Hold me now

by - February 06, 2016

Pagi ini sebelum berangkat ke kampus untuk Ujian terakhir semester 2 aku mendengar lagu ini sepanjang perjalanan. Tidak terasa sudah 1 tahun berlalu masa kuliah S3 Doctor , itu berarti masa kuliah di kelas juga sudah usai tidak ada lagi kuliah online di hari Rabu malam dan tidak ada lagi kuliah di kelas sepanjang hari Sabtu. Di satu sisi aku merasa lega karena berarti waktu yang selama ini tersita untuk mengerjakan tugas yg gila-gilaan, kewajiban membaca dan men-SCA (summary and critical analysis) jurnal-jurnal internasional bisa dialihkan kembali ke waktu keluarga.

Eits, tapi tunggu dulu. Di sisi lain, ada tantangan yang lebih berat lagi yaitu memulai penelitian dan merampungkan disertasi.

Ini katanya yang lebih berat, karena ada dosen yang bilang mortality PhD student itu 90% pada saat selesai pembekalan kuliah kelas. Disaat itu mahasiswa yg harus aktif ketemu prof promotor dan secara individual menulis.

Ya menulis sendiri menjadi momok pentik yang tidak banyak orang bisa. Orang-orang pintar yang punya banyak pengalaman puluhan tahun di industri dengan level C mungkin sudah jarang menulis dan cenderung menganalisa secara tacit knowledge saja. Beruntung aku tidak terlalu pintar dan tidak terlalu berpengalaman, sekretaris untuk menulis saja blm pernah punya hehe.

Istriku bilang, untung juga ya Papa suka menulis blog, mengait-ngaitkan sesuatu dengan topik. Untung juga jadi guru sekolah minggu yang kadang buku pedomannya minimalis dan harus kreatif dalam menambahkan materi mengajar.
Untung juga suka menulis lagu, yang belajar mencari kata menjadi kalimat, kalimat menjadi lagu yang memiliki nada.

Entahlah, apa aku terlalu angkuh untuk bilang bahwa mungkin ini yg namanya rancangan Tuhan, menaruh batu-batu pijakan kecil untuk langkah kaki kita, menuntun kita sampai di tempat yang Dia janjikan. Awalnya kita tidak paham kenapa batu, kenapa harus terus melangkah, kenapa aku, kenapa batunya kecil.

He is there, when you are weak, He is strong.
Even if you dont know how.

Aku merinding saat menulis ini sambil menikmati macet dari kampus menuju bandung. Merinding karena ngeri juga macetnya. Hehe. Istri dan anak-anak sudah menunggu di sana. Dah dulu ya...
...
The spring of April's gone, the leaves have all turned brown
The children are all grown up and there's no one around
I'm lookin' over my life and all the mistakes I've made
And I'm afraid, afraid
Somebody told me that You would wash all my sins
And cleanse me from the scars that are so deep within
So I'm calling to You, if You can hear me, I don't know how
I was wondering, can You hold me now?
You are the only one that's patient when I fall
Your angels come to save me every time I call
You don't laugh at me when I make mistakes and cry
You're not like man, you understand me
See people change one day, they don't like you, the next they do
I wish that everyone could love me just like You
So here I am, this sinful man, peace won't allow
I was wondering, can You hold me now?
I was wondering, can You hold me now?
I know it seems like the storm will never pass
And it seems like the rain will never end
The Red Sea is in front of you
The Pharaoh and his armies behind you
But my brother, if you lift your head up to the sky
God has not forgotten you as His angels will camp around you
For He'll never leave you nor forsake you
His word is true, He did it for me, He'll do it for you
To every broken person that may hear this song
To every boy or girl that feels their smile is gone
I know exactly how it feels to lay in the bed at night
And cry, and cry and cry
Don't you worry, God is faithful and he cares
Among the tears you drop and the pain you feel He's there
When you are weak that's when He's strong
Even though you don't know how
Yeah, yeah, yeah, yeah
Yeah, yeah, yeah, yeah
Yeah, yeah
God can and He will hold you now
God can and He will hold you now
God can and He will hold you now
Don't you worry He can hold you now

You May Also Like

0 comment