Skip to main content

Menjelang hari kematianmu(Mu)

retorika yang kuucapkan tidak pernah terjawab
aku pun terus menyalahkan diriku sendiri
antara kemampuanku yang terbatas dan diriku yang memang tidak mampu
pisau yang kupegang sudah tumpul bahkan mengecil

keringat ini kadang tidak keluar lagi
jarang memang aku sudah berusaha, tidak sekuat dulu
yang terdepan menjadi terbelakang--ah, aku mungkin sudah tersisihkan
barisanku tidak terlihat jelas lagi karena kacamataku terjatuh entah dimana

aku sedang tidak sadar saat ini
setengah mati menghirup udara yang kutiup sendiri
menjalani duniaku tanpa ingin ada yang ikut campur
padahal aku tidak pernah sanggup membeli duniaku, bahkan rumahpun nyicil

dan kini menjelang hari kematianmu
sengaja aku tidak menuliskankannya dengan huruf kapital
karena aku sudah lebih kecil lagi dari huruf kecil itu sendiri
uggh, entah kemana aku harus cari kacamataku

kuulangi, menjelang hari kematianMu
kini aku menuliskannya dengan huruf kapital
mungkin aku terlalu lancang? atau tidak tahu diri?
hanya diriMu yang tau! ah, aku menuliskannya lagi

ampuni karena sedari dulu aku hanya mengerti sebatas penulisan
huruf besar atau kecil, huruf kecil atau besar
ya, aku sangat mempedulikan itu--bahkan marah andaikata ada kesalahan
padahal mungkin sebenarnya Engkau tidak terlalu peduli

menjelang hari kematianMu
aku sedang terpuruk, mengatasi kebesaran diri
oleh karena itulah aku menulis dengan huruf kecil
karena aku sadar, bahwa diriku kecil dihadapanMu

ampuni aku...

Comments

Popular posts from this blog

Mesin Cuci Baru Samsung Bikin Listrik nge-Jepret

Beberapa waktu yang lalu saya beli mesin cuci baru di Hartono Elektronik. Merk Samsung, Front Loading, seri: WW85H5400EW.
Saat barang sampai, saya langsung coba pasang sendiri. Karena begitu lihat instruksinya sederhana, hanya melepas 4 baut yang mengunci saja, dan sudah langsung bisa digunakan. 
Masalahnya adalah: Listrik saya dayanya 1300 watt. Saat saya coba mencuci pakaian, saya nyalakan dan pilih mode mencucinya, berjalan lancar. Saya langsung pencet START. Mesin cuci pun mulai mengisi air dari air pam di rumah saya. Saat selesai mengisi air, listrik rumah langsung "nge-jepret". Saya naikkin lagi mcb-nya, dan mesin cuci start lagi. Jepret lagi. Sampai beberapa kali saya naikkin, baru mesin cuci bisa berjalan lancar. 
Keanehan ini pun saya analisa dan ujicoba: Pompa air: saya akhirnya pakai jalur air yang tidak menggunakan pompa air (langsung dari pam), untuk mengurangi konsumsi listrik. Tapi listrik tetap turun. AC: saya matikan ac dan lampu untuk mengurangi konsumsi list…

Pilih kulkas SHARP!

Minggu kemarin kami membeli kulkas baru. Prosesnya agak sedikit lucu, karena sebelumnya kita pergi ke electronic city di Botani Square untuk melihat-lihat saja. Setelah hampir 1 jam ngobrol2 dengan salesnya kita memutuskan beberapa merk dan tipenya yang menjadi pilihan. Ada 2 merk yang kita pilih, yaitu Samsung dan LG. Tipenya kurang lebih 400-450 liter.
Tapi entah kenapa saat itu kita lupa membawa kartu atm bni untuk melakukan debit pembayaran. Sementara bonus dari kantorpun belum turun, jadi dana di kartu atm mandiri masih kosong. Terpaksalah kita pulang dengan tangan hampa, terlebih barangpun memang indent kalau kita jadi pembelian. Kita sangat tertarik dengan diskon yang hampir 30% diadakan di toko itu, dan terakhir katanya hari itu pula.

Setelah pulang, kita sepakat jalan-jalan ke BellaNova, sekalian cari perbandingan kulkas yang lain disana. Kalau misalnya memang tidak ada yang cocok, kita akan balik lagi ke electronic city untuk menjadikan pembeliannya. Sampai disana benar sa…

Ucapan Syukur Rumah sudah selesai renovasi

Dan 1 hari setelah acara ucapan syukur Mamah jadi Prof di bale binarum, dilanjut dengan ucapan syukur rumah kami yang sudah selesai di renovasi.
Kebetulan keluarga masih banyak yang belum pulang, jadi bisa ikut hadir di acara ini.







Terima kasih kepada Bapak dan Mamah yang sudah luar biasa support untuk terselesaikannya rumah ini. Terutama Bapak yang sudah menjadi kontraktor karena setiap hari harus bolak balik ke cimahpar untuk menengok progres rumah, membeli bahan apa yang kurang, membayar gaji tukang.

Bukan pekerjaan yang mudah untuk melakukan hal itu setiap hari selama 7 bulan. Apalagi menghadapi anak seperti aku yang "banyak maunya" dan sedikit-sedikit komplain, tapi untuk itu semua Bapak tidak pernah marah atau bersitegang denganku. Semua permintaanku diiyakan atau diminta dipikirkan lagi. Bahkan untuk hal-hal yang tidak aku pikirkan tapi ternyata sangat essensial, justru Bapak mendorong untuk direalisasikan. Terima kasih Bapak, semangatmu untuk menyenangkan anak akan sel…