Dipenjara

by - May 12, 2017

Kalau aku tiba-tiba dipenjara...
Apa yang mungkin akan terjadi?

#Pekerjaan
Aku diberhentikan dari pekerjaan. Otomatis gaji per bulan tidak lagi diperoleh. Itu berarti kebutuhan hidup keluarga pun mungkin tidak dapat dipenuhi dengan baik.

#Istri
Istriku pasti sedih. Dia tipe istri yang kalau aku perjalan dinas saja harus diberitahukan jauh-jauh hari supaya dia bisa mempersiapkan hatinya. Dia pastinya sering mengunjungi aku kalau penjaranya dalam satu kota, atau kalau agak jauh mungkin akan ada jadwal rutin kunjungan. Karena dia pasti membayangkan betama aku kesepiannya di penjara, dia tidak terlalu peduli apakah dia sendiri merasa kesepian di rumah.
Untungnya istriku masih bekerja. Sebagai guru, pendapatan bisa dialokasikan untuk kebutuhan dapur dan sehari-hari. Setidaknya anak-anak masih bisa makan dengan normal.

#Anak-anak
Mereka pasti sedih juga. Tidak terbayangkan oleh mereka bagaimana aku dipenjara, di dalam sel, tidak bisa keluar kemana-mana, tidak bisa berkomunikasi dengan bebas, semua dibatasi. Bisa jadi mereka pun mengkhawatirkan bahwa aku tidak bisa lagi bermain game sambil pupup, ataupun tidak bisa lagi berdoa bersama-sama dengan mereka saat pagi dan malam hari.

#Orang tua
Mungkin mereka bingung dan takut. Tapi mungkin orang tuaku lebih dapat berpikir logis, sehingga dapat mengupayakan akses bagaimana caranya supaya aku bisa bebas, hukuman diperingan, dan lain-lain, walau semuanya pasti tetap dengan akses legal.

#Pelayanan
Otomatis pelayanan di sekolah minggu harus aku tinggalkan. Untuk mengajar anak-anak sekolah minggu biasanya aku mempersiapkan bahan khotbah di hari sabtu malam atau minggu pagi. Jika dipenjara, mungkin aku bisa terlibat juga di dalam pelayanan di penjara.

#Teman-teman
Banyak teman-teman mungkin memberi ucapan kesedihan di facebook ataupun mengkomentari blog ku ini. Ada mungkin beberapa dari mereka yang share moment yang pernah dilalui bersama denganku, ataupun ada juga yang mengolok-olok aku dalam ceritanya kepada teman-teman yang lain dengan menceritakan betapa buruknya aku menurut pandangan mereka.

#Musik
Hobiku bermain musik mungkin bisa tetap disalurkan di dalam penjara. Aku mungkin bisa mulai menulis lagu-lagu ciptaan sendiri lagi dengan lirik-liriknya ditulis di selembar kertas, sementara not-notnya dengan bersenandung. Atau jika di dalam penjara ada sipir yang suka bermain gitar, aku bisa sesekali pinjam. Walau aku tidak tahu uang pinjamnya menggunakan apa? Entah mereka minta dipijit, minta dicukur rambutnya, atau mejadi sparing partner buat mereka di ring tinju tapi tidak boleh membalas meninju.

#Foto
Walau hampir tidak mungkin, aku bisa saja tetap menyalurkan hobi fotografi dengan moto-moto teman-teman di dalam penjara dengan berbagai aktivitasnya, saat mereka sedang merokok, termenung, melamun, marah, sedih, ataupun bercengkrama dengan teman-teman sel mereka.


Ah, sudah lah. Membayangkan dipenjara terlalu membuatku sedih dan putus asa. Semoga hal ini tidak perlu terjadi.

You May Also Like

0 comment