36

by - July 10, 2016

Ketika angka mulai bertambah lagi
Mengukur sejauh apa jejak
Menghitung dengan jari-jari
Hitam putih tak terelak

Jam pasir bergulir
Seperti angin semilir
Ia berjanji dari lahir
Sampai butiran terakhir

Tiga puluh enam
Hebat betul usia
Tak bisa dibuat karam
Berjalan dengan mulia

Pertanyaan memisahkan jawaban
Jejak menjelma menjadi karya
Sudahkah hidupku menjawab
Ataukah ia hanya selalu bertanya?

Jangan sirna
Tetaplah bermakna
Menjauh fana
Mendekat singgasana

Aku seharusnya semakin kecil
Namaku semakin samar
Pencipta membuatku secuil
Nafas yang diberi kamar

Harus mendekat ke singgasana
Damai hati, jiwa
Namun apalah daya
Singgasana datang bersama merana

Merana ku harus tetap merana
Namun akan ringan kurasa
Dia selalu bersama
Dia selalu ada...

Selamat ulang tahun
Tiga puluh enam
Ya Tuhan
Hidupku sudah Kau rekam





You May Also Like

0 comment