Best Paper 2016

by - September 28, 2016

Tanggal 24 september 2016 kemarin menjadi sejarah buatku.

Tak disangka-sangka, paper yg kusubmit di proceedingnya binus (Doctoral Progress Review), terpilih menjadi Best Paper.

Sungguh di luar dugaan, karena aku sendiri pun sangat tidak percaya diri saat submit paper tersebut. Rasanya masih jauh dari paper seorang mahasiswa doktor.

Aku langsung WA co-promotor 1, Bu Dyah, karena aku mengira pasti beliau ada kaitannya dengan terpilihnya paperku. Tapi dia pun surprise, dan bilang "Saya tidak ikut-ikutan loh pak, Tapi bapak memang jempol.".

Aku dihadiahi plakat dari binus, dan uang cash sebesar 1 juta rupiah. Amat bangga karena diserahkan oleh Prof Edi, ketua program DRM.

Puji Tuhan, ini membuat aku semakin semangat untuk cepat-cepat menyelesaikan penelitianku, karena paper yg terpilih menjadi best paper ini merupakan bagian dari disertasiku.

Dalam perjalan ke rumah telpon ke bapak dan menyampaikan berita gembira ini. Jawaban bapak di seberang telpon dengan semangat berujar "Wah, hebat. Umur bapak langsung bertambah 10 tahun." Terharu sekali mendengarnya, seorang bapak yang sangat concern dengan pendidikan, seorang guru yang menjadi profesor dalam mendidik anak-anaknya.

"Tetapi umat-Ku akan Kuberi makan gandum yang terbaik dan dengan madu dari gunung batu Aku akan mengenyangkannya." (Mazmur 81:17)


You May Also Like

0 comment