Aku Stop Download Musik Bajakan

by - August 11, 2014

Aku sudah puluhan tahun sudah melakukan download musik bajakan. Hal ini seolah menjadi biasa karena orang-orang di sekitar ku pun melakukan hal yang sama.


Belakangan atas kesadaran sendiri aku tersadar untuk berhenti melakukan hal tersebut.
Proses kesadaran itu berlangsung pada saat melakukan recording Karotea di rumah recordingku. Proses recording dan mixing dilakukan 2 hari berturut-turut, mencari ilham dan ide, menyiapkan musik, menyiapkan instrument, perangkat recording yang tersedia harus dalam kondisi baik, take vocal yang tidak mudah karena harus sang vocalis harus beberapa kali mendengarkan musik, menyusun improvisasi dan kemudian take vocal.
Belum lagi proses setelah itu, melakukan mixing dan mastering yang juga tidak mudah. Kesemua proses itu pasti dijalani oleh setiap musisi di segenap muka bumi ini.

Entah kenapa aku juga baru sadar sekarang, padahal proses seperti ini (begadang menghabiskan banyak waktu untuk recording, mixing dan mastering) tidak jarang aku lalui semenjak aku belajar bikin dubbing drama sekolah minggu tentang "Bebek" puluhan tahun yang lalu.

Walaupun kalau aku, pada akhirnya menggratiskan semua hasil karyaku tersebut untuk kemudian di download, didengarkan, dicopy paste, atau disebarkan secara gratis di semua radio (padahal belum ada yang masuk radio haha), tapi kali ini aku berusaha untuk menghargai orang-orang sesama musisi yang memang menjual hasil karya mereka dengan sebuah rupiah.

Kalau dihitung-hitung, 1 lagu sekarang beredar di iTunes Store itu Rp 5rb. DAMN, itu sangat-sangatlah murah dibanding semua pengorbanan yang para musisi lakukan.

Jadi mulai minggu kemaren, aku sudah register kartu kreditku di iTunes Store, dan so far sudah membeli 2 buah lagu digital.

Maju terus para musisi Indonesia, berkaryalah terus! Aku membeli hasil karyamu, bukan membajaknya!

You May Also Like

0 comment