Ucapan Syukur Rumah sudah selesai renovasi

by - April 02, 2013

Dan 1 hari setelah acara ucapan syukur Mamah jadi Prof di bale binarum, dilanjut dengan ucapan syukur rumah kami yang sudah selesai di renovasi.

Kebetulan keluarga masih banyak yang belum pulang, jadi bisa ikut hadir di acara ini.







Terima kasih kepada Bapak dan Mamah yang sudah luar biasa support untuk terselesaikannya rumah ini. Terutama Bapak yang sudah menjadi kontraktor karena setiap hari harus bolak balik ke cimahpar untuk menengok progres rumah, membeli bahan apa yang kurang, membayar gaji tukang.

Bukan pekerjaan yang mudah untuk melakukan hal itu setiap hari selama 7 bulan. Apalagi menghadapi anak seperti aku yang "banyak maunya" dan sedikit-sedikit komplain, tapi untuk itu semua Bapak tidak pernah marah atau bersitegang denganku. Semua permintaanku diiyakan atau diminta dipikirkan lagi. Bahkan untuk hal-hal yang tidak aku pikirkan tapi ternyata sangat essensial, justru Bapak mendorong untuk direalisasikan. Terima kasih Bapak, semangatmu untuk menyenangkan anak akan selalu kuingat sampai kapanpun juga. Mamah juga yang dalam proses pembangunan rumah ini selalu memberi semangat untuk melanjutkan sampai selesai, siap membantu kala dana sudah menipis bahkan habis. Mamah selalu menghibur dgn biilang "Tenang saja Bapak saja belum minta ke Mamah, berarti uangnya saja belum habis, bisa lah itu selesai."

Untuk Abang Ago dan Kak Indri yang sudah menyiapkan "rumah kontrakan" dengan gratis. Entah harus kemana kami "ngungsi" kalau tidak ada rumah kam Bang, Kak. Ini puji Tuhan bisa tetap tinggal di cimahpar, sehingga tidak terlalu banyak perubahan transportasi, masih dekat kemana-mana, dekat juga ke bangunan, semua rencana Tuhan ternyata indah. Terima kasih banyak untuk bantuannya dikala urgensi tingkat tinggi.

Untuk semua pihak yang sudah membantu dalam banyak hal untuk bisa terlesaikannya rumah kami ini, kami ucapkan terima kasih. Juga untuk Mama dan Mami yang dalam sambutannya sungguh membuat terkesan, karena penghargaannya yang sangat tinggi terhadap rumah yang baru selesai dibangun ini. Aku sampai speechless betapa Mama dalam kata sambutannya punya kerendahan hati dalam mengucapkan kalimat-kalimat yang sungguh menenangkan hatiku. Terima kasih Mama dan Mami, untuk bahkan selalu mengerti aku dan mendukung kami sekeluarga.

Terutama lagi kepada Tuhan Yesus, karena sebenarnya kami sekeluarga bukan hidup karena gaji atau uang semata, tapi karena kasih setia Tuhan kami bisa hidup seperti ada kami sekarang ini. Segala kemuliaan bagi Tuhan. Puji Tuhan!

You May Also Like

1 comment

  1. Selamat, abang ^^
    Selamat juga buat bibi. Si Mada kirimin fotonya kemarin ahuhuuuyy!
    God bless u :)

    ReplyDelete