Skip to main content

Posts

Masuk 10 besar Lomba Cipta Lagu KAKR GBKP 2019

Agustus 2019 aku coba ikutan lomba cipta lagu KAKR GBKP 2019.
Lomba cipta lagu untuk lagu sekolah minggu di GBKP
Lomba ini program moderamen, dilaksanakan se-klasis Jakarta Banten.
Rencananya lagu-lagu tersebut akan dibukukan

Aku sebenarnya semangat sekali pada awalnya
Kubilang sama istri, aku ingin masukin setidaknya 10 lagu
Hahahaha, cita-cita boleh lah setinggi langit
Tapi pada kenyataannya ternyata terhalang oleh banyak kegiatan

Akhirnya setelah begitu banyak penundaan
Aku hanya berhasil mengirim 2 lagu saja
Itupun sebenarnya lagu yang tidak terlalu baru
Kucoba terjemahkan menjadi bahasa karo

Sama sekali tidak berharap jadi juara
Hanya punya harapan saja
Bahwa lagu tersebut bisa menambah
perbendaharaan lagu anak sekolah minggu di GBKP

Pagi tadi tiba-tiba masuk wa dari ketua panitia
Abang surya, dan dia bilang dengan singkat
Bahwa laguku masuk 10 besar lagu terbaik
Kaget dan senang, dan juga basah
Basah karena saat baca wa sedang di kamar mandi

Di perjalanan menuju kantor
Aku dite…
Recent posts

Waktu - Voofhea

WAKTU Voofhea Kembaren Cipt. Julbintor Kembaren Ada waktu untuk menangis Ada waktu untuk tertawa Seiring detik semuanya dilalui Pernahkah kau bertanya pada Tuhan Seberapa berharganya hidup ini di mataNya Ada waktu untuk memeluk Ada waktu untuk melepaskan Semuanya adalah milikNya Butiran pasir waktu trus melaju Sekali ku berharap Waktu kan berhenti Namun apa daya ku Reff: Aku percaya Ia membuat segala sesuatunya indah pada waktuNya Dan aku percaya Apa yang dilakukanNya kan tetap ada Tuk selamanya Coda: Langkahku takkan pernah kembali Jejaknya menetap Kumau bri yang terbaik Kumau bri yang terbaik Mulai saat ini Mulai detik ini

Kita tidak bisa memilih tujuan hidup sendiri

Hari minggu, 18 Agustus 2019
Hari pelantikan pertua diaken dengan masa jabatan yang baru.
Hari minggu terakhir abang saya, Lahargo Kembaren, membawakan liturgi sebagai Diaken di GBKP Bogor. Abang melayani sebagai Diaken di periode 2014-2019. Kemudian saat pemilihan kemarin berdasarkan pemilihan dari sektor menjadi calon Pertua, dan saat pemilihan di runggun tidak terpilih.

Ada rasa haru saat aku pun ikut dalam barisan prosesi sebagai pengurus PJJ yang membawakan kolekte dan memberikan ucapan selamat kepada pertua diaken yang baru. Perasaan melankolis semakin membumbung tinggi melihat Mamah berdiri di tengah untuk merekam momen abang menaiki mimbar untuk terakhir kalinya sebagai Diaken. Bernyanyi disertai rasa haru biru. Kemudian giliran pengurus PJJ memberikan bunga dan menyematkan kain ke abang. Kutepuk bahunya, kuberikan salam perjuangan, perjuangan untuk melanjutkan pelayanan yang lain, yang masih luas di luar sana.

Kita ini buatan Tuhan, dan kita memang direncanakan untuk melakuk…

STRATEGI JITU MENGURANGI PENGGUNAAN SMARTPHONE

STRATEGI JITU MENGURANGI PENGGUNAAN SMARTPHONE

Tentunya kita sudah sering mendengar betapa berbahayanya penggunaan smartphone yang berlebihan. Di tahun 2019, Marcello Russo dan beberapa kawannya mempublikasikan hasil penelitian mereka di Harvard Business Review yang dilakukan dengan pendekatan yang berbeda, yakni meneliti motivasi dan strategi yang digunakan kebanyakan orang yang ingin mengurangi penggunaan smartphone. Hasil penelitiannya memperlihatkan 4 strategi yang paling sukses untuk mengurangi penggunaan smartphone.

#1 Meletakkan smartphone jauh dari jangkauan. 
Hasil penelitian menunjukkan ini adalah strategi yang paling efektif untuk mengurangi penggunaan smartphone. Hal ini dapat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, dapat menghadiri meeting dengan lebih fokus dan penuh perhatian terhadap apa yang sedang dikerjakan.

#2 Menerapkan aturan yang ketat terhadap penggunaan smartphone. 
Aturan seperti "tidak menggunakan smartphone di luar jam kerja", atau "dilar…

KEPEMIMPINAN DALAM KELUARGA

KEPEMIMPINAN DALAM KELUARGA


Menurut Waite, kepemimpinan atau leadership adalah landasan untuk pengelolaan sumber daya manusia agar organisasi dapat mengatasi resistensi terhadap perubahan.

Konsep kepemimpinan ada dua jenis menurut Burns, transaksional dan transformasional--transaksional yang menawarkan imbalan untuk produktivitas, sedangkan transformasional lebih kepada menginspirasi dan mengembangkan kemampuan pengikutnya. Robert Greenleaf mengutarakan hal lain tentang kepemimpinan yang melayani atau servant leadership yaitu untuk menjadi seorang pemimpin yang baik harus menjadi pelayan orang lain.

Jika keluarga diibaratkan sebagai organisasi, maka tentu keluarga pun butuh kepemimpinan.
Perubahan di dalam keluarga bisa dalam berbagai hal, perubahan terhadap nilai anak sekolah yang turun, prestasi kakak yang bagus sementara adik biasa saja, atau terhadap penggunaan internet yang sangat bebas dan masif di kalangan remaja. Semua perubahan itu perlu diatasi dengan baik. Keluarga perlu pe…

Erdemu Bayu - Julbintor Kembaren

2 hari kemarin proyek pribadi mengerjakan lagu buat pemberkatan pernikahan.

Saat PJJ (perpulungen jabu-jabu atau persekutuan keluarga) SWRJ jumat kemarin, aku disemangati semua teman-teman untuk menciptakan lagu buat pasu-pasu/ pemberkatan pernikahan. Senangnya punya kawan yang "provokatif" dalam arti yang positif, memberi semangat sebagai tenaga ekstra melakukan sesuatu yang out of the box.

Di perjalanan pulang PJJ, aku jadi semangat mencari ide untuk lagu pasu-pasu.
Awalnya mencoba mencari-cari hal yang spesial tentang pernikahan di alkitab, baru sadar bahwa Yesus justru pertama kali datang untuk melakukan mujizat kepada pernikahan.  Akhirnya sampai rumah, membaca ulang lagi cerita di Yohanes 2, mengenai perkawinan di Kana.  Entah bagaimana, mendapatkan inspirasi bahwa apa yang Tuhan Yesus lakukan di situ sebenarnya menggambarkan apa yang Tuhan inginkan dalam sebuah pernikahan. 
Aku mendapat not dan nada untuk bait dahulu. Kukunci nada dan lirik pertamanya yaitu erdemu …

Kekuatan Eliminasi

Kekuatan Eliminasi
Banyak dari kita dididik dari kecil untuk memiliki cita-cita setinggi-tingginya. Kemudian kita diajar untuk berusaha sekuat tenaga supaya bisa berhasil meraih cita-cita tersebut dengan sekuat tenaga, apapun caranya kita harus bisa berhasil. Jika ada hambatan dan tantangan, hal itu tidak boleh menjadi penghalang kita untuk berhasil mendapatkan apa yang kita cita-citakan. Kita diciptakan dan dilatih untuk berhasil, bukan gagal. Bahkan kata gagal sudah dihapuskan dari kamus kehidupan kita. 
Dan kemudian, kita mengalami kegagalan. 
Apa yang terjadi?  Kita bingung. Kita marah. Kita tidak bisa menerima kenyataan. Kita tidak puas dan tidak berhenti untuk tetap mengupayakan perjuangan kita. 
Dan kita kembali gagal. 
Kita tidak berhenti sampai di situ. Kita semakin menjadi-jadi. Mungkin belum mengeluarkan seluruh kekuatan yang sebenarnya, pedal gas ditekan semakin dalam, kecepatan mencapai tingkat paling tinggi. 
Dan tetap gagal. 


Banyak diantara kita tidak dilatih untuk gag…