Skip to main content

Kau Lihat Apa?

Kau lihat apa?
Air mataku?
Cabikan di tubuhku?
Darahku?
Ternyata kau sudah lupa!!

Perjalanan ini bukan terlalu usang
Tidak terlalu usang untuk dibicarakan
Karena kau sendiri tahu
Ini yang memberimu hidup

Kau lihat apa?
Raut wajahKu yang lusuh?
Langkahku yang tertatih-tatih?
Teriakan orang yang menghujat Aku?
Hey! Ternyata kau sudah lupa!!!

AnakKu...
Lemah tubuhku bisa kuatasi
Air mataku akan terhapus sendirinya
Dengan tertatih-tatihpun akan tetap kupikul salib itu
Tapi...apakah engkau sudah lupa?

Lihat hatiku...
Itu yang membuat Aku bertahan
Dengan tetap percaya
Bahwa KASIHKU akan menyelamatkanmu

Aku tak peduli sakitnya cambuk itu
Lelahnya kaki ketika jalan salib
Yang aku peduli...
KASIHKU akan menyelamatkanmu
Sampai saatnya nanti
Kita akan bersama di tempatKU...

-masih menjelang hari kematianMu-

Comments

  1. Meskipun luka ini
    Meskipun darah ini
    Meskipun tangan ini
    Meskipun mahkota duri ini
    Ugggghhhh.....
    Sakitnya luar biasa
    Namun...
    Aku masih bisa tersenyum
    Aku masih bisa tertawa
    Meski dalam hati
    Lambungku...
    Uggghhhhh ........
    Jangan di tusuk lagi...
    Ugghhh ...
    Uhuk uhukk uhukk....
    Ah, biarlah
    Toh ini tidak akan sia-sia
    ……
    ……
    Di saat-saat terakhir ini
    Aku hendak berbisik satu hal
    Sendengkan telingamu sedikit, kekasihku
    Sedikit saja...
    Uhukk..uhukk...
    Tahukah engkau bahwa semua ini kulakukan untukmu?
    Engkau tidak perlu menghasihani aku...
    Aku lah yang disini yang sedang mengasihani engkau
    Tak perlu sedih melihat wajahku yang penuh darah
    Karena justru Akulah yang sedih karena engkau PENUH DOSA !!!
    Di saat-saat terakhir ini...
    Coba kau lihat Aku
    Lihat mataku
    Kekasihku...
    Ini semua untukmu...
    Karena aku mengasihimu

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Mesin Cuci Baru Samsung Bikin Listrik nge-Jepret

Beberapa waktu yang lalu saya beli mesin cuci baru di Hartono Elektronik. Merk Samsung, Front Loading, seri: WW85H5400EW.
Saat barang sampai, saya langsung coba pasang sendiri. Karena begitu lihat instruksinya sederhana, hanya melepas 4 baut yang mengunci saja, dan sudah langsung bisa digunakan. 
Masalahnya adalah: Listrik saya dayanya 1300 watt. Saat saya coba mencuci pakaian, saya nyalakan dan pilih mode mencucinya, berjalan lancar. Saya langsung pencet START. Mesin cuci pun mulai mengisi air dari air pam di rumah saya. Saat selesai mengisi air, listrik rumah langsung "nge-jepret". Saya naikkin lagi mcb-nya, dan mesin cuci start lagi. Jepret lagi. Sampai beberapa kali saya naikkin, baru mesin cuci bisa berjalan lancar. 
Keanehan ini pun saya analisa dan ujicoba: Pompa air: saya akhirnya pakai jalur air yang tidak menggunakan pompa air (langsung dari pam), untuk mengurangi konsumsi listrik. Tapi listrik tetap turun. AC: saya matikan ac dan lampu untuk mengurangi konsumsi list…

Pilih kulkas SHARP!

Minggu kemarin kami membeli kulkas baru. Prosesnya agak sedikit lucu, karena sebelumnya kita pergi ke electronic city di Botani Square untuk melihat-lihat saja. Setelah hampir 1 jam ngobrol2 dengan salesnya kita memutuskan beberapa merk dan tipenya yang menjadi pilihan. Ada 2 merk yang kita pilih, yaitu Samsung dan LG. Tipenya kurang lebih 400-450 liter.
Tapi entah kenapa saat itu kita lupa membawa kartu atm bni untuk melakukan debit pembayaran. Sementara bonus dari kantorpun belum turun, jadi dana di kartu atm mandiri masih kosong. Terpaksalah kita pulang dengan tangan hampa, terlebih barangpun memang indent kalau kita jadi pembelian. Kita sangat tertarik dengan diskon yang hampir 30% diadakan di toko itu, dan terakhir katanya hari itu pula.

Setelah pulang, kita sepakat jalan-jalan ke BellaNova, sekalian cari perbandingan kulkas yang lain disana. Kalau misalnya memang tidak ada yang cocok, kita akan balik lagi ke electronic city untuk menjadikan pembeliannya. Sampai disana benar sa…

Ucapan Syukur Rumah sudah selesai renovasi

Dan 1 hari setelah acara ucapan syukur Mamah jadi Prof di bale binarum, dilanjut dengan ucapan syukur rumah kami yang sudah selesai di renovasi.
Kebetulan keluarga masih banyak yang belum pulang, jadi bisa ikut hadir di acara ini.







Terima kasih kepada Bapak dan Mamah yang sudah luar biasa support untuk terselesaikannya rumah ini. Terutama Bapak yang sudah menjadi kontraktor karena setiap hari harus bolak balik ke cimahpar untuk menengok progres rumah, membeli bahan apa yang kurang, membayar gaji tukang.

Bukan pekerjaan yang mudah untuk melakukan hal itu setiap hari selama 7 bulan. Apalagi menghadapi anak seperti aku yang "banyak maunya" dan sedikit-sedikit komplain, tapi untuk itu semua Bapak tidak pernah marah atau bersitegang denganku. Semua permintaanku diiyakan atau diminta dipikirkan lagi. Bahkan untuk hal-hal yang tidak aku pikirkan tapi ternyata sangat essensial, justru Bapak mendorong untuk direalisasikan. Terima kasih Bapak, semangatmu untuk menyenangkan anak akan sel…