita pulang dengan tangan hampa, terlebih barangpun memang indent kalau kita jadi pembelian. Kita sangat tertarik dengan diskon yang hampir 30% diadakan di toko itu, dan terakhir katanya hari itu pula.

Setelah pulang, kita sepakat jalan-jalan ke BellaNova, sekalian cari perbandingan kulkas yang lain disana. Kalau misalnya memang tidak ada yang cocok, kita akan balik lagi ke electronic city untuk menjadikan pembeliannya. Sampai disana benar sa…

Ucapan Syukur Rumah sudah selesai renovasi

Dan 1 hari setelah acara ucapan syukur Mamah jadi Prof di bale binarum, dilanjut dengan ucapan syukur rumah kami yang sudah selesai di renovasi.
Kebetulan keluarga masih banyak yang belum pulang, jadi bisa ikut hadir di acara ini.







Terima kasih kepada Bapak dan Mamah yang sudah luar biasa support untuk terselesaikannya rumah ini. Terutama Bapak yang sudah menjadi kontraktor karena setiap hari harus bolak balik ke cimahpar untuk menengok progres rumah, membeli bahan apa yang kurang, membayar gaji tukang.

Bukan pekerjaan yang mudah untuk melakukan hal itu setiap hari selama 7 bulan. Apalagi menghadapi anak seperti aku yang "banyak maunya" dan sedikit-sedikit komplain, tapi untuk itu semua Bapak tidak pernah marah atau bersitegang denganku. Semua permintaanku diiyakan atau diminta dipikirkan lagi. Bahkan untuk hal-hal yang tidak aku pikirkan tapi ternyata sangat essensial, justru Bapak mendorong untuk direalisasikan. Terima kasih Bapak, semangatmu untuk menyenangkan anak akan sel…