Selamat malam, Spiderman

by - April 24, 2013

Tadi malam sepulang aku dari kantor, anak-anak secara bergiliran bermain tab.
Aku mandi dan langsung makan malam. Setelah itu sambil menemani anak-anak bermain, aku mencari acara tv yang bagus. Ternyata ada film Spiderman 1 di trans tv. Aku ajak anak-anak menonton bersama, terutama Reigo yang cukup senang dengan tokoh superhero ini. Sampai-sampai dia beberapa kali bilang: "Pah, Mah, kalau nanti gajian, beliin Reigo tas Batman ya, sepatu Spiderman ya...". Memang tokoh superheronya masih belum konsisten sih, kalau tiba-tiba melihat Thomas, dia pun jadi pengen juga.

Di film diceritakan bagaimana si Kent pergi ke sebuah lab, dan digigit laba-laba super spesies baru di tangannya, dan setelah itu kemudian menjadi Spiderman yang mampu melompat jauh dan tinggi, memanjat, bahkan berotot dan pintar berkelahi.

Reigo dan Fhea sangat serius menonton film itu. Tapi tak lama kemudian mereka mulai mengantuk. Karena kami menonton di living room, Fhea pengen tidur di kamar, karena lebih dingin. Sementara Reigo tetap ingin menonton Spiderman. Tinggalah kami berdua menonton, sementara Fhea dan Mamanya pindah ke kamar untuk tidur. Selang beberapa menit Reigo pun sudah mengantuk. Dia minta dinyalakan ac, sambil digaruk daerah pinggangnya. Ternyata aku lihat ada bekas gigitan serangga di dekat pinggang, merah, pasti gatal. Makanya ketika aku garuk, Reigo merasa enak. Tak lama kemudian Reigo akhirnya menyerah juga dan pindah ke kamar untuk tidur

Di kamar, kakak sudah tidur. Reigo ganti celana, karena celananya basah saat melakukan 5 hal. 5 hal itu kegiatan sebelum tidur yaitu: Pipis, Sikat gigi, Cuci Muka, Cuci Kaki, Cuci Tangan. Dulu waktu awal kubuat ini hanya 3 hal, tapi diupgrade jadi 5 hal. Namun sampai sekarang masing sering salah sebut antara 3 dan 5 hal.

Nah, saat ganti celana, Mamahnya melihat gigitan serangga di pinggang Reigo.
Mamahnya bilang: "Ini sepertinya digigit semut kali ya Pah."
"Iya, sepertinya digigit nyamuk atau semut", Aku menyahut.
Tiba-tiba Reigo nyeletuk, "HAH? digigit laba-laba ya Pah?"
Aku dan mamahnya langsung ngakak, ini si Reigo pengen jadi spiderman.
Reigo pun senyum-senyum sendiri karena kelucuan yang sudah dia buat berhasil.

Malam itu, aku bisikkan "Selamat malam, Spiderman" ke telinga Reigo. Semoga dia menjadi hebat dan kuat seperti Spiderman waktu besar nanti :)

You May Also Like

2 comment

  1. Rupanya bukan hanya orang dewasa yang galau, saat kecil tentunya lebih banyak kegalauan, atau saat beranjak dewasa malahan makin menggalau?

    Apapun itu, tentunya anak2mu akan menjadi seseorang yang pejuang hidup yang tangguh sesuai dengan ajaran kau dan istri bro... Congrats bro... seru selalu membaca kisahmu... mungkin jadi Spiderman... atau Batman....(",)

    regards
    @yossie3660

    ReplyDelete
  2. makasih bro!
    selamat menggalau juga...memastikan apakah dia perahu kertasmu (hehehe)

    ReplyDelete