Angkatan ke-3 Beasiswa Musik KAKR GBKP Bogor 2016

by - February 01, 2016

Puji Tuhan akhirnya kemarin terlaksana seleksi beasiswa musik KAKR GBKP Bogor angkatan yang ke-3 2016. Total pendaftar yang diseleksi ada 8 orang anak, dan akan diseleksi menjadi 6 orang anak. KAKR ini singkatan dari kebaktian anak/ kebaktian remaja, istilah yang sama dengan sekolah minggu atau sunday school.

Cerita beasiswa musik ini diawali di tahun 2014, angkatan pertama waktu itu sangat banyak yang daftar, ada 15 anak, dan harus diseleksi menjadi 7 orang anak. Sementara di Tahun 2015, ada 6 orang anak, dan total 6 orang anak ini yang masuk juga mendapatkan beasiswa musik.

Beasiswa musik kakr ini memang dirancang dengan pemberian beasiswa kepada peserta dengan persentase, sekitar 60 % bagian gereja, dan sisanya bagian orang tua peserta. Tempat les musik akan dilakukan di tempat les musik yang resmi, bukan hanya sekedar pelatihan di gereja. Hal ini dilakukan supaya anak bisa mendapatkan pendidikan yang berdasarkan teori benarnya, kalau di gereja ataupun personal yang melatih kecenderungan dilatih berdasarkan teori yang sudah dimiliki pengajar, yang notabene mungkin tidak standard.

Waktu keikutsertaan beasiswa ini adalah selama 1 tahun. Jadi selama 1 tahun tersebut peserta beasiswa wajib mengikuti pelajaran musik yang biasanya 1x dalam seminggu. Di gereja sendiri, sudah dibentuk tim musik yang anggotanya terdiri dari anak-anak kakr semua. Tidak melulu peserta beasiswa musik yang boleh bergabung di tim musik ini, tapi terbuka untuk semua yang memiliki keinginan melayani musik. Mereka berlatih setiap hari sabtu, jam 3 sore di gereja untuk persiapan pelayanan di hari minggunya untuk kebaktian sekolah minggu.



Angkatan ke-3 ini diikuti oleh 8 orang anak. Seperti yang sebelum-sebelumnya, tim seleksi melibatkan komisi kakr (Pertua Nd. Difa Surbakti), BPH KAKR (Hanna Ginting), dan koordinator tim beasiswa musik ini yaitu aku sendiri. Anak-anak yang mendaftar pun unik dan lucu, bagus-bagus semua bakat dan talenta, terutama kepercayaan diri mereka sangat tinggi. Walau ada juga yang tidak berani masuk ke dalam ruangan seleksi jika tidak diantar oleh ibunya, tapi pada akhirnya berani juga.

Acara audisi ataupun seleksi ini terdiri dari interview dan pertunjukkan bakat anak. Anak akan diberikan pertanyaan berkaitan dengan komitmen, kerja sama, dan bakatnya, supaya diketahui bahwa anak yang akan diberikan beasiswa benar-benar memiliki keinginan kuat untuk menggali bakatnya dan serius untuk mengikut les musik nantinya dan punya tujuan untuk melakukan pelayanan musik di gereja, bukan yang lainnya. Terakhir anak akan diminta mempertunjukkan bakatnya, bernyanyi atau memainkan alat musik sesuai dengan ketertarikannya.

Total anak yang mendaftar di tahun ini ada 8 orang:
1. Dora (Vocal)
2. Stefan (Gitar/ Piano)
3. Joel (Gitar)
4. Zefanya (Drum)
5. Pascal (Vocal)
6. Samuel (Gitar)
7. Dita (Biola)
8. Sella (Vocal)

Anak-anak ini semua berbakat, percaya diri, dan mengagumkan semua juri tim seleksi. Sampai-sampai ada juri tim seleksi yang malah pengen ikut belajar musik juga. Hehehe.

Puji Tuhan, tahun ini peserta nya lebih banyak dari tahun lalu, padahal di awal-awal sangat sedikit yang mendaftar, tapi ternyata pada hari H, banyak yang ikut.

Semoga anak-anak ini semuanya nantinya menjadi pemusik dan penyanyi yang bisa melayani dan memuliakan Tuhan Yesus di kehidupan mereka. Amin





You May Also Like

0 comment