Bioskop Cimahpar

by - June 24, 2013

Ternyata memang hobi Fhea itu nonton film. Minggu kemarin aku mengatur ulang ruangan kerjaku yang merupakan bagian dari walking closet, nyambung dengan kamar tidur. Awalnya kami (aku, fhea, reigo) nonton video clip dari coboy junior disitu, karena ada monitor yang cukup besar daripada tab. Mereka seneng banget. Tapi karena posisi monitor komputer yang biasa aku pakai recording itu aku taruh di atas meja, jadi mereka agak kurang nyaman untuk nonton.

Memang beberapa waktu yang lalu punya keinginan untuk membeli smart tv samsung, tapi belum kesampaian. Terus karena abis baca "kreatif sampai mati", jadi aku berpikir bagaimana mengatasi keterbatasan. Toh aku punya monitor LED yang cukup besar untuk recording, kenapa tidak memberdayakannya. Akhirnya aku taruh lah monitor itu ke bawah lantai, menghadap melebar ukuran kamar, sehingga tidak terlalu dekat dengan posisi menonton. Untuk sound system, aku menggunakan speaker monitor recordingku, ya toh suaranya sudah cukup bagus.

Akhirnya jadi juga yang kita (aku, fhea, reigo) bilang "Bioskop Cimahpar". Hahaha...walau ini bioskop cara nontonnya harus pakai bantal dan guling yang ditaruh di bawah untuk alas menonton. Tapi beruntung juga karena lantai dari kayu, jadi tidak terlalu dingin walau dengan posisi "ngampar".

Alhasil, hari sabtu minggu kemarin dihabiskan dengan Movies Marathon. Fhea sudah wanti-wanti bahwa dia mau menonton film Rapunzel lagi di bioskop cimahpar. Sabtu pagi, bahkan sebelum mereka melakukan apa-apa, Fhea dan Reigo sudah semangat golekan di bioskop cimahpar untuk menonton film Rapunzel. Lampu-lampu dimatikan, sinar matahari dihalangi oleh windows blind supaya tidak masuk ke kamar. Mereka benar-benar menghayati menonton film itu.

Aku usul karena Rapunzel sudah pernah ditonton 2x, sekali di bioskop cimahpar, dan sekali di disney channel,  bagaimana kalau menonton film Brave. Akhirnya walau dengan berat hati mereka setuju.
Dan benar, penolakan mereka (Fhea khususnya) hanya terjadi di awal saja. Setelah menonton sedikit dari film Brave, mulai enjoy dan mengikuti ceritanya. Sepanjang film, karena audionya bahasa inggris, Fhea bertanya terus apa yang dikatakan tokoh-tokoh dalam cerita, kadang aku sulit translatenya, karena lebih banyak Fhea yang bertanya daripada aku bisa mendengar suara filmnya (hahaha).

Selesai film Brave, aku putar film The Karate Kid. Sebenarnya Fhea pengen film Rapunzel lagi, dan bener-bener ngotot. Tapi kembali aku coba kasih opini lain, dengan sedikit memaksa. Aku pikir film ini bakal disukai oleh Reigo, karena ada adegan karate/ kungfunya. Tapi film sudah setengah jalan, Reigo cemberut dan menangis, karena dia takut banyak adegan berantemnya. Hahahaha, ternyata jagoanku ini yang suka kungfuin kakak dan mamahnya Rambo diluar, Rintho di dalam.

Karena The Karate Kid tidak ditonton sampai akhir, ganti film lagi.
Setelah gagak bujukanku ke Fhea, akhirnya film Rapunzel lagi diputar (ditonton untuk ke-3xnya).
Perjanjiannya bahwa setelah film ini akan tidur siang.

Bangun tidur siang, ada acara ulang tahun di Hoka-hoka Bento, ultah Davin. Sampai disana, ternyata salah hari, seharusnya besok. Dengan agak sebel kita pulang lagi, Mama minta maaf karena lupa. Akhirnya kita bertolak kembali ke rumah. Sampai di tengah jalan, aku teringat ternyata hari ini aku harus bawain PA Remaja di gereja. Hahaha, ternyata aku juga lupa. Alhasil ke gereja setelah beli KFC untuk makan malam.

Selesai dari gereja, pulang menuju rumah, Fhea kembali punya ide "gila" untuk kembali menonton. It was 20.30 am, dan dia masih mengeluarkan ide untuk menonton kembali film "Brave" di bioskop cimahpar. Hahahaha. Kontan saja Mamanya tidak setuju karena sudah terlalu malam. Tapi karena memang sudah hari liburnya, kita kabulkan saja permintaannya. Aku sendiri sebenarnya sudah mengantuk dan sempat tertidur beberapa kali saat menonton, tapi Fhea bener-bener semangat menonton film Brave tersebut sampai selesai jam 23.00. Glek!

Besoknya kegiatan cukup padat mulai dari pergi ke gereja - sekolah minggu - sermon gereja - tidur siang - ulang tahun Davin (kali ini ga salah) - ekalos. Pulang dari sana jam 21.00, dan Fhea kembali bilang mau nonton film. Aku pikir ok lah, dan mengusulkan nonton The Karate Kid karena tinggal setengah lagi, jadi selesainya tidak terlalu malam. Tapi Fhea tiba-tiba seperti kesamber geledek punya ide yang menurutnya lebih briliant yaitu film "Barbie - Perfect Christmas". Wakakakaka, akhirnya nonton deh film itu sampai selesai jam 22.30.

Dan untuk kedua hari itu menjelang tidur malam, Fhea benar-benar mengikuti aturan dengan 5 hal dahulu, berdoa sebelum tidur...dan meminta aku bercerita tentang film yang baru saja ditonton (dari awal sampai akhir). Zzzz...hahahaha, tapi aku benar-benar menikmati bercerita sampai dia akhirnya tertidur pulas.

Semoga suatu hari nanti saat kamu besar, kamu punya begitu banyak cerita baru yang kamu buat sendiri untuk dunia ini ya nak...

You May Also Like

0 comment